Buka Porkab Gresik 2024, Gus Yani: Semoga Muncul Insan Atlet Berprestasi

Kompas.com - 10/08/2024, 17:39 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi membuka pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Gresik 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Sabtu (10/8/2024).

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Porkab Gresik 2024.

Ia juga menekankan bahwa ajang tersebut merupakan pintu awal bagi atlet untuk meraih kesuksesan.

"Semoga lewat Porkab (Gresik) 2024 ini akan muncul atlet-atlet berprestasi yang bisa berlaga di ajang provinsi, nasional, atau bahkan internasional. Selain itu, saya memberikan apresiasi khusus kepada para camat yang telah mendukung acara ini di wilayah masing-masing," ujar Gus Yani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Ia juga mengingatkan pentingnya sportivitas dan fair play dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan.

Baca juga: Gresik Raih UHC Award Tingkat Utama, Gus Yani: Pelayanan dan Kualitas Kesehatan Harus Terus Ditingkatkan

Gus Yani menjelaskan bahwa Porkab Gresik bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan dan persatuan.

Sekitar 3.500 atlet dan ofisial dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik berkompetisi memperebutkan 756 medali dalam 16 cabang olahraga dengan total 221 nomor pertandingan.

Cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan mencakup atletik, taekwondo, pencak silat, karate, futsal, sepak bola, bola voli indoor, tenis meja, bola basket, e-sport, catur, panjat tebing, renang, panahan, bulu tangkis, dan dance sport.

Mengangkat tema "Menggali Potensi Daerah untuk Meraih Prestasi," pembukaan Porkab Gresik 2024 ditandai dengan parade atlet dari seluruh kecamatan, yang disambut meriah oleh penonton.

Selain itu, terdapat pula pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan tradisi Gresik, menonjolkan sinergi antara olahraga dan budaya dalam membangun identitas daerah.

Lahirkan bibit-bibit atlet

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik Anis Ambiyo Putri berharap Porkab Gresik 2024 akan melahirkan bibit-bibit atlet yang dapat mengharumkan nama Gresik di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-9 Jawa Timur (Jatim) 2025.

"Porkab Gresik 2024 juga merupakan bentuk persiapan Tim Kabupaten Gresik untuk kompetisi-kompetisi mendatang, termasuk Porprov Jatim 2025 di Malang Raya," jelasnya.

Porkab Gresik 2024 akan berlangsung selama 10 hari, dari Rabu (21/8/2024) hingga Jumat (30/8/2024), di berbagai lokasi yang telah disiapkan.

Masyarakat Gresik diundang untuk memeriahkan acara dan memberikan dukungan kepada para atlet.

Selama ajang tersebut, semua atlet juga akan dilindungi oleh Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek), sehingga mereka dapat berlaga dengan tenang.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut juga hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik dan Wakil Ketua KONI Jatim Maruf Syah, yang turut mendukung dan berharap suksesnya ajang olahraga ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com