Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Kompas.com - 04/05/2026, 11:33 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Bupati Bulungan Syarwani menggandeng Sawit Watch dan Perkumpulan Pilar Nusantara (Pinus) untuk memperkuat pengembangan usaha mikro kecil menengah ( UMKM) berbasis ekonomi hijau.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan peresmian Gerai UMKM Bulungan di Sarinah, Jakarta Pusat.

Peresmian gerai menjadi bagian dari rangkaian Festival Bulungan Berkarya yang digelar di lantai dasar Sarinah pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan itu menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam memperkuat diplomasi ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan komoditas hijau.

Melalui kerja sama dengan Sawit Watch dan Pinus, Pemkab Bulungan memanfaatkan nilai historis Sarinah sebagai etalase UMKM nasional untuk menghubungkan potensi perdesaan dengan pasar modern perkotaan.

Produk unggulan hasil olahan masyarakat Bulungan diharapkan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Baca juga: Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Pemprov Papua Barat Perkuat Kerja Sama dengan Inggris

Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan melalui program UMKM Bulungan Unggul dan Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan.

Inisiatif itu juga mengintegrasikan kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau dengan pengembangan ekonomi inklusif di sektor pedesaan.

Melalui sinergi kebijakan perhutanan sosial dan pemanfaatan potensi lokal, Pemkab Bulungan berupaya memastikan kelestarian ekosistem hutan berjalan berdampingan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan industri kreatif.

Dukungan Kementerian UMKM

Deputi Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Bulungan.

Menurutnya, Bulungan menunjukkan tata kelola pemerintahan yang mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Baca juga: Warga Bulungan Kaltim Gugat Proyek Strategis Nasional ke Pengadilan, Klaim Tanahnya Dicaplok

“Bulungan adalah miniatur Indonesia, tempat seluruh suku hidup rukun membangun daerah. Saya juga mengapresiasi keberpihakan pemerintah daerah yang mampu membangun ekosistem lengkap bagi UMKM melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujar Temmy.

Ia menilai keterlibatan pemerintah, akademisi, perbankan, pemerhati lingkungan, mitra strategis, masyarakat, dan media menjadi kekuatan tersendiri dalam mendorong UMKM naik kelas.

“Kehadiran produk spesifik Kabupaten Bulungan di Sarinah Jakarta merupakan langkah luar biasa dalam membawa produk lokal menuju panggung nasional dan global,” lanjut Temmy.

Bupati: Kebanggaan bagi masyarakat Bulungan

Sementara itu, Bupati Syarwani mengatakan, kehadiran produk UMKM Bulungan di Sarinah menjadi kebanggaan masyarakat daerahnya.

“Alhamdulillah, hari ini, Kamis (30/4/2026), produk UMKM Bulungan resmi hadir di Sarinah. Ini kebanggaan luar biasa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan,” katanya.

Syarwani meyakini Sarinah menjadi tempat strategis untuk memperkenalkan produk asli Indonesia, termasuk produk unggulan dari Bulungan.

Baca juga: UMKM Grande 2026 Jadi Etalase Produk Unggulan, BI Jateng Perluas Akses Pasar UMKM ke Luar Negeri

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bukti sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pelaku UMKM berkembang.

Saat ini, kata Syarwani, terdapat sedikitnya 12.000 pelaku UMKM di Bulungan. Pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,54 persen juga ditopang kontribusi sektor tersebut.

“Tugas pemerintah daerah adalah hadir memberikan dukungan penuh. Melalui semangat gotong royong Tenguyun, mari bersama membangun Bulungan yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau berkelanjutan,” ujarnya.

Pemkab Bulungan jalankan 15 program prioritas

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bulungan Iwan Sugiyanta mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Ia menyebut saat ini terdapat 15 program prioritas yang dijalankan Pemkab Bulungan, di antaranya UMKM Bulungan Unggul, Kredit Mesra, Satu Desa Satu Produk, Mandiri Terampil, Mandau Tani, TAKE, dan Mitra Bulungan Berdaulat.

Baca juga: Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Menteri Maman: UMKM Fine-fine Saja

Menurut Iwan, strategi penguatan UMKM dilakukan melalui subsidi bunga pinjaman Kredit Mesra sebesar 4 persen.

Selain itu, skema TAKE Bulungan Hijau memberikan insentif bagi desa yang menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Melalui kebijakan Satu Desa Satu Produk, sebanyak 74 desa di Bulungan didorong memiliki produk unggulan yang didukung kepastian harga, standardisasi kualitas, dan akses pemasaran hingga ritel modern.

“Kami memastikan pembangunan di Bulungan tidak hanya mengejar angka investasi, tetapi juga memberdayakan UMKM dari hulu hingga hilir agar masyarakat mandiri dan produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Iwan.

Sawit Watch dan Pinus beri apresiasi

Direktur Eksekutif Sawit Watch Achmad Surambo menegaskan, upaya penyelamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kayan dan kawasan hutan di Bulungan merupakan bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnyaa, implementasi agroforestry kakao dan perhutanan sosial membuktikan hutan tetap dapat terjaga sekaligus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat dan menopang ketahanan pangan desa.

Baca juga: Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

“Ini langkah konkret memastikan ekosistem dari hulu hingga hilir tetap lestari tanpa mengesampingkan inovasi ekonomi berkelanjutan,” kata Surambo.

Direktur Pinus Indonesia Rabin Ibnu Zainal menambahkan, pihaknya mengapresiasi konsistensi Pemkab Bulungan mempertahankan skema insentif kinerja berbasis ekologis sejak 2022.

Menurutnya, kebijakan tersebut mampu meningkatkan perekonomian daerah melalui kemajuan UMKM dan memberi manfaat bagi masyarakat yang menjaga lingkungan, terutama kelompok perhutanan sosial.

Dukungan pemerintah pusat

Sementara itu, Kasubdit Kewirausahaan Direktorat Kewirausahaan KUPS Kementerian Kehutanan Yussi Nadia mengatakan, program perhutanan sosial memberi akses legal kepada masyarakat sekitar kawasan hutan sebagai modal dasar penghapusan kemiskinan ekstrem.

Melalui pengembangan IAD dan pola agroforestry, kata dia, pemerintah membangun sistem hub untuk mendekatkan pasar agar kelompok usaha masyarakat dapat naik kelas serta memperkuat perekonomian daerah.

Baca juga: Tumbuhkan Perekonomian Daerah, Mendagri Harap Pemda Belajar Praktik Baik Pengelolaan BUMD dari Jepang

Koordinator Sub Urusan Lingkungan Hidup Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Rima Yuliantari juga mengapresiasi Bulungan sebagai daerah terbaik secara nasional dalam implementasi TAKE yang telah terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia menilai Bulungan memiliki peluang meningkatkan pendapatan asli daerah melalui skema nilai ekonomi karbon dari sektor kehutanan sebagai alternatif pembangunan berkelanjutan selain pertambangan.

Rima juga mendorong penguatan kolaborasi seluruh perangkat daerah bersama PKK dalam pemilahan sampah dari sumber guna mendukung target zero waste pada 2030.

Festival jadi langkah awal

Rangkaian Festival Bulungan Berkarya turut diisi diskusi strategis pengembangan ekonomi daerah dan kompetisi kreativitas pelajar dalam mengolah bahan pangan lokal.

Pemkab Bulungan berharap peresmian Gerai UMKM Bulungan di Sarinah menjadi pijakan awal memperkuat fondasi ekonomi hijau yang inklusif, sehingga kemakmuran masyarakat dan kelestarian sumber daya alam (SDA) dapat berjalan selaras.

Terkini Lainnya
Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bulungan
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com