Genjot Produktivitas Pertanian Lewat "Mandau Tani", Langkah Nyata Bulungan Jadi Lumbung Pangan di Kaltara

Kompas.com - 10/09/2025, 09:57 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berupaya mewujudkan mimpi beasr menjadikan Bulungan lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Hal ini terlihat dari 15 program prioritas Pemkab Bulungan, salah satunya sektor pertanian yang terus di genjot produktivitasnya.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, keseriusan Pemkab Bulungan mendorong atau menggenjot produktivitas sektor pertanian dari program Komando Strategi Pembangunan Pertanian ( Mandau Tani).

“Mandau Tani merupakan upaya integrasi pembangunan pertanian dari hulu (produksi) hingga hilir (pemasaran hasil pertanian) untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Alhamdulillah program ini sejalan dengan Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional,” ungkapnya di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Langkah nyata Pemkab Bulungan dalam Mandau Tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yaitu dengan memberikan bantuan benih padi berkualitas, peningkatan luas area tanam hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan).

Pemkab Bulungan dalam siaran persnya kepada Kompas.com, Rabu (10/9/2025), menyatakan, untuk program Jalan Usaha Tani dari tahun 2022 hingga 2024 mencapai 102,8 kilometer (km). Dengan rincian tahun 2022 sepanjang 26 km, tahun 2023 sepanjang 45 km, dan tahun 2024 sekitar 31,8 km.

Baca juga: Genjot Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Bulungan Targetkan Perbaikan 30 Km Akses Jalan pada 2025

Sementara itu, target bantuan benih tahun 2025 mencapai 13.383 hektar (ha). Adapun untuk bantuan alsintan hingga 2025 yaitu, pompa air untuk pengairan sawah mencapai 247 unit, traktor roda 2 mencapai 47 unit, hands prayer 1.225 unit, serta tresher 21 unit.

Untuk program hilirisasi produk pertanian, Pemkab Bulungan telah melakukan langkah-langkah nyata dengan mendorong petani untuk tidak hanya menghasilkan gabah, tetapi juga diproses menjadi beras dalam kemasan sehingga bernilai ekonomis tinggi.

“Tahun 2024 kami telah subsidi peralatan baik rice milling (mesin giling), dryer (alat pengering padi) di wilayah Sajau Hilir dan Alhamdulilah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, untuk memperluas program hilirirasi produk pertanian, Pemkab Bulungan juga telah membangun kerja sama dengan sektor swasta terutama yang bergerak dibidang hilirisasi produk pertanian.

“Memang mimpi kita dengan konsep Madau Tani, kita ingin jadikan Kabupaten Bulungan sebagai lumbung panganya Kalimantan Utara,” tegasnya.

Bupati Bulungan, Syarwani saat menaiki alat mekanisasi pertanian (alsintan) untuk panen padiDOK. Pemkab Bulungan Bupati Bulungan, Syarwani saat menaiki alat mekanisasi pertanian (alsintan) untuk panen padi

Dari data keseluruhan, produksi gabah kering giling (GKG) di Kabupaten Bulungan menunjukkan fluktuasi yang signifikan selama periode 2021 hingga 2024.

Pada 2021, total produksi GKG mencapai 13.011 ton. Bulan dengan produksi tertinggi adalah Maret, yaitu 4.448 ton, sedangkan produksi terendah tercatat pada Mei dengan hanya 45 ton.

Namun, pada 2024, produksi GKG menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup baik dengan total produksi mencapai 11.933 ton. Angka ini mendekati level produksi tahun 2022.

Peningkatan signifikan terlihat pada Januari, yang produksi GKG mencapai 1.338 ton. Bulan dengan produksi tertinggi pada 2025 adalah Februari dengan 4.080 ton, sementara April menjadi bulan dengan produksi terendah, yaitu 48 ton.

Jadi, meskipun sempat mengalami tren penurunan dari tahun 2021 hingga 2023, produksi GKG di Kabupaten Bulungan berhasil pulih pada 2024.

Baca juga: Pemkab Bulungan Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Benahi Pasar Induk Tanjung Selor

Puncak produksi GKG cenderung terjadi pada awal tahun, yaitu antara Januari dan Februari, sementara produksi terendah seringkali terjadi pada paruh kedua tahun.

Produksi beras di Kabupaten Bulungan menunjukkan fluktuasi yang signifikan dari tahun ke tahun dan juga antar-bulan. Secara keseluruhan, terlihat penurunan produksi pada 2022 dan 2023 sebelum kembali meningkat di tahun 2024.

Namun, tren penurunan ini berhasil dibalik pada 2024. Produksi beras kembali naik menjadi 7.074 ton, meskipun belum menyentuh angka tahun 2021. Peningkatan yang signifikan terlihat di Januari (793 ton) dan Februari (2.419 ton).

Selain itu, tidak ada lagi bulan dengan produksi 0 ton. Hal ini menunjukkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Produksi juga relatif tinggi pada akhir tahun, dengan Desember mencapai 603 ton.

Terkini Lainnya
Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bulungan
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com