Keindahan Tabebuya Bermekaran di Blora, Warga Puji Upaya Pemeliharaan Lingkungan

Kompas.com - 30/09/2024, 19:01 WIB
Dwinh,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora Bayu Himawan menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau dan merawat pohon peneduh di sepanjang jalan raya, termasuk pohon Tabebuya yang saat ini sedang bermekaran.

"Kami juga terus menjaga kebersihan secara rutin. Semoga ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi agar Blora semakin indah, hijau, dan asri. Harapannya, ini bisa memperbaiki penilaian Adipura mendatang," ujar Bayu mewakili Kepala DLH Kabupaten Blora Istadi Rusmanto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (30/9/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Bayu sebagai tanggapan atas antusiasme warga Blora yang menikmati keindahan musim tabebuya yang tengah bermekaran.

Ia menjelaskan, pohon Tabebuya tersebut merupakan hasil penanaman beberapa tahun lalu setelah renovasi trotoar kota.

Baca juga: 10 Cara Hemat Uang Saat Travelling, Lebih Baik Saat Musim Sepi

Selain penanaman tabebuya, DLH Blora juga telah menambahkan bunga Bougenville di pot-pot yang tersebar di sepanjang trotoar untuk mempercantik suasana kota.

Ratusan pohon Tabebuya di sepanjang jalan Kota Blora kini tengah berbunga. Bunganya yang beragam warna, mulai dari merah muda, putih, kuning, hingga oranye, memberikan pemandangan yang menawan.

Pohon-pohon tersebut dapat dilihat di sepanjang Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunandar, Jalan Gunung Lawu, Jalan Sumodarsono, Jalan Arumdalu, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Gunung Sindoro, dan Jalan GOR Mustika.

Keindahan bunga Tabebuya ini mendapatkan pujian dari banyak warga yang melewati jalan-jalan tersebut, terutama di pagi hari ketika banyak orang berolahraga. Salah satu warga Tempelan, Haris (47).

"Indah, sejuk, rapi, dan bunganya mekar semua. Saya jadi nyaman berjalan pagi di sini, rasanya seperti di luar negeri (Jepang), mirip yang sering terlihat di televisi," ujar Haris pada Senin pagi (30/9/2024).

Baca juga: Menilik Spot Foto Bunga yang Ramai Dikunjungi Gen Z di Pleburan Semarang

Ia berharap pohon Tabebuya dapat terus dirawat dan ditanam lebih banyak di jalan-jalan lain.

"Saya lihat batangnya sudah besar, dan beberapa mulai mendesak ubin trotoar. Harusnya ada pelebaran ruang untuk pohon agar bisa tumbuh dengan baik," kata Haris.

"Jangan malah pohonnya ditebang. Trotoar yang harus menyesuaikan dengan pohon, seperti di Yogyakarta di mana pohon di trotoar punya ruang tumbuh yang cukup luas," imbuhnya.

Hal serupa diungkapkan oleh seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA), Salsa (16), yang melewati jalan tersebut menuju sekolah.

"Suka banget, jalannya jadi indah dan adem. Rasanya ingin memperlambat laju kendaraan untuk menikmati keindahan tabebuya. Kemarin saya juga sempat berhenti untuk berfoto dengan teman-teman," ujar Salsa.

"Terima kasih kepada Pak Bupati Blora Arief Rohman dan jajarannya yang sudah membuat Blora semakin indah," kata Salsa.

Terkini Lainnya
Keindahan Tabebuya Bermekaran di Blora, Warga Puji Upaya Pemeliharaan Lingkungan

Keindahan Tabebuya Bermekaran di Blora, Warga Puji Upaya Pemeliharaan Lingkungan

Blora Mustika
Kembali ke Ponpes An Nur Seren Selama Cuti Kampanye, Bupati Arief: Saya Akan Terus Perjuangkan Blora

Kembali ke Ponpes An Nur Seren Selama Cuti Kampanye, Bupati Arief: Saya Akan Terus Perjuangkan Blora

Blora Mustika
Pemkab Blora Bangun Jalan Mojorembun, Warga Gelar Syukuran

Pemkab Blora Bangun Jalan Mojorembun, Warga Gelar Syukuran

Blora Mustika
3,5 Tahun Pimpin Blora, Bupati Arief Rohman Catatkan Sejumlah Prestasi

3,5 Tahun Pimpin Blora, Bupati Arief Rohman Catatkan Sejumlah Prestasi

Blora Mustika
Blora Culture Festival 2024, Bupati dan Forkopimda

Blora Culture Festival 2024, Bupati dan Forkopimda "Nayub" Bersama 3.000 Penari

Blora Mustika
Antar Dokumen Pembangunan Pasar Ngawen ke Kementerian PUPR, Bupati Blora Harap Pembangunan Cepat Terealisasi

Antar Dokumen Pembangunan Pasar Ngawen ke Kementerian PUPR, Bupati Blora Harap Pembangunan Cepat Terealisasi

Blora Mustika
Serahkan Bantuan MCK kepada 20 Keluarga, Bupati Arief Sebut Angka Kemiskinan di Blora Menurun

Serahkan Bantuan MCK kepada 20 Keluarga, Bupati Arief Sebut Angka Kemiskinan di Blora Menurun

Blora Mustika
Bupati Blora Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Diapresiasi Menteri Desa PDTT

Bupati Blora Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Diapresiasi Menteri Desa PDTT

Blora Mustika
Cari Bibit Atlet, Pemkab Blora Apresiasi Alugoro Cup 2024

Cari Bibit Atlet, Pemkab Blora Apresiasi Alugoro Cup 2024

Blora Mustika
Meriahkan Gas Desa Bumi Blora Bersama Warga, Mas Arief: Simbol Persatuan dan Kesatuan

Meriahkan Gas Desa Bumi Blora Bersama Warga, Mas Arief: Simbol Persatuan dan Kesatuan

Blora Mustika
Soal Tantangan Pembangunan Jalan di Blora, Bupati Arief Usulkan Solusi dan Prioritas

Soal Tantangan Pembangunan Jalan di Blora, Bupati Arief Usulkan Solusi dan Prioritas

Blora Mustika
Sambut HUT Ke-79 RI, Bupati Blora Gelar Ziarah Kemerdekaan di TMP Kusuma Negara Yogyakarta

Sambut HUT Ke-79 RI, Bupati Blora Gelar Ziarah Kemerdekaan di TMP Kusuma Negara Yogyakarta

Blora Mustika
Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP, Wabup Blora Sebut Ini Kehormatan dan Kebanggaan

Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP, Wabup Blora Sebut Ini Kehormatan dan Kebanggaan

Blora Mustika
Blora Jadi Pilot Project Pelayanan Kesehatan Catin, Bupati Arief Apresiasi Kemenkes dan Undip 

Blora Jadi Pilot Project Pelayanan Kesehatan Catin, Bupati Arief Apresiasi Kemenkes dan Undip 

Blora Mustika
Hindarkan Pelajar dari Jeratan Pinjol, Bupati Arief Apresiasi Kegiatan Edukasi Keuangan OJK di Blora

Hindarkan Pelajar dari Jeratan Pinjol, Bupati Arief Apresiasi Kegiatan Edukasi Keuangan OJK di Blora

Blora Mustika
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com