Al Muktabar Ajak Paguron Silat dan Jawara di Banten Jaga Stabilitas Pemilu 2024

Kompas.com - 18/12/2023, 10:58 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak paguron silat dan jawara di Provinsi Banten untuk berpartisipasi menjaga stabilitas daerah dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal ini disampaikan Al Muktabar dalam acara Tapak Karuhun Banten Jilid 2, bertajuk "Spirit of Banten Culture" yang digelar di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Minggu (17/12/2023).

"Saya mengapresiasi pelaksanaan acara ini karena sifatnya sangat baik untuk mengomunikasikan banyak hal. Agenda ini mendukung situasi yang lebjh kondusif, damai, dan aman," kata Al Muktabar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin 18/12/2023).

Untuk diketahui, Tapak Karuhun Banten merupakan kegiatan silaturahmi bagi perguruan silat dari latar belakang yang berbeda. Adapun serangkian kegiatan yang dilakukan di dalam acara ini, salah satunya atraksi pentas budaya debus kolosal (Tapak Karuhun Banten).

Baca juga: Tingkatkan Pasokan Listrik, Pemprov Banten Rencanakan Pengadaan Lahan GITET 500 kV di Cikande

Al Muktabar menilai, acara ini merupakan wujud upaya dalam mengangkat budaya dan sejarah Banten guna memperkuat gotong royong dalam menyongsong demokrasi.

"Keamanan dan ketertiban adalah kunci dari catatan sejarah. Banten memiliki budaya yang tinggi, salah satunya dengan adanya para jawara dan pendekar yang saat ini kami harapkan partisipasinya di Provinsi Banten," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, para pendekar dan jawara menyampaikan deklarasinya untuk mengamankan pemilu. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran masyarakat yang kondusif dalam pemilu.

"Pendekar dan jawaran merupakan salah satu pilar dalam menghadirkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengupayakan situasi yang stabil dan kondusif di lingkungan masyarakat," ujar Al Muktabar.

Baca juga: Turunkan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Banten Galakkan Pembangunan RTLH dan PSU

Sementara itu, Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Banten, sekaligus Ketua Pelaksana Tapak Karuhun Banten Jilid 2 Yadi Sugiadi menyampaikan, kegiatan ini dihadiri oleh 400 jawara dan pendekar se Provinsi Banten dari sejumlah paguron di Indonesia.

"Jawara dan pendekar yang hadir berasal dari 24 paguron yang berada dalam satu wadah perguran pencak silat Banten," terang Yadi.

Sebagai informasi, kegiatan Tapak Karuhun Banten berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), sekaligus rekor dunia atas peragaan silat bersenjata golok dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia yang ditampilkan oleh pada pendekar dan jawara.

"Kami harap, acara ini dapat menjadi tonggak untuk persilatan di Indonesia, terutama di Banten," pungkas Yadi. (ADV)

Baca juga: Pemprov Banten Usulkan 10.466 Nama Penerima Rice Cooker Gratis

Terkini Lainnya
Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com