Al Muktabar Sebut Sinergi Antardaerah Dibutuhkan untuk Kendalikan Inflasi

Kompas.com - 30/11/2023, 10:35 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta bersama Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, TPID Kota Bogor, Depok, Tangerang , dan Bekasi di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023).

Al Muktabar mengatakan, sinergi antardaerah dubutuhkan untuk menjalankan program-program pengendalian inflasi. Dengan demikian, stabilitas nasional dapat terwujud.

"Secara prinsip, kami siap melakukan arahan dari pemerintah pusat dalam menjaga inflasi. Terlebih, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kesatuan antara Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah dalam stabilitas nasional," kata Al Muktabar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/11/2023).

HLM dilaksanakan atas inisiasi Pemprov DKI Jakarta dalam rangka menjalin sinergitas dengan 3 daerah sebagai wujud komitmen untuk mengendalikan inflasi menjelang akhir 2023. Rapat ini digelar sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito mengarahkan, kepala daerah perlu melakukan aksi stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui pengecekan ketersediaan stok, pengawasan sistem dan jalur distribusi, serta peningkatan cadangan pangan menjelang Nataru.

Baca juga: Pemprov Banten Usulkan 10.466 Nama Penerima Rice Cooker Gratis

Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan, HLM sangat penting mengingat peran DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jateng dalam menentukan roda perekonomian dan perkembangan inflasi nasional.

Untuk diketahui, melalui HLM, terjalin kerja sama antardaerah dalam menjaga stabilitas inflasi menjelang Nataru. Sinergi mecakup kerja sama menjaga ketahanan pangan dan stabilitas inflasi yang mencakup penyediaan pasokan dari hulu ke hilir oleh badan usaha milik daerah (BUMD) bidang pangan.

Adapun komoditas yang dihasilkan dari kerja sama tersebut, antara lain beras, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, cabai, daging sapi, daging ayam, dan ikan.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dalam hal komunikasi. Hal ini guna mengendalikan inflasi masyarakat, stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), pengawasan mutu pangan, dan rekonsiliasi data pada sistem informasi pangan.

Dalam kerja sama tersebut, diwacanakan tindak lanjut HLM, yakni kesepakatan untuk panen cabai serentak, peninjauan pasar bersama, dan pelaksanaan gerakan pangan murah serentak.

Baca juga: Pemprov Banten Pungut Retribusi Kantin Sekolah, Rp 20.000 Per Meter Tiap Bulan

"Kami terbuka atas saran dan masukannya untuk validasi sistem dan data neraca pada pangan. Sehingga, data tersebut dapat diidentifikasi surplus pada masing-masing daerah dan dapat didistribusikan ke daerah lain," tutur Heru.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat menilai, HLM merupakan langkah yang efektif dalam mengendalikan inflasi menjelang hari-hari besar.

"Tiga daerah itu saling terintegrasi, sehingga pelaksanaan HLM ini berjalan dengan lancar. Kerja sama ini juga diperluas dengan melibatkan Jawa Timur. Saya harap, inflasi di Pulau Jawa ini dapat dikendalikan dengan baik dan mampu berkontribusi secara nasional. Pasalnya, pengendalian inflasi di Pulau Jawa ini hampir 54 persen dari ketahanan pangannya. Oleh karena itu harus dijaga dengan baik," ungkapnya. (ADV)

Terkini Lainnya
Pemprov Banten Optimalkan Pajak Alat Berat

Pemprov Banten Optimalkan Pajak Alat Berat

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Samsat Balaraja Razia Kendaraan Menunggak Pajak, Warga Bisa Langsung Bayar di Tempat

Samsat Balaraja Razia Kendaraan Menunggak Pajak, Warga Bisa Langsung Bayar di Tempat

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Gubernur Banten Dukung Larangan Vape demi Tangkal Narkoba Cair

Gubernur Banten Dukung Larangan Vape demi Tangkal Narkoba Cair

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com