Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemprov Babel Manfaatkan Media Sosial

Kompas.com - 06/10/2020, 16:19 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ( Babel) Erzaldi Rosman mengatakan, penyampaian Informasi kepada masyarakat merupakan sesuatu yang penting dan harus dilakukan.

Bukan hanya sebagai kebutuhan masyarakat, tetapi juga berguna untuk kemudahan bagi pihaknya, sebagai pemimpin dan penyelenggara pemerintahan di daerah.

Oleh karena itu, bermacam strategi telah diupayakan Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Babel. Salah satunya dengan menyajikan informasi ke berbagai macam platform media sosial.

Informasi tersebut disebarkan melalui teks, audio, visual serta guna memperkuat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Babel dengan harapan seluruh kalangan masyarakat dapat mengakses informasi yang dibutuhkan.

Baca juga: Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

“Semoga upaya-upaya tersebut akan semakin membuat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin informatif,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dia mengatakan itu saat menyampaikan presentasinya kepada Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia dalam kegiatan Presentasi Inovasi dan Kolaborasi Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020, melalui video conference, Selasa (6/10/2020).

Dalam paparannya, Erzaldi menerangkan Pemprov Babel telah menjadi salah satu provinsi dengan tingkat penyebaran informasi yang tinggi.

Informasi disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi, baik media mainstream seperti media cetak, radio, dan televisi.

Informasi juga disebarkan melalui media elektronik, seperti laman, media sosial, serta informasi layanan masyarakat melalui berbagai media seperti spanduk, baliho, dan berbagai flyer.

Baca juga: Gubernur Babel: 400 Pulau Tak Berpenghuni Rawan jadi Transit Narkoba

Nah, dengan adanya penguatan PPID yang mulai tahun 2020 berada di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Babel, penyampaian informasi kepada publik pun semakin dimudahkan.

Adapun untuk menyampaikan informasi, Pemprov Babel menggandeng berbagai media komunikasi lokal maupun nasional, baik teks, audio, visual, dan lainnya.

Dalam satu bulan, Pemprov Babel pun telah menyebarkan kurang lebih 6.000 informasi kepada masyarakat lokal maupun nasional.

Sebagai informasi, laman Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dinobatkan masuk dalam urutan ke-17 dari 34 laman provinsi se-Indonesia.

Jika dibandingkan dengan DKI Jakarta yang memiliki 11 juta penduduk, Babel merupakan provinsi dengan tingkat keaktifan pembaca yang tinggi walaupun jumlah penduduknya hanya berjumlah 1,4 juta.

Baca juga: Mentan Apresiasi Langkah Gubernur Erzaldi Jadikan Babel Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Adapun, Erzaldi mempresentasikan PPID dan video inovasi dan kolaborasi keterbukaan informasi publik kepada tim panel penilai bersama provinsi lain, yaitu Bali, Banten, dan Aceh.

Kegiatan ini turut dihadiri peneliti senior pusat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, serta Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia Romandus Ndau dan Arif Adi Kuswardono. (LULUS/LISTYA)

Terkini Lainnya
Menilik Mimpi Indonesia-Sentris dari Kepulauan Pongok, Bangka Belitung

Menilik Mimpi Indonesia-Sentris dari Kepulauan Pongok, Bangka Belitung

Babel Berkah
7 Destinasi Wisata di Bangka Belitung yang Wajib Dikunjungi

7 Destinasi Wisata di Bangka Belitung yang Wajib Dikunjungi

Babel Berkah
Mengenal Ragam Tradisi Bangka Belitung, dari Kuliner hingga Berpantun

Mengenal Ragam Tradisi Bangka Belitung, dari Kuliner hingga Berpantun

Babel Berkah
Sepak Terjang Gubernur Erzaldi Rosman Bangun Bangka Belitung

Sepak Terjang Gubernur Erzaldi Rosman Bangun Bangka Belitung

Babel Berkah
Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Babel Berkah
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Babel Berkah
Budayawan Babel Dapat Penghargaan dari Kemendikbud

Budayawan Babel Dapat Penghargaan dari Kemendikbud

Babel Berkah
Dengan Sederet Potensi dan Inovasi, Mendes PDTT Yakin Babel Bisa Lebih Maju

Dengan Sederet Potensi dan Inovasi, Mendes PDTT Yakin Babel Bisa Lebih Maju

Babel Berkah
Berkunjung ke Bangka Belitung, Istri Menteri Desa Diperkenalkan Kain Tenun Cual

Berkunjung ke Bangka Belitung, Istri Menteri Desa Diperkenalkan Kain Tenun Cual

Babel Berkah
Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

Babel Berkah
Menteri Suharso Tinjau Pembangunan Embung Konservasi Kolong Mempaya

Menteri Suharso Tinjau Pembangunan Embung Konservasi Kolong Mempaya

Babel Berkah
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Babel Berkah
Babel Jadi Penghasil Lada Putih Terbesar di Dunia, Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Pemasarannya

Babel Jadi Penghasil Lada Putih Terbesar di Dunia, Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Pemasarannya

Babel Berkah
Babel Provinsi Terbaik Kedua Penanganan Pandemi, Gubernur Erzaldi: Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 83 Persen

Babel Provinsi Terbaik Kedua Penanganan Pandemi, Gubernur Erzaldi: Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 83 Persen

Babel Berkah
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Babel Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com