Keluarga Terdampak Covid-19 di Babel akan Terima Rp 1 Juta per Bulan

Kompas.com - 13/04/2020, 20:55 WIB
Maria Arimbi Haryas Prabawanti,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com - Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung ( Babel) yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) akan  mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel.

Pemprov Babel menganggarkan bantuan Rp 196,5 miliar yang rencananya akan diberikan  kepada 80.574 Kepala Keluarga (KK) terdampak Covid-19.

Anggaran itu rencananya akan disalurkan ke masing-masing KK Rp 1 juta per bulan.

Untuk merealisasikan itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya tengah  bekerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten di Provinsi Babel.

Erzaldi mengatakan besaran anggaran di setiap kabupaten atau kota akan disampaikan dalam rapat bersama bupati dan wali kota di Lantai III Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/4/2020)

Baca juga: Polemik Bansos dengan Syarat Agama, Kepala Dinsos Babel Mundur dari Jabatan

Mantan Bupati Bangka tengah ini berharap ke depannya pemerintah daerah bisa fokus dalam merelokasi anggarannya.

Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2016, saat ini di Babel terdapat 80.574 KK yang masuk kategori berpenghasilan rendah.

Data ini diperoleh dari dinas sosial (Dinsos) kabupaten atau kota dan sudah ditetapkan oleh keputusan Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) .

"Data ini merupakan 40 persen dari jumlah penduduk Babel dengan penghasilan paling rendah yang merupakan data penduduk miskin dan rentan miskin," ungkap Erzaldi.

Baca juga: Tiba di Bandara, Warga yang Berkunjung ke Babel Harus Pakai Gelang Pemantau Khusus

Dari data tersebut 15 persen diantaranya adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sejumlah 20,436 KK dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 23.131 KK.

Dalam keterangan tertulisnya, Erzaldi mengatakan 25 persen atau sekitar sekitar 36.910 KK di antaranya merupakan penduduk yang rentan miskin dan tidak menerima bantuan.

Terkait bantuan, masyarakat akan menerimanya dalam bentuk PKH dan BPNT sejumlah Rp 512.500 per bulan, sedangkan BPNT Rp 200.000 per bulan.

“Nantinya bantuan ini akan kami genapkan menjadi satu juta rupiah perbulan yang diterima oleh setiap KK dan berlangsung selama tiga bulan," ungkap Erzaldi.

Baca juga: IKM Babel Produksi dan Bagikan Masker Kain secara Gratis

Dengan demikian, apabila satu KK memperoleh Rp 1 juta per bulan selama tiga bulan, pemerintah perlu menyiapkan anggaran Rp 196,5 miliar bagi program ini.

"Bantuan BPNT ini kan Rp 200.000, jumlahnya ada 23.313 KK berarti kekurangan anggaran Rp 800.000 setiap bulan. Jadi selama tiga bulan total anggaran dibutuhkan Rp 55,951 miliar," ujarnya.

Adapun kekurangan anggaran yang dibutuhkan Pemprov Babel selama tiga bulan adalah Rp 29,887 untuk penerima PKH dan BPNT.

Sementara itu, bagi penerima bantuan di luar PKH dan BPNT dana yang dibutuhkan Pemprov Babel Rp 110,730 miliar.

Gubernur kelahiran Pangkal Pinang ini mengatakan jika dijumlahkan setidaknya dibutuhkan anggaran Rp 196,5 miliar untuk membantu 80.574 KK yang terdampak Covid-19 dan tersebar di enam kabupaten dan satu kota.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Babel Jadi 2 Orang, 1 Diketahui Setelah Meninggal

Erzaldi menjelaskan, berdasarkan jumlah tersebut , Babel menanggung 30 persennya atau sekitar 58,9 miliar rupiah sedangkan sisanya 70 persen atau 137,5 miliar rupiah akan dibagi keenam kabupaten atau kota.

Adapun rincian dana yang akan diterima di setiap daerah yakni Rp 30,6 untuk Kabupaten Bangka, Rp 17 Kabupaten Belitung, Rp 20,8 miliar untuk Kabupaten Bangka Tengah.

Selanjutnya Kepulauan Bangka Barat akan menerima Rp 20,9 miliar, Kabupaten Bangka Selatan Rp 13,9, Kabupaten Belitung Timur Rp 16,1 miliar dan Kota Pangkalpinang Rp 17,9 miliar.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.co terima, Erzaldi mengatakan tengah menunggu keputusan dari Kabupaten Bangka untuk membahas refocusing dan relokasi anggaran bersama DPRD dan mencari anggaran 55,9 miliar rupiah tersebut. (LEO RANDIKA/LISTYA)

Terkini Lainnya
Menilik Mimpi Indonesia-Sentris dari Kepulauan Pongok, Bangka Belitung

Menilik Mimpi Indonesia-Sentris dari Kepulauan Pongok, Bangka Belitung

Babel Berkah
7 Destinasi Wisata di Bangka Belitung yang Wajib Dikunjungi

7 Destinasi Wisata di Bangka Belitung yang Wajib Dikunjungi

Babel Berkah
Mengenal Ragam Tradisi Bangka Belitung, dari Kuliner hingga Berpantun

Mengenal Ragam Tradisi Bangka Belitung, dari Kuliner hingga Berpantun

Babel Berkah
Sepak Terjang Gubernur Erzaldi Rosman Bangun Bangka Belitung

Sepak Terjang Gubernur Erzaldi Rosman Bangun Bangka Belitung

Babel Berkah
Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Babel Berkah
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Babel Berkah
Budayawan Babel Dapat Penghargaan dari Kemendikbud

Budayawan Babel Dapat Penghargaan dari Kemendikbud

Babel Berkah
Dengan Sederet Potensi dan Inovasi, Mendes PDTT Yakin Babel Bisa Lebih Maju

Dengan Sederet Potensi dan Inovasi, Mendes PDTT Yakin Babel Bisa Lebih Maju

Babel Berkah
Berkunjung ke Bangka Belitung, Istri Menteri Desa Diperkenalkan Kain Tenun Cual

Berkunjung ke Bangka Belitung, Istri Menteri Desa Diperkenalkan Kain Tenun Cual

Babel Berkah
Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

Babel Berkah
Menteri Suharso Tinjau Pembangunan Embung Konservasi Kolong Mempaya

Menteri Suharso Tinjau Pembangunan Embung Konservasi Kolong Mempaya

Babel Berkah
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Babel Berkah
Babel Jadi Penghasil Lada Putih Terbesar di Dunia, Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Pemasarannya

Babel Jadi Penghasil Lada Putih Terbesar di Dunia, Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Pemasarannya

Babel Berkah
Babel Provinsi Terbaik Kedua Penanganan Pandemi, Gubernur Erzaldi: Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 83 Persen

Babel Provinsi Terbaik Kedua Penanganan Pandemi, Gubernur Erzaldi: Tingkat Kesembuhan Covid-19 Capai 83 Persen

Babel Berkah
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Babel Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com