Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Kompas.com - 22/11/2025, 10:49 WIB
HTRMN,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mendorong aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terlibat sebagai investor pasar modal.

Ia juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan literasi agar ASN memahami investasi yang aman dan produktif.

Hal itu disampaikan Bobby pada acara Medan Sharia Investor City di Hotel JW Marriott Medan, Sumut, Jumat (21/11/2025).

Bobby mengatakan, ASN perlu diajari atau diberi literasi tentang pasar modal. Dengan begitu, peluang ASN untuk terlibat atau menjadi bagian dari investor pasar modal di Sumut terbuka lebar.

Baca juga: Lewat Sentuhan Modern, Pemprov Sumut Dorong Ulos Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO

"Saya minta, dalam kesempatan ini, kalau boleh, para ASN kami bisa diajari atau diberi literasi tentang pasar modal sehingga bisa membuka peluang ASN terlibat atau menjadi bagian investor pasar modal di Sumut," kata Bobby seperti dikutip dari rilis resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (22/11/2025).

Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri Medan Sharia Investor City yang diselenggarakan oleh IDX Bursa Efek Indonesia di Grand Ballroom Hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau, Medan, Jum'at (21/11/2025). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam SyahputrImam Syahputra Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri Medan Sharia Investor City yang diselenggarakan oleh IDX Bursa Efek Indonesia di Grand Ballroom Hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau, Medan, Jum'at (21/11/2025). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputr

Bobby menilai, pemahaman pasar modal akan membantu ASN meningkatkan kondisi ekonomi. Selain itu, literasi pasar modal juga dapat mencegah tindakan negatif, seperti judi online dan korupsi.

"Yang main pasar modal ini tadi saya lihat ada yang dari ojek online, pedagang, dan ASN. Daripada main judi online, (lebih) bagus belajar pasar modal," ujarnya.

Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien menyampaikan, jumlah investor pasar modal di Sumut merupakan salah satu yang terbesar di luar Pulau Jawa. Saat ini, tercatat sekitar 736.000 investor dengan nilai transaksi mencapai Rp 21,7 triliun.

Khoirul menyebut, pertumbuhan tersebut tidak hanya dari sisi pembukaan rekening. Aktivitas pengelolaan portofolio juga cukup tinggi.

Untuk pasar modal syariah, pertumbuhan investor secara nasional mencapai 142 persen. Sementara di Sumut, angkanya meningkat hingga 270 persen dalam lima tahun terakhir.

Potensi industri halal belum optimal

Pada kesempatan itu, Bobby juga menyoroti potensi besar industri halal di Indonesia, termasuk Sumut, yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Meski Indonesia menjadi negara dengan jumlah konsumen produk halal terbesar, mayoritas produk yang dikonsumsi masih berasal dari negara lain, seperti China dan Australia.

Baca juga: Pemprov Sumut Akan Gratiskan SMA-SMK Mulai 2026

" Produk halal ang dikonsumsi masyarakat Indonesia kebanyakan diproduksi bukan dari Indonesia," kata Bobby.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut Effendy Pohan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemprov Sumut Dikky Anugerah, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap. 

Terkini Lainnya
Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Sumut Berkah
Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Sumut Berkah
HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

Sumut Berkah
Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Sumut Berkah
Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Sumut Berkah
Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Sumut Berkah
Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Sumut Berkah
Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Sumut Berkah
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Sumut Berkah
Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby

Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby "Terbang" Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng dan Sibolga

Sumut Berkah
Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Sumut Berkah
Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Sumut Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com