Pemprov Sumut Bangun Jembatan Idano Noyo di Nias Barat, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Kompas.com - 14/06/2025, 10:00 WIB
I Jalaludin S,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menggelar groundbreaking pembangunan Jembatan Idano Noyo di Desa Tuwuna, Nias Barat yang mulai dikerjakan pada Jumat (13/6/2026). 

Jembatan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025 dengan nilai kontrak Rp 46,7 miliar. 

Bobby berharap, stakeholder, pemerintah daerah (pemda), dan seluruh lapisan masyarakat mendukung pembangunan tersebut.

"(Jembatan) ini (merupakan) pembangunan infrastruktur pertama di era kepemimpinan kami dan menjadi simbol pembangunan infrastruktur di Nias,” ujarnya dalam siaran pers.

Boby melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan memperbaiki jalan di Nias dengan anggaran Rp 204 miliar pada Juli 2025 sehingga membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak.  

Baca juga: Ini Peta Kesepakatan 1992, Bukti 4 Pulau Masuk Sumut Milik Aceh

Untuk diketahui, Jembatan Idano Noyo roboh karena diterjang banjir pada Maret 2025. Jembatan ini akan diganti dengan jembatan kelas A. 

Itu berarti, jembatan tersebut akan setara dengan jembatan-jembatan yang ada di jalan nasional.

"Perencanaan jembatan ini bukan pertama, melainkan tertunda atau terhenti karena satu dan lain hal, sekarang kami bangun dengan kualitas yang baik," katanya.

Jembatan Idano Noyo dibangun dengan teknik abutment (tanpa tiang di tengah) dengan panjang 95 m. Jembatan ini memiliki lebar 9 m, badan jalan 7 m, dan trotoar di kedua sisi badan jalan 1 m.

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu mengatakan, masyarakat Nias telah berkomitmen mendukung pembangunan jembatan Idano Noyo

Baca juga: Upaya Aceh Ambil Kembali 4 Pulau yang Kini Masuk Sumut

Ada empat warga yang menghibahkan tanah dan rumahnya agar pembangunan jembatan tersebut berjalan lancar.

"Ada empat warga yang rumahnya terkena pembangunan jembatan ini. Mereka telah berkomitmen dan menghibahkan tanahnya,” katanya. 

Bahkan, kata dia, ada satu warga rumahnya habis tersisa hanya 2 m. Pihaknya pun akan membantu warga tersebut agar memiliki rumah lagi.

Untuk diketahui, kerusakan Jembatan Idano Noyo cukup menyulitkan kegiatan masyarakat.

Salah satu warga Nias Barat, Sri Astriany Gulo, mengatakan, warga mengalami kesulitan sejak jembatan tersebut rubuh karena harus menyeberangi sungai menggunakan perahu yang memakan waktu dan biaya.

"Setiap hari, saya melewatinya pulang pergi, yang biasa dari rumah jam 7 pagi, sekarang jadi harus jam 6 pagi. Ini jadi tak efektif dan efisien, ditambah biaya Rp 20.000 sekali nyebrang. Kami sangat berharap bisa selesai secepatnya," kata Sri. 

Baca juga: Pemprov Sumut: Status 4 Pulau di Aceh Ditetapkan Sejak 2022 sebelum Bobby Menjabat

Groundbreaking Jembatan Idano Noyo dihadiri bupati/wali kota se-Kepulauan Nias, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumut Kahiyang Ayu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan anggota DPRD Sumut. 

Hadir juga ketua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Pemprov Sumut, Anggota DPRD Nias Barat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Terkini Lainnya
Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Sumut Berkah
Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Sumut Berkah
HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

Sumut Berkah
Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Sumut Berkah
Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Sumut Berkah
Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Sumut Berkah
Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Sumut Berkah
Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Sumut Berkah
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Sumut Berkah
Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby

Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby "Terbang" Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng dan Sibolga

Sumut Berkah
Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Sumut Berkah
Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Sumut Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com