Inflasi Sumut Capai 2,06 Persen YoY Berkat GPIS, Pj Gubernur: Penanganan Inflasi Harus Dilakukan Serius

Kompas.com - 02/08/2024, 10:26 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Inflasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencapai 2,06 persen year-on-year (YoY). Angka ini di bawah inflasi nasional yang sebesar 2,13 persen.

Penurunan inflasi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh Gerakan Penanganan Inflasi Serentak (GPIS) se-Sumut yang digagas oleh Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni.

“Ini adalah kali pertama inflasi Sumut bisa mencapai 2,06 persen dan di bawah inflasi nasional. Gerakan penanganan inflasi serentak yang kami lakukan adalah bentuk komitmen bersama, karena penanganan inflasi harus dilakukan dengan serius,” ujar Fatoni dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (2/8/2024).

Menurut rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut per Juli 2024, inflasi Provinsi Sumut sebesar 2,06 persen YoY, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,87 persen.

Baca juga: Data BPS: Rata-rata Pengeluaran Turis Asing di Indonesia Rp 23,45 Juta

Fatoni berharap inflasi di Sumut bisa terus membaik ke depannya.

Dia juga meminta semua pihak untuk bersama-sama menekan angka inflasi di Sumut dan mengadakan Gerakan Pasar Murah di wilayah tersebut.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, penanganan inflasi harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama,” tutur Fatoni.

Sebagai informasi, angka inflasi tertinggi terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 2,80 persen dengan IHK sebesar 107,08, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Labuhanbatu sebesar 1,22 persen dengan IHK sebesar 108,36.

Baca juga: Angka IHK Capai 105,44, Semarang Jadi Kota dengan Inflasi Terendah Se-Jateng

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang baru dirilis oleh BPS Provinsi Sumut per 1 Agustus 2024, inflasi YoY di Provinsi Sumut sebesar 2,06 persen pada Juli 2024.

Tingkat inflasi tahunan pada Juli 2024 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Penyumbang utama inflasi YoY pada Juli 2024 adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan kontribusi sebesar 1,26 persen. 

Komoditas penyumbang inflasi dalam kelompok ini meliputi beras, cabai merah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, dan bawang merah.

Baca juga: Jurus Bapanas Hadapi Anjloknya Harga Bawang Merah

Kepala BPS Provinsi Sumut Asim Saputra mengatakan secara umum Sumut mengalami deflasi month-to-month (MtM) sebesar 0,82 persen pada Juli 2024.

Komoditas utama penyumbang deflasi pada Juli 2024 adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan kontribusi deflasi sebesar 0,88 persen. 

“Komoditas penyumbang deflasi di antaranya cabai merah, bawang merah, tomat, daging ayam ras, dan ikan tongkol,” kata Asim.

 

Terkini Lainnya
Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Gubernur Bobby Nasution Tetapkan UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Gubsu Bobby Sidak Pasar, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

Sumut Berkah
Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Kahiyang Ayu Ajak Kader PKK Deli Serdang Jadi Motivator Tes IVA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Sumut Berkah
HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

HUT Ke-54 Korpri, Bobby Nasution Salurkan Rp 2 Miliar Bantuan ASN untuk Korban Bencana di Sumut

Sumut Berkah
Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Gubernur Bobby Siapkan Lahan untuk 1.000 Hunian Tetap Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Gubsu Bobby Terima Bantuan Logistik Kementan–Bapanas, 25 Truk Siap Distribusi

Sumut Berkah
Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Gubsu Bobby Nilai Bantuan Pusat ke Sumut Setara Penanganan Bencana Nasional

Sumut Berkah
Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Pantau Pemulihan Bencana di Sumut, Prabowo Bersama Bobby Nasution Tinjau Lokasi Pengungsian di Langkat

Sumut Berkah
Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Bantah Pemangkasan Anggaran Bencana di Sumut, Bobby Nasution: Silahkan Lihat R-APBD 2025

Sumut Berkah
Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Tinjau Banjir di Tanjung Pura, Gubernur Bobby Instruksikan Percepatan Perbaikan Tanggul

Sumut Berkah
Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Pemprov Sumut Terima Bantuan 600 Ton Beras, Mentan Amran Pastikan Stok Aman

Sumut Berkah
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng

Sumut Berkah
Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby

Akses Darat Terputus Total, Gubernur Bobby "Terbang" Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Tapteng dan Sibolga

Sumut Berkah
Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Gerak Cepat Atasi Bencana di Sumut, Bobby Nasution Fokus Evakuasi dan Buka Jalur Logistik

Sumut Berkah
Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Bobby Nasution Dorong ASN Pemprov Sumut Jadi Investor Pasar Modal

Sumut Berkah
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com