Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Kompas.com - 27/04/2026, 10:13 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Semarang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN-ID Nourish: Forum on Healthy School Meals and Nutrition for Human Capital Development and Resilient Food System yang digelar di Gumaya Hotel Semarang, Jawa Tengah, pada 28-30 April 2026.

Forum tersebut mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama regional terkait program makanan sekolah dan gizi anak di ASEAN.

Upaya itu dinilai penting karena asupan gizi yang baik menjadi kunci dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Forum ASEAN-ID Nourish diinisiasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: BGN Bidik Penuhi Hak Gizi Seimbang 82,9 Juta Anak Indonesia, Ungkap Contoh Jepang

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga beriringan dengan Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan nasional.

Forum ASEAN-ID Nourish akan mempertemukan perwakilan negara anggota ASEAN, negara mitra, Sekretariat ASEAN, Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP), serta peserta Dialog Nasional MBG.

Dalam forum tersebut, peserta akan membahas berbagai aspek penting implementasi program makanan sekolah, mulai dari penguatan rantai pasok lokal, keamanan dan higienitas pangan, pengelolaan limbah, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pemantauan dan akuntabilitas.

Selain itu, forum itu juga menyoroti peran strategis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), koperasi, serta pelaku lokal dalam mendukung penyediaan bahan pangan sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui rantai pasok program makanan sekolah.

Baca juga: Geliat Pabrik Tempe di Kramat Jati yang Suplai Kebutuhan Dapur MBG

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta dijadwalkan mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Semarang untuk melihat langsung pelaksanaan program di lapangan, termasuk keterlibatan pelaku lokal dalam rantai pasok makanan bergizi.

Perluas kolaborasi regional

Melalui forum ASEAN-ID Nourish, Indonesia membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan negara anggota dan mitra ASEAN melalui pertukaran pengalaman, praktik baik, serta pendekatan kebijakan terkait program makanan sekolah dan gizi anak.

Langkah itu sejalan dengan prioritas nasional dalam membangun SDM yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

Penyelenggaraan ASEAN-ID Nourish juga sejalan dengan mandat para pemimpin ASEAN, khususnya hasil ASEAN Leaders’ Declaration on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises pada 2023, yang ingin memperkuat sistem pangan menjadi lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Lima Negara Asean Bertemu Bahas Tren Keselamatan Penerbangan Regional dan Global

Melalui ASEAN-ID Nourish, Indonesia mendorong kerja sama regional di bidang pangan dan gizi yang lebih konkret, kolaboratif, serta berdampak langsung bagi masyarakat.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut baik penyelenggaraan forum tersebut dan Dialog Nasional Praktik Baik MBG.

“Sinergi dengan para ahli dan tinjauan langsung ke unit pelayanan ini menjadi modal penting bagi setiap daerah. Kami ingin standar gizi yang tinggi dan keamanan pangan yang ketat menjadi fondasi utama kesuksesan program MBG di seluruh Indonesia,” ujar Agustina.

Terkini Lainnya
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Semarang
Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Semarang
Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Semarang
800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

Semarang
Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Semarang
Respons Cepat Aduan Warga, Agustina Wilujeng Perintahkan DPU Keruk Drainase Gajah Raya

Respons Cepat Aduan Warga, Agustina Wilujeng Perintahkan DPU Keruk Drainase Gajah Raya

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Siap Semarakkan Semarang, Catat Info Rekayasa dan Kantung Parkir Resmi

Pawai Ogoh-ogoh Siap Semarakkan Semarang, Catat Info Rekayasa dan Kantung Parkir Resmi

Semarang
Wali Kota Agustina Bawa Semarang Masuk 3 Besar Kota Toleran Nasional

Wali Kota Agustina Bawa Semarang Masuk 3 Besar Kota Toleran Nasional

Semarang
Semarang Night Carnival 2026, 15 Negara Ramaikan Panggung Budaya di Jantung Kota Atlas

Semarang Night Carnival 2026, 15 Negara Ramaikan Panggung Budaya di Jantung Kota Atlas

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Semarang 2026 Tampilkan Seni Budaya Lintas Etnis, Wujud Nyata Kota Toleran

Pawai Ogoh-ogoh Semarang 2026 Tampilkan Seni Budaya Lintas Etnis, Wujud Nyata Kota Toleran

Semarang
6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

Semarang
Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Wali Kota Semarang Agustina Gaungkan Pengelolaan Sampah

Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Wali Kota Semarang Agustina Gaungkan Pengelolaan Sampah

Semarang
Pemkot Semarang Pastikan Korban Pembakaran di Tambakmulyo Dapat Perlindungan dan Perawatan

Pemkot Semarang Pastikan Korban Pembakaran di Tambakmulyo Dapat Perlindungan dan Perawatan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com