Majukan UMKM dan Potensi Lokal, Wali Kota Semarang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Kompas.com - 13/09/2025, 20:07 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Terbaru, Pemkot Semarang mendapatkan penghargaan dari Kompas TV sebagai “Daerah Peduli Pengembangan UMKM dan Potensi Sumber Daya Lokal”.

Penghargaan tersebut diraih dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 Kompas TV di The Tribrata Hotel & Conventions Center Darmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Penghargaan diberikan lantaran Pemkot Semarang memiliki komitmen kuat dalam mendorong kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca juga: Pemkot Semarang Bangun Rumah Pompa Baru Rp 5 Miliar untuk Antisipasi Banjir

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya kepada Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang Margaritha Mita Dewi Sopha.

Pada kesempatan terpisah, Agustina menyebut bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi Pemkot Semarang dalam memperkuat usaha mikro serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Keberhasilan Semarang, lanjutnya, tidak terlepas dari program dan kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas serta daya saing UMKM. Langkah ini mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi, baik di level lokal maupun nasional.

Pemkot Semarang telah menempuh beragam upaya pengembangan UMKM, mulai dari program pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana, akses permodalan, hingga membantu memasarkan produk.

“Pengelolaan dari hulu hingga hilir inilah yang akhirnya dinilai berhasil,” kata Agustina dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/9/2025).

Prestasi tersebut, kata Agustina, tidak terlepas dari kerja sama erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi daerah.

Baca juga: Hidupkan Ekonomi Warga, Pemkot Semarang Gelar Pasar Tiban Setiap Sabtu Malam

“Inilah wujud keberhasilan dan sekaligus kerja keras Pemkot Semarang, pelaku usaha, dan masyarakat Semarang untuk terus memajukan perekonomian di wilayahnya," ujarnya.

Pemkot Semarang terus memfasilitasi pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan yang digelar di Semarang. Dengan begitu, produk lokal bisa semakin dikenal, berkembang, dan memiliki daya saing.

“UMKM yang kreatif dan inovatif tidak hanya soal produk, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” tutur Agustina.

Baca juga: PBB Hampir Capai Rp 704 M, Pemkot Semarang Ogah Naikan Pajak 2025

Sebagai informasi, Kompas TV menggelar Malam Puncak Syukuran HUT Ke-14 bertajuk “Harmones14”. Pada acara tersebut, Kompas TV memberikan tujuh apresiasi khusus kepada kepala daerah yang dinilai memberi kontribusi nyata dan berdampak positif bagi masyarakat.

Kategori penghargaan yang diberikan meliputi Daerah Peduli Ketahanan Pangan, Daerah Peduli Layanan Kesehatan dan Pemenuhan Gizi Anak, Daerah Peduli Iklim Investasi, Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Daerah Peduli Pengembangan UMKM dan Potensi Sumber Daya Lokal, serta Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan.

"Selamat ulang tahun untuk Kompas TV. Semoga terus menjadi saluran televisi yang menginspirasi, mendidik, dan menghadirkan optimisme bagi seluruh pemirsa Indonesia," tutur Wali Kota Semarang.

Terkini Lainnya
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com