Lewat Sembiz, Pemkot Semarang Ajak Investor Berinvestasi di Kota Semarang

Kompas.com - 09/10/2024, 21:15 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengajak para investor yang berasal dari dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Kota Semarang melalui gelaran Semarang Business Forum ( Sembiz) ke-17.

Tahun ini menjadi kali kedua agenda rutin tahunan tersebut digelar di Jakarta. Pemilihan Ibu Kota sebagai lokasi acara karena daerah ini merupakan pusat bisnis Indonesia.

Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berterima kasih karena gelaran itu bisa terlaksana dengan baik.

“Kami memang mempunyai pandangan bahwa kita harus menjemput bola para investor,” kata wanita yang akrab disapa Mbak Ita itu saat menyampaikan paparan pada pembukaan Sembiz di Grand Hyatt Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Baca juga: Jadi Penyelenggara Judi Sabung Ayam, Polisi di Semarang Jadi Tersangka

Menurutnya, kehadiran para calon investor pada Sembiz ke-17 menjadi harapan dan angin segar bagi pertumbuhan Kota Semarang.

"Jika menunggu para investor untuk datang ke Kota Semarang akan memakan banyak waktu mengingat kesibukan seorang pebisnis," tuturnya.

Acara Sembiz di Jakarta, sebut dia, akan memudahkan promosi proyek yang ada di Kota Semarang untuk menjangkau target investor.

"Kami juga mendorong investor-investor yang sudah membuka investasi di Kota Semarang untuk bisa menambah investasi lagi, seperti POJ dan Pakuwon. Harapannya, bisa memberikan kontribusi yang lebih baik supaya laju pertumbuhan ekonomi kami lebih tinggi dari pada rata-rata nasional," lanjut Mbak Ita.

Baca juga: Jalan Pantura Semarang-Demak Macet akibat Perbaikan Jembatan, Pengendara Diminta lewat Jalur Alternatif

Dalam pemaparannya, Mbak Ita menyampaikan capaian positif Kota Semarang. Contohnya, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada 2023 yang tumbuh 5,79 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang mencapai 84,43 persen.

"Angka capaian ini membuat LPE dan IPM Kota Semarang lebih tinggi dari rata-rata Jawa Tengah dan nasional. Perkembangan inflasi Kota Semarang juga relatif terjaga, yakni berada di angka 1,85 atau landai dibandingkan kota-kota besar lainnya di Indonesia," terang Mbak Ita.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisata ke Kota Semarang juga semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022, total kunjungan wisatawan mencapai 5,3 juta dan naik menjadi 6,4 pada 2023.

Mbak Ita menuturkan, Kota Semarang juga menjadi kota tujuan migrasi populer di Indonesia mengingat terdapat berbagai perguruan tinggi terkemuka nasional.

Baca juga: Hari Tanpa Bayangan 2024 di Semarang Terjadi Besok, Apa Dampaknya?

"Meski statusnya sebagai kawasan metropolitan, Kota Semarang juga masih memiliki lahan produktif sekitar 30.000 hektar yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan," ucapnya.

Sementara itu, Deputi Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan berpendapat bahwa penting untuk mempublikasikan potensi bisnis Kota Semarang kepada calon investor yang ada di Jakarta dan di kota-kota sekitarnya.

Menurutnya, Kota Semarang memiliki peran strategis untuk menyukseskan investasi-investasi di Jawa Tengah, bahkan nasional.

"Karena Kota Semarang memiliki fasilitas dan sarana umum yang sangat mendukung seperti pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, hingga jalan Tol Trans Jawa," katanya.

Baca juga: 6 Program Prioritas Yoyok-Joko pada Pilkada Semarang, Sekolah Gratis hingga Kredit Mesra

Berbagai fasilitas tersebut, sambungnya, menjadi keunggulan yang disukai oleh calon investor. Oleh karenanya, pemerintah daerah harus bisa piawai dalam mencari potensi di suatu kota.

"Misalnya di kota Semarang, tetapi ternyata market-nya enggak ada di kota Semarang. Adanya di daerah lain, sehingga investor yang tahu market-nya di daerah lain inilah yang bisa mengeksekusi potensi yang ada di Semarang,” kata Nurul Ichwan.

Apresiasi dari Kadin

Penyelenggaraan Sembiz 2024 rupanya mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY Kukrit Suryo Wicaksono.

Menurutnya, Sembiz menjadi acara yang kreatif dan inovatif dari Pemkot Semarang untuk mendorong penanaman modal di Kota Semarang.

Baca juga: Ambisi Agustina-Iswar jika Terpilih pada Pilkada Semarang, Mijen Jadi Pusat Pulau Jawa

"Kalau kita bicara jualan investasi atau promosi investasi yang dilakukan oleh Pemkot Semarang lewat acara Sembiz di Jakarta ini sangat tepat sekali. Jemput bola langsung kepada investor-investor yang ada di Ibu Kota," kata Kukrit.

Dirinya berharap, dengan banyaknya investor yang masuk, lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat bisa ikut meningkat.

"Semakin banyak masyarakat Jawa Tengah yang kerja, punya penghasilan jadi pertumbuhan ekonomi di semua sektor di Jawa Tengah terutama kota Semarang akan lebih bisa naik secara signifikan," tegas Kukrit.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro. Ia menilai, pergelaran promosi Sembiz di Jakarta merupakan langkah tepat yang diambil Pemkot Semarang dalam mempromosikan peluang investasi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini, 9 Oktober 2024 dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

"Jakarta merupakan kota metropolitan yang akan lebih memudahkan menjaring investor. Rangkaian acaranya cukup bagus menampilkan berbagai peluang dan potensi-potensi investasi yang dimiliki Kota Semarang yang kemudian dilanjut dengan adanya interaksi langsung dengan calon investor," ujar Harry.

Sebagai informasi Sembiz ke-17 mengangkat tema "Green Investment Untuk Semarang Semakin Hebat". 

Tema tersebut dipilih karena cocok dengan proyek-proyek investasi potensial yang diunggulkan, seperti  Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Jatibarang dan Hutan Wisata Tinjomoyo.

Pada Sembiz kali ini, Pemkot Semarang juga menawarkan proyek investasi lain, seperti Plaza Simpang Lima, Taman Golf Manyaran, Taman Lele, dan Wisma Cibubur.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Pantura Semarang, Pengendara Motor Tewas

Terkini Lainnya
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com