Sukses Jadi Pelopor Digitalisasi Daerah, Pemkot Semarang Raih 2 Penghargaan Nasional

Kompas.com - 25/09/2024, 10:11 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih dua penghargaan sekaligus dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2024.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Pemkot Semarang dalam mempercepat digitalisasi di daerah.

Pertama, Pemkot Semarang dinobatkan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemerintah Kota Terbaik untuk wilayah Jawa-Bali.

Kedua, Pemkot Semarang juga memenangkan Program Unggulan P2DD Kota Terbaik melalui program Gerakan Transaksi Elektronik Kota Semarang (GESiT).

Baca juga: Per September, 1,1 Juta Sertifikat Tanah Elektronik Telah Diterbitkan

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (23/9/2024).

“Penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa implementasi digitalisasi di Kota Semarang berjalan dengan baik,” ujar Mbak Ita dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (25/9/2024).

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), masyarakat, dan Bank Indonesia (BI) perwakilan Jateng.

Baca juga: Adika-Hendi Beberkan Tim Pemenangannya pada Pilkada Jateng, Ada Purnawirwan Polisi, Klaim Rata-rata Jenderal

Mbak Ita merasa bangga karena Kota Semarang telah mendapatkan beberapa penghargaan dalam waktu singkat.

“Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa Kota Semarang mampu berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan pemkot,” imbuhnya.

Jadi motivasi daerah lain

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto berharap bahwa penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk mempercepat digitalisasi transaksi, guna mendukung perekonomian lokal.

Penghargaan tersebut merupakan bagian dari evaluasi kinerja pemerintah daerah (pemda) dalam melaksanakan program TP2DD di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, serta Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Baca juga: Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan: Daya Tarik, Pendakian, dan Biaya

Dalam ajang tersebut, Satgas P2DD memberikan penghargaan kepada 15 pemda terbaik dalam kategori TP2DD, serta beberapa penghargaan lainnya.

Kota Semarang menjadi satu-satunya kota yang memenangkan dua kategori sekaligus di antara 15 pemda penerima penghargaan.

Keberhasilan Kota Semarang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelopor transformasi digital di Indonesia.

Program GESiT yang diinisiasi oleh Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah berhasil mendigitalisasi transaksi di berbagai sektor, mulai dari pembayaran pajak hingga retribusi, bahkan hingga ke tingkat kecamatan.

Baca juga: Diduga Hendak Tawuran, 9 Remaja Bawa Sajam Ditangkap di Kecamatan Bandungan

Sebagai informasi, dalam acara penghargaan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar, dan Gubernur BI Perry Warjiyo. 

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com