Inovasi Kuliner Mbak Ita di PHRI Vaganza, Spageti Bola Ikan Lele untuk Cegah Stunting 

Kompas.com - 26/08/2024, 10:59 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita, berpartisipasi dalam kompetisi memasak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Vaganza dengan menyajikan Spageti Bola Ikan Lele.

Menurutnya, menu-menu inovatif dan kekinian seperti ini dapat menjadi solusi bagi orangtua untuk merangsang selera makan anak-anak.

“Selain itu, menu tersebut dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan stunting dan juga sebagai pilihan makan siang yang bergizi,” ujar Mbak Ita dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (26/8/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Mbak Ita di sela acara PHRI Vaganza dan Penutupan Pameran Industri Kreatif di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (25/8/2024). PHRI Vaganza kali ini menampilkan berbagai variasi makanan berbahan dasar ikan.

Baca juga: Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa inspirasinya dalam memasak berasal dari hobinya yang meliputi memasak dan urban farming.

Mbak Ita, yang dikenal aktif dalam urban farming, memanfaatkan hasil budi dayanya, seperti tomat, wortel, dan lele untuk menciptakan masakan kekinian yang sehat dan bergizi.

“Kombinasi spageti bolognese dengan bola-bola bakso dari ikan lele ini bukan hanya lezat, tapi juga bergizi. Bakso lele ini mengandung gizi melimpah, dan saya juga menambahkan sayuran seperti wortel. Untuk karbohidratnya, saya pakai spageti, atau masyarakat bisa mencoba mi yang terbuat dari sawi hijau atau bayam,” imbuhnya.

Selama acara PHRI Vaganza, Mbak Ita juga menyempatkan diri untuk melihat proses memasak para peserta kompetisi. Ia terkesan dengan kreativitas dan teknik plating yang ditampilkan.

Baca juga: Pentingnya Memilih Piring Tepat untuk Plating Menurut Koki

“Kreatif sekali melihat bagaimana ikan dimasak dan dipresentasikan dengan cantik. Apapun jenis ikannya, jika dimasak dengan baik dan plating menarik, pasti banyak yang tertarik mencicipinya,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Mbak Ita berharap dapat menggali lebih banyak potensi kuliner di Jateng, terutama para juru masak hotel dan restoran.

“Saya melihat berbagai olahan ikan yang menarik, seperti ikan beong dari Magelang, Kali Progo, yang sangat unik. Masih banyak kekayaan kuliner di Jateng yang bisa digali lebih dalam,” tambahnya.

Ia juga berharap acara tersebut dapat mengajarkan masyarakat bahwa menu sehat dan bergizi bisa diolah dengan cara yang inovatif.

Baca juga: Alumni ITS Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah ldeat Gagasan Inovatif

Hasil olahan kreatif para chef

Pada kesempatan yang sama, Chef Ifan dari Grandhika Hotel Semarang memperkenalkan Mangut Ikan Dorang, dengan kuah pedas manis bersantan yang merupakan ciri khas kota Semarang.

“Saya berharap PHRI Vaganza bisa menciptakan beragam kuliner baru yang lebih modern dengan plating yang cantik,” ujar Chef Ifan.

Sementara itu, Chef Chairul Anwar dari Hotel Metro Park View Kota Lama Semarang menunjukkan keahlian memasak Bandeng Pesmol, memadukan bumbu khas Sunda Jawa Barat (Jabar) dan teknik filet ikan.

Baca juga: Resep Ikan Filet Goreng Tepung, Hasilnya Gurih dan Renyah

“Dengan adanya cooking competition ini, kami berharap dapat mengangkat marwah kuliner Indonesia dan mendorong kolaborasi yang lebih baik antara chef di Semarang dan Jateng,” tutur Chef Anwar.

Chef Dwi Santoso dari Sunsetfalls Gardens and Resort Magelang juga tampil dengan menu Kakap Saos Jimbaran, memanfaatkan rempah yang khas.

“PHRI Vaganza ini membantu memperkenalkan hotel kami dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang olahan ikan di sini,” jelasnya,

Terkini Lainnya
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com