Kota Semarang Raih Juara I Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi

Kompas.com - 19/08/2024, 21:28 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Semarang kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, berhasil meraih Juara I Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jateng pada Upacara Hari Jadi ke-79 Provinsi Jateng di Lapangan Pancasila, Alun-alun Kota Salatiga, Senin (19/8/2024).

Dengan apresiasi tersebut, Kelurahan Pudakpayung berhak maju ke kompetisi tingkat nasional mewakili Provinsi Jateng.

Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian itu.

Baca juga: Pj. Gubernur: Masyarakat Jateng Harus Betul-betul Cinta Produk Indonesia

“Alhamdulillah, Kota Semarang berhasil menjadi yang terbaik di Provinsi Jateng. Setelah delapan tahun tidak masuk penilaian nasional, kini kita berhak mewakili provinsi kita di tingkat nasional,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Ia juga menyoroti potensi besar Kelurahan Pudakpayung, yang mencakup pemberdayaan masyarakat, potensi alam dan wisata, serta semangat pelestarian budaya.

Mbak Ita mendorong agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan seluruh jajaran Kelurahan Pudakpayung mematangkan persiapan untuk penilaian di tingkat nasional.

Sementara itu, Lurah Pudakpayung Pamirah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung keberhasilan ini.

Baca juga: Kemenkumham: Jessica Kumala Masih Harus Lapor dan Bimbingan ke Bapas

“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota (Mbak Ita) atas bimbingan dan arahannya, serta kepada OPD terkait yang telah mendukung lomba kelurahan sehingga Pudakpayung bisa menjadi juara pertama tingkat Provinsi Jateng,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang Noegroho Edy Rijanto juga menyambut gembira atas prestasi ini.

“Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi kelurahan-kelurahan lain di Kota Semarang untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kelurahan Pudakpayung telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang baik, prestasi tingkat Jateng dan bahkan tingkat nasional bisa dicapai,” ucapnya.

Baca juga: Soal Potensi Lawan Dharma Pongrekun di Pilkada 2024, Ridwan Kamil: Jangan Sepelekan Siapapun

Kelurahan Pudakpayung memiliki berbagai keunggulan dan potensi yang patut dibanggakan.

Program-program pemberdayaan masyarakat di kelurahan tersebut, seperti Bank Sampah Payung Lestari, Kampung Tematik Jajanan Tradisional Sekar Wangi di Rukun Warga (RW) 7, Kelompok Batik Arlynn Eco Print, dan Kampung Literasi dengan Perpustakaan Mandiri Payung Prasetya, berjalan dengan baik.

Selain itu, Pudakpayung juga menawarkan potensi wisata menarik, seperti air terjun Curug Kedung Kudhu dan Vihara Sima, salah satu vihara tertua di Indonesia.

Partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya, termasuk pagelaran wayang kulit yang diadakan empat kali setahun, tradisi Nyadran, serta pelestarian 11 sendang alami, menunjukkan komitmen mereka meskipun berada di kota metropolitan seperti Semarang.

Terkini Lainnya
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com