Peringati Hari Jadi Kota Semarang, Jalan Pemuda Akan Ditutup Pada 1-2 Mei 2023

Kompas.com - 27/04/2023, 19:17 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Semarang akan melakukan penutupan Jalan Pemuda Semarang pada Senin (1/5/2023) dan Selasa (2/5/2023).

Penutupan jalan tersebut dilakukan menyusul akan digelarnya rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-476. Rencananya, pada Selasa (2/5/2023) akan dilaksanakan acara Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo.

“Pemkot Semarang akan melakukan penutupan Jalan Pemuda mulai dari depan Paragon Mall sampai dengan Lawang Sewu pada tanggal 1 dan 2 Mei 2023,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Semarang, Endro P. Martantono, seperti dalam siaran persnya, Kamis (27/4/2023).

Jalan Pemuda sebagai lokasi berlangsungnya acara peringatan HJKS pada hari Selasa (2/5/2023) akan ditutup mulai pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) sampai dengan selesai.

Baca juga: Sambut Hari Jadi Kota Semarang Ke-476, Pemkot Semarang Siapkan Berbagai Acara

 

Sehari sebelumnya, yakni pada Senin (1/5/2023), Jalan Pemuda juga akan diberlakukan penutupan separuh jalan mulai pukul 14.00 WIB guna persiapan dan Gladi Bersih HJKS ke-476.

Masyarakat Kota Semarang yang hendak melewati Jalan Pemuda menggunakan kendaraan pada Senin (1/5/2023) dan Selasa (2/5/2023) supaya memperhatikan waktu penutupan jalan dan mencari jalur alternatif.

“Kami menghimbau kepada pengendara dan pengguna jalan di Jalan Pemuda pada tanggal tersebut supaya mencari jalur alternatif,” imbuh Endro.

Sebanyak 11.476 orang akan menjadi peserta acara Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo. Kegiatan ini digadang-gadang akan memecahkan Rekor MURI.

Launching Joget Bareng Semarangan akan ditandai dengan memainkan alat musik multietnis. Sementara itu, melalui acara Makan Bersama Nasi Glewo diharapkan dapat menghidupkan kembali hidangan khas Kota Semarang yang pernah populer pada 1970-an.

Selain Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo, pada hari yang sama juga akan digelar berbagai acara, seperti launching Batik Semarangan, launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), launching ID Card, Panutan Pembayaran PBB, launching Kenita Libas, hingga penandatanganan MoU Kedung Sepur.

Puncak acara HJKS ke-476 sendiri akan dilaksanakan pada Minggu (21/5) bertepatan dengan Puncak Pekan Antikorupsi.

Resepsi HJKS ke-476 adalah pesta rakyat yang bertujuan memberi hiburan pagelaran seni secara gratis kepada masyarakat dengan mendatangkan grup band Slank sebagai bintang tamu utama.

Terkini Lainnya
Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Semarang Lakukan Peremajaan Pompa dan Kolam Retensi

Semarang
Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Pijar Semar, Wujud Komitmen Pemkot Semarang Lindungi Pekerja Rentan

Semarang
Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

Semarang
Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Semarang
Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Semarang
Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

Semarang
Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Pemkot Semarang Tegaskan Aksi di RS Wongsonegoro Murni Masalah Internal Rekanan Swasta

Semarang
Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Tangani Banjir, Walkot Semarang Fokus pada Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Semarang
Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Tangani Kesehatan Warga Terdampak Banjir, Wali Kota Agustina Kerahkan Nakes Tambahan

Semarang
Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Sinergi Atasi Banjir Kaligawe, Pemkot Semarang Bangun Sodetan Baru dari Hibah Tanah Unissula

Semarang
Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Tanggap Darurat Banjir, Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Semarang
Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Walkot Semarang Tanggung Pendidikan Anak Korban Rumah Roboh di Kauman

Semarang
Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Ratusan Peserta Ikuti Sarasehan Pemuda, Wadah Konsolidasi dan Kolaborasi Anak Muda Kota Semarang

Semarang
Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Rakor Penanganan Banjir, Walkot Agustina Dorong Peningkatan Kapasitas Pompa dan Percepatan Pengerukan

Semarang
Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Pastikan Jaringan Dipulihkan, Walkot Semarang Agustina Perintahkan Diskominfo Cabut Surat Penonaktifan Internet Monitoring CCTV

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com