Gelar Program “Pak Rahman”, Pemkot Semarang Raih Penghargaan dari TPID Jateng dan BI

Kompas.com - 15/04/2023, 18:08 WIB
Yakob Arfin T Sasongko,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih penghargaan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID) Jawa Tengah (Jateng) bersama Bank Indonesia (BI), Jumat (14/4/2023).

Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan bahwa capaian tersebut tak lepas dari upaya dan komitmen Pemkot Semarang menggelar pasar murah .

Pasar Murah yang dimaksud adalah program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) yang digelar di 16 kecamatan.

Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita ini mengatakan, Pemkot Semarang mendapat penghargaan tersebut karena dinilai berhasil menyediakan akses bahan pangan terjangkau bagi masyarakat dan berhasil menekan angka inflasi.

Baca juga: Semarang Juara 1 PPD 2023 Jateng, Walkot Ita: Ini Berkat Konsep Bergerak Bersama

"TPID Jateng bersama BI memberikan apresiasi untuk program Pak Rahman. Program ini menjadi salah satu pendorong bagaimana inflasi di Kota Semarang dapat terkendali sehingga Kota Semarang dapat masuk 10 besar tingkat inflasi terendah se-Indonesia," ujar Mbak Ita itu dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (15/4/2023).

Hal terebut dikatakan Mbak Ita usai menerima penghargaan tersebut dalam acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang digelar BI di Alun-alun Pasar Johar, Kota Semarang, Jumat.

Lebih lanjut, Mbak Ita memastikan bahwa pihaknya akan menggelar roadshow pasar murah hinggal Selasa (18/4/2023).

Ia juga menjelaskan, jajarannya telah memberikan bantuan beras sebanyak 580.000 ton kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Semarang.

Mbak Ita dikukuhkan menjadi Bunda QRIS

Sebagai informasi, BI pada acara tersebut juga mengukuhkan Mbak Ita sebagai Bunda QRIS.

Apresiasi tersebut diberikan lantaran Mbak Ita dinilai memiliki komitmen dan konsisten mengenalkan akselerasi penggunaan fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada masyarakat luas dengan menjadikannya metode pembayaran selama kegiatan Pak Rahman berlangsung.

"Saya mengucapkan matur nuwun kepada BI, Pak Rahmat, serta jajarannya yang telah memberikan penghargaan kepada kami menjadi Bunda QRIS. Kota Semarang adalah salah satu kota besar di Indonesia. Oleh karena itu, digitalisasi sudah sepatutnya diimplementasikan," tutur Mbak Ita.

Menurutnya, pemakaian QRIS sebagai metode pembayaran selaras dengan konsep smart city yang diusung oleh Pemkot Semarang.

Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat ke depannya menjadi cashless society dengan lebih sering menggunakan QRIS dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Baca juga: Jaga Kestabilan Harga Bahan Pokok di Semarang, Mbak Ita Gelar Penjualan Sembako Murah

"Kami juga mengajarkan kepada masyarakat dan pelaku usaha bahwa mereka tidak perlu punya susuk (uang kembalian) karena harga-harga kan pasti tidak genap. Oleh karena itu, salah satu solusinya ya melakukan pembayaran lewat QRIS," terangnya.

Terkini Lainnya
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com