Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Jumat, 14 Agustus 2020
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.DOK. Istimewa Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Peraturan Wali kota Semarang Nomor 57 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), kembali mengatur jam operasional pedagang kaki lima (PKL), usaha nonformal, dan aturan kegiatan pengumpulan massa.

Untuk jam operasional PKL dan usaha nonformal di area terbuka publik, awalnya dibatasi hingga 22.00 WIB. Namun, kini diizinkan hingga 23.00 WIB.

Perpanjangan jam operasional tersebut diharapkan dapat mencegah pelanggaran.

Sementara itu, terkait aturan kegiatan pengumpulan massa, jumlah yang tadinya dibatasi hanya 50 orang, naik menjadi 100 orang.

Baca juga: PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

“Meski ada kelonggaran, saya minta masyarakat tetap taat dan berkomitmen menjalankan protokol kesehatan. Kita tunjukkan bahwa warga Kota Semarang disiplin dan mampu menghadapi Covid-19 bersama-sama,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2020).

Untuk menjaga kedisiplinan penerapan protokol kesehatan, mulai Jumat (14/8/2020), Pemkot Semarang akan memberlakukan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, serta melakukan patroli.

“Kami tetap maksimalkan patroli PKM untuk menjaga kepedulian masyarakat akan bahaya Covid-19,” kata Hendi.

Hendi menambahkan, sanksi yang diberikan bukan denda, melainkan hukuman sosial berupa teguran lisan, membeli masker, larangan melanjutkan perjalanan, penyitaan identitas diri, hingga perintah menyapu atau membersihkan ruas jalan sepanjang 100 meter selama 15 menit.

Baca juga: PKM Jilid 4 di Semarang, Tempat Hiburan dan Wisata Boleh Kembali Beroperasi

“Poin pentingnya adalah memberi efek jera kepada para pelanggar, bukan menambah beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi ini,” kata Hendi.

Hendi berharap, ke depannya masyarakat akan semakin memahami fungsi pemakaian masker sehingga secara otomatis menggunakan masker di manapun berada.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
semarang
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
semarang
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
semarang
Konsep
Konsep "New Normal" Pemkot Semarang Dapatkan Penghargaan dari Kemendagri
semarang
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
semarang
Sambut
Sambut "New Normal", Pemkot Semarang Tingkatkan Pelaksanaan Rapid Test Massal
semarang
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
semarang
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
semarang
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
semarang
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
semarang
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
semarang
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
semarang
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
semarang
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
semarang
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
semarang