Pemkot Semarang dan Warga Sepakat Akhiri Drama Tambakrejo

Anissa Dea Widiarini
Kompas.com - Senin, 13 Mei 2019
Pemkot Semarang dan Warga Sepakat Akhiri Drama TambakrejoDok. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi bertemu dengan warga Tambakrejo untuk berdiskusi terkait maslaah penertiban hunian liar di Kamoung Tambakrejo, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019).

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuka ruang diskusi untuk menemukan jalan keluar terkait penertiban hunian liar di bantaran sungai Banjir Kanal Timur, Kampung Tambakrejo, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019).

Peserta diskusi adalah masyarakat yang masih bertahan di bantaran sungai, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua MUI Jateng K.H. Ahmad Daroji, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Rubhan Ruzziyanti, dan Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.

Wali Kota yang disapa Hendi itu menerangkan kronologi terjadinya penertiban hunian liar yang telah tersosialisasi sejak dua tahun lalu. Lamanya waktu sosialisasi itu kemudian menjadi gambaran besarnya kompromi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

“Ini bukan peristiwa yang tiba-tiba, sudah tersosialisasi hampir dua tahun lebih. Tepatnya 20 Januari 2018 kami sudah sampaikan pada masyarakat,” papar Hendi.

Hendi melanjutkan, pada 3 Mei 2019 dia kembali diingatkan oleh BBWS Pemali Juana terkait batas waktu pengerjaan proyek Banjir Kanal Timur.

Menanggapi hal itu, perwakilan warga Rohmadi menjelaskan, alasan keenganan warga Kampung Tambakrejo untuk pindah adalah tanah urukan di aera Kalimati belum siap. Menurutnya, langkah masyarakat tersebut justru bertujuan mendorong pihak BBWS untuk segera menguruknya.

Terkait hal tersebut, Hendi pun sempat menyayangkan adanya pihak - pihak yang menumpangi proses penertiban yang diupayakan oleh Pemkot Semarang.

"Saya ditanya oleh Pak Dody (BBWS). Kemarin janjinya bulan Februari 2018, saya bilang masih fase kampanye nanti banyak penumpangnya, tapi Alhamdulillah ini tetap banyak", selorohnya.

Hendi kemudian meminta BBWS untuk menyelesaikan urukan. Namun, dia meminta warga untuk tenang dan mendukung prosesnya.

Sebab, dia mendapat laporan bahwa warga sempat mengancam operator alat dan melempari alat kerja, sehingga mereka tidak berani lagi untuk bekerja.

Perwakilan warga lainnya, Riyanto lantas meminta untuk adanya hunian sementara di wilayah Kalimati yang sudah diuruk tersebut.

"Yang harus ada sekarang, dari BBWS kan sudah menguruk Kalimati kurang lebih 100 meter, kami minta dibikinkan barak di situ untuk kebutuhan hunian sementara kami, untuk kenyamanan anak kita sekolah, atau aktivitas ke laut," pintanya.

Mendengar hal itu, Gubernur Jateng mewakili pemerintah menyetujui permintaan yang diajukan.

"Deal, kami akan kerjakan itu, begitu nanti kerja, teman - teman ke sana, mohon maaf saya minta tidak ada tenda, tidak ada apapun, biar panjenengan nyaman, setuju", tegas Ganjar.

Dengan adanya kesepakan tersebut, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengapresiasi adanya pertemuan yang dilakukan. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang hadir karena duskusi hari itu cukup produktif.

"Kedua, Komnas HAM akan ikut mengawasi kesepakatan yang ada hari ini, sehingga karena sudah kesepakatan, kami meminta komitmen dari kedua belah pihak," pungkasnya.

PenulisAnissa Dea Widiarini
EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan
semarang
Lewat
Lewat "Sport Tourism", Wali Kota Semarang Pikat Wisatawan
semarang
Sambut Rakernas Apeksi dan Indonesia City Expo, Pemkot Semarang Gelar Karnaval dan Program Diskon
Sambut Rakernas Apeksi dan Indonesia City Expo, Pemkot Semarang Gelar Karnaval dan Program Diskon
semarang
Posisikan Jadi
Posisikan Jadi "Pop Culture of Java", Kota Semarang Dipuji Bekraf
semarang
Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Meningkat Hingga 3,2 Juta
Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Meningkat Hingga 3,2 Juta
semarang
Pikat Wisatawan, Semarang Kembangkan Wisata Heritage Terintegrasi
Pikat Wisatawan, Semarang Kembangkan Wisata Heritage Terintegrasi
semarang
Semarang Night Carnival 2019 Bakal Sajikan Pertunjukan Spektakuler
Semarang Night Carnival 2019 Bakal Sajikan Pertunjukan Spektakuler
semarang
Wali Kota Hendi Minta PDAM Layani Masyarakat Seperti Raja
Wali Kota Hendi Minta PDAM Layani Masyarakat Seperti Raja
semarang
Jadi Daya Pikat Wisatawan, Wali Kota Hendi Akan Rutinkan Atraksi Legenda Goa Kreo
Jadi Daya Pikat Wisatawan, Wali Kota Hendi Akan Rutinkan Atraksi Legenda Goa Kreo
semarang
Masuk Kerja Pada Libur Lebaran, Wali Kota Hendi Apresiasi ASN
Masuk Kerja Pada Libur Lebaran, Wali Kota Hendi Apresiasi ASN
semarang
Tak Lagi Jadi Kota Transit, Semarang Dipadati Wisatawan Pada Libur Lebaran
Tak Lagi Jadi Kota Transit, Semarang Dipadati Wisatawan Pada Libur Lebaran
semarang
Libur Lebaran, Semarang Aman Dikunjungi
Libur Lebaran, Semarang Aman Dikunjungi
semarang
Liburan ke Kota Semarang, Jangan Lewatkan Mahakarya Legenda Goa Kreo
Liburan ke Kota Semarang, Jangan Lewatkan Mahakarya Legenda Goa Kreo
semarang
Westlife Konser di Semarang, 3000 Tiket Sudah Bisa di Pesan Online
Westlife Konser di Semarang, 3000 Tiket Sudah Bisa di Pesan Online
semarang
Idul Fitri di Semarang,  Pemudik Disambut Atraksi Air Mancur Menari
Idul Fitri di Semarang, Pemudik Disambut Atraksi Air Mancur Menari
semarang