Adakan Lomba "Lipsing", Wali Kota Hendi Coba Turunkan Tensi Pasca Pemilu

Kompas.com - 22/04/2019, 18:29 WIB
Mikhael Gewati

Editor


KOMPAS.com - 
Puluhan peserta kompetisi 'Lipsing Like A Star' di Balaikota Semarang tampak tampil all out dan semangat bernyanyi meniru artis kenamaan.

Meskipun begitu, tak sedikit pula dari mereka terlihat canggung berlenggak - lenggok mengikuti lagu yang diputar bak penyanyi aslinya.

Kejutan baru terasa ketika para peserta kompetisi membuka kostumnya. Saat itu baru diketahui bahwa mereka tidak lain adalah para pejabat di Pemerintah Kota Semarang yang setiap harinya lekat dengan kesan serius dan penuh wibawa.

Adapun kegiatan yang diinisiasi oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Semarang ke-472.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyebutkan bahwa kegiatan itu diinisiasinya untuk menurunkan tensi di Kota Semarang, pasca Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019 lalu.

“Ini bisa jadi hiburan setelah tensi tinggi usai Pileg dan Pilpres kemarin," tuturnya di sela - sela kegiatan, Senin (22/4/2019), seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Hendi mengungkapkan melalui kegiatan seperti itu dirinya ingin meruntuhkan sekat - sekat yang terbangun di Kota Semarang karena berbeda pilihan saat menghadapi Pemilu 2019.

"Banyak cerita di hari - hari kemarin, ada yang bersitegang sampai left group Whatsapp karena beda pilihan. Lalu ada yang tidak mau mampir ke cafe tongkrongan temannya juga karena beda pilihan, dan seterusnya," ungkap Wali Kota Semarang itu.

Nah, perbedaan sikap seperti itulah, kata Hendi, yang kini ingin coba disatukan lagi. Terlebih sejatinya kita adalah keluarga besar bangsa Indonesia, khususnya Kota Semarang.

Adapun untuk kompetisi 'Lipsing Like A Star itu sendiri dibagi dalam 8 grup. Peserta setiap grup merupakan pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkot Semarang.

Dari 8 grup tersebut kemudian terpilihlah 3 pemenang, yaitu juara pertama dari grup yang terdiri dari Sekda Kota Semarang bersama Pejabat di Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Untuk juara dua sendiri diraih dari grup yang terdiri dari Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Kota Semarang. Sedangkan buat juara 3 diraih oleh grup yang berisikan para kepala dinas wanita di Pemkot Semarang.

Selain kompetisi 'Lipsing Like A Star', beragam kegiatan juga rencanannya akan diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT Kota Semarang ke-472.

Kegiatan tersebut antar lain adalah Wali Kota Semarang Drone Race, Pekan Olahraga Warga Kota Semarang, dan Semarang Photography Marathon.

Kemudian Lomba Tari Warak, Semarang Bersholawat bersama Habib Syech, serta Joget Bareng Goyang Semarangan yang diikuti oleh 14.000 peserta pada puncak HUT ke-472 tanggal 2 Mei.

Terkini Lainnya
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Semarang
Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com