Cerita Wali Kota Semarang yang Resah Melihat Jembatan Berbahan Bambu

Mico Desrianto
Kompas.com - Rabu, 6 Februari 2019
Cerita Wali Kota Semarang yang Resah Melihat Jembatan Berbahan Bambudok. Humas Pemkot SemarangHendrar prihadi menyapa warga di Kampung Persen

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bertekad membenahi kualitas jembatan di wilayahnya. Gagasan ini muncul saat dirinya blusukan ke Kampung Persen, Kecamatan Gunung Pati, beberapa waktu yang lalu.

Di sana, Hendrar mendapati jembatan di Kampung Persen yang masih menggunakan bahan bambu. Hal tersebut dinilainya dapat membahayakan warga yang tengah melintas.

Maka dari itu, Hendrar meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk segera memperbaiki jembatan tersebut dengan materi yang lebih kokoh.

"Harapannya dengan materialnya diganti, maka dapat memberi keamanan dan kenyamanan lebih bagi pengguna jembatan", ujar Hendi, panggilan akrab Hendrar sesuai keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (6/2/2019).

Menyanggupi permintaan Hendrar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswa Aminuddin mengaku akan segera memulai perencanaan teknis sebelum melakukan eksekusi.

"Mengingat kondisi medan yang sulit, kami membutuhkan waktu untuk menyusun perencanaan teknis yang matang terlebih dahulu sebelum memulai pembangunan,” jelas Iswar.

Baca jugaHendi: Perbaikan Jalan Tanjungsari Sudah Dianggarkan Rp 2,5 Milliar

Tak hanya memperbaiki, Hendi mengatakan, rencananya pada 2020 jembatan di Kampung Persen juga akan kembali diperbaharui lagi.

"Perbaikan itu hanya sementara, nanti di tahun 2020 kami bangun jembatan gantung dengan material besi di Kampung Persen sehingga lebih kokoh lagi," tegasnya.

Selain persoalan jembatan bambu, Hendi juga menemukan masalah lain di Kampung Persen, tepatnya di Desa Bantardowo. Di desa ini terdapat bencana longsor sedalam 2 meter.

Blusukan ke Kampung Persen menjadi cerita tersendiri bagi Hendrar, sebab menurut pengakuannya ini merupakan blusukan terberat sejak rutin berkeliling pada 2011.

“Sepanjang saya berkeliling sejak tahun 2011, pagi ini adalah yang terberat. Medannya berat, sehingga pekerjaan rumah untuk membenahinya juga butuh energi yang luar biasa,” ungkap Hendi.

PenulisMico Desrianto
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
semarang
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
semarang
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
semarang
Konsep
Konsep "New Normal" Pemkot Semarang Dapatkan Penghargaan dari Kemendagri
semarang
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
semarang
Sambut
Sambut "New Normal", Pemkot Semarang Tingkatkan Pelaksanaan Rapid Test Massal
semarang
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
semarang
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
semarang
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
semarang
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
semarang
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
semarang
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
semarang
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
semarang
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
semarang
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
semarang