Brisbane Roar FC Jajaki Kerja Sama dengan PSIS Semarang

Kompas.com - 29/01/2019, 18:41 WIB
Mikhael Gewati,
Kurniasih Budi

Tim Redaksi


KOMPAS.com
- Brisbane Roar Football Club asal Kota Queensland, Australia tengah menjajaki kerja sama dengan PSIS Semarang. Penjajakan ini merupakan tindak lanjut dari pembaruan kerja sama "kota kembar" antara Kota Semarang dengan Queensland.

Kerja sama yang diinisiasi oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada Agustus 2018 lalu itu merupakan perwujudan kerja sama strategis lintas negara.

Untuk itu, Komisioner Perdagangan dan Investasi Queensland, Benjamin Giles secara khusus datang ke Kota Semarang untuk berdiskusi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan manajemen PSIS Semarang, Selasa (29/1/2019).

Benjamin sebagai perwakilan pemerintah Queensland, Australia menegaskan bahwa dirinya akan menjembatani komunikasi dengan Brisbane Roar agar dapat mendukung pengembangan PSIS Semarang.

Baca juga: Lapangan Terendam Banjir, Laga Persibat Vs PSIP Digelar Februari

"Banyak hal yang dapat kita kerjakan bersama, salah satunya terkait pengembangan olahraga. Untuk itu, saya akan berdiskusi dengan Brisbane (Brisbane Roar) agar bisa menemukan jalan untuk bekerja bersama," jelas Ben, sapaan akrabnya seperti keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Perlu diketahui, Brisbane Roar Football Club merupakan klub sepak bola profesional Australia yang berbasis di Brisbane, Queensland. Di liga A, klub ini termasuk tim kuat yang telah tiga kali memenangi kompetisi kasta teratas di Australia tersebut.

Klub kebanggaan masyarakat Brisbane, Queensland tersebut juga pemegang rekor tak terkalahkan terpanjang, yakni sebanyak 36 pertandingan tanpa kekalahan di liga A Australia.

Menariknya, tak banyak yang tahu bila Brisbane Roar dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Nirwan Bakrie, yang juga bekas pemilik klub besar di Indonesia, Pelita Jaya.

Baca juga: IBL Pertamax 2018-2019 Seri Bandung, Pelita Jaya Bangkit

Manajer PSIS Semarang, Wahyu Winarto menegaskan bahwa Brisbane Roar adalah klub Australia yang bagus, sehingga sangat diharapkan dapat bekerja sama dengan PSIS Semarang.

"Kami mohon dukungan dari pak Wali Kota. Kami jadi klub profesional ini  baru seumur jagung, sedangkan Brisbane Roar sudah lama. Jadi kami sambut bagus penjajakan ini," pungkas pria yang akrab disapa Liluk itu.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, jika kerja sama dengan Brisbane Roar terjadi diyakininya dapat membawa dampak positif bagi PSIS Semarang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Benjamin Giles yang telah memberi perhatian kepada PSIS Semarang. Saya yakin akan ada kerja sama strategis yang dapat kita fokuskan dari kunjungan beliau hari ini," tutur Hendi, biasa dirinya disapa.

Lebih lanjut, Hendi menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan juga suatu saat PSIS akan ke Australia untuk berlatih bersama Brisbane Roar.

Terkini Lainnya
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com