Dapat Penghargaan, Hendi Tekankan Pentingnya Penerapan IoT

Kompas.com - 27/09/2018, 21:00 WIB
Mikhael Gewati

Editor

KOMPAS.com - Komitmen Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk mengembalikan kejayaan Kota Semarang sebagai poros maritim Indonesia mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin). Lembaga pendidikan ini memberikan penghargaan kepadanya karena mendukung pembangunan sejumlah proyek penataan pesisir seperti Tol Laut, Kampung Bahari Tambak Lorok, hingga penanganan rob dan banjir di wilayah timur Kota Semarang.

Penghargaan tersebut diberikan pada kegiatan Dies Natalis Polimarin ke-6 di Hotel Patra Semarang, Kamis (27/9/2018).

Selain Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang, Polimarin juga memberikan penghargaan  kepada 6 tokoh nasional lain. Mereka mendapat apresiasi karena memiliki komitmen besar dalam membangun kemaritiman di Indonesia. 

Enam tokoh tersebut berasa dari sektor swasta, pendidikan hingga pemerintahan. Mereka adalah Kapten Kartini (nahkoda wanita pertama di Indonesia), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Kepala Staff Angkatan Laut ke-26) dan Mohammad Nuh ( Menteri Pendidikan 2009-2014).

Lalu, Joko Santosa (Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2010 - 2014), Insan Purwarisya L. Tobing (Direktur Utama PT Pelni), dan Cun Ming (pelestari ikan hiu di Karimunjawa).

Siap hadapi Revolusi Industri 4.0

Dalam kesempatan itu selain menerima penghargaan, Hendi sebagai Wali Kota Semarang juga diminta untuk berbicara terkait kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Menurutnya, revolusi industri 4.0 justru dapat mendorong efektifitas dan efisiensi proses pola kerja dalam sebuah institusi untuk menjadi lebih baik dan lebih cepat.

Dirinya mencontohkan bagaimana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menerapkan konsep smart city dalam penananganan banjir dan rob di Kota Semarang. Jadi dengan konsep ini manajerial 4 sistem drainase yang ada di Kota Semarang terhubung dengan situation room.

"Hari ini kami dapat memantau kondisi rumah pompa secara real time. Ketika ada peningkatan debit air atau penimbunan sampah di drainase, secara otomatis ada sebuah pesan yang masuk ke dalam sistem peringatan," jelas Hendi.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan jika Pemkot Semarang  sedang mengembangkan sebuah sistem untuk dapat menyalakan dari jarak jauh mesin-mesin penyedot air pada 40 rumah pompa yang ada di Kota Semarang.

"Konsepnya adalah Internet of Things (IoT), pompa akan terhubung dengan sistem pengontrol dari sebuah ponsel pintar atau sistem yang ada di situation room. Untuk pertama kami akan uji coba pada rumah pompa Kali Semarang," ungkapnya.

Terkait konsep pembangunan yang dilakukan Hendi, Deputi Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Sekretariat Kabinet RI, Surat Indijarso yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengaku senang.

"Melihat perkembangan Kota Semarang saat ini, saya jadi bangga mempunyai wali kota seperti beliau," tutur Indijarso. 

Di sisi lain, Direktur Polimarin Sri Tutie Rahayu mengatakan bahwa selama kepemimpinan Hendi sebagai Wali Kota Semarang, dirinya telah banyak membantu pengembangan Politeknik Maritim Negeri Indonesia dan pengembangan sektor maritim pada umumnya.

"Terima kasih atas dukungan dan komitmen yang diberikan," singkat Tutie.                                             

Terkini Lainnya
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com