MXGP Semarang Diprediksi Jadi Event Motocross Paling Ramai di Asia

Kompas.com - 02/07/2018, 21:44 WIB
Kurniasih Budi

Penulis


KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang menggelar rapat persiapan terakhir sebelum penyelenggaraan kejuaraan motocross internasional MXGP seri ke-13 yang diagendakan pada 6 hingga 8 Juli 2018.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mempinan rapat yang dihadiri seluruh stakeholder pada Senin (2/7/2018).

Event manager MXGP seri ke-13 Andy Stein selaku, Ketua IMI Jawa Tengah Kadarusman, Direktur PT Arena Sirkuit Internasional Judiarto, serta Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah.
 
Dalam rapat itu, Muhammad Irwansyah menceritakan detail kegiatan MXGP seri ke-12 yang sebelumnya telah berlangsung di Pangkalpinang pada 29 Juni 2018 sampai 1 Juli 2018.

Baca juga: Resmi, Indonesia Gelar Dua Seri MXGP 2018

"Di tempat kami kendalanya adalah terkait cuaca dan akomodasi, sehingga harapan saya Kota Semarang bisa lebih baik," kata pria yang akrab disapa Wawan tersebut.

Animo besar

Sirkuit Balap di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/10/2017)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Sirkuit Balap di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/10/2017)

Selain itu, sekira 90 persen pembeli tiket MXGP melalui online lebih memilih menonton di Kota Semarang.

Besarnya animo masyarakat untuk menonton seri ke-13 MXGP Kota Semarang tersebut diprediksi menjadikan gelaran tersebut sebagai event motocross teramai penontonnya di Asia.

Tingginya minat masyarakat untuk menonton kejuaraan itu membuat Hendrar Prihadi menambah jalur penjualan tiket MXGP seri ke-13, baik secara offline maupun online.

"Dalam sisa waktu sekitar 5 hari, kami akan berusaha semaksimal mungkin melayani permintaan masyarakat yang antusias untuk menonton MXGP di Kota Semarang," kata dia.

Baca juga: Partisipasi Yamaha di Ajang MXGP 2018
 
Tak hanya akan menjadi yang paling ramai, Hendrar juga menjanjikan jika event MXGP seri ke-13 Kota Semarang akan menjadi yang terbaik di Asia.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memimpin rapat persiapan terakhir penyelenggaraan kejuaraan MXGP seri ke-13 yang akan digelar 6 hingga 8 Juli 2018 di Kota Semarang.Dok. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memimpin rapat persiapan terakhir penyelenggaraan kejuaraan MXGP seri ke-13 yang akan digelar 6 hingga 8 Juli 2018 di Kota Semarang.

Pernyataan Hendrar senada dengan Andy Stein selaku Event Manager MXGP yang datang langsung dari Latvia.

Stein menyebut  gelaran MXGP seri ke-13 Kota Semarang akan menjadi sebuah event yang unik.

"Ini akan menjadi Tropical Race (balapan bertema tropis) yang sangat indah," katanya.

Agenda MXGP Semarang

Gelaran MXGP di Kota Semarang sendiri akan terbagi menjadi 3 hari, mulai  6 hingga 8 Juli 2018.

Pada hari pertama penonton akan disajikan pertunjukan freestyler dunia mulai pukul 15.00 WIB.

Esok harinya, penonton bisa menyaksikan kualifikasi seri balapan nasional dan internasional mulai pukul 12.00 WIB. Sementara, seri balapan utama MXGP akan disajikan pada hari ketiga.

Penonton dapat mulai masuk ke arena sejak pukul 10.00 WIB untuk melihat-lihat pameran motor pabrikan yang mengikuti event MXGP.

Baca juga: Semarang Siap Gelar Kejuaraan MXGP 2018
 
Sedangkan untuk pra-event MXGP seri ke-13, Pemerintah Kota Semarang akan menyelenggarakan pawai keliling kota Semarang yang diikuti oleh tiga freestyler internasional dan tim balap motocross Merah Putih pada Kamis,  5 Juli 2018.

Kegiatan pawai tersebut akan didahului dengan atraksi freestyle serta sesi foto bersama Tim Merah Putih pada pukul 15.00 WIB di Balai Kota Semarang.


Terkini Lainnya
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com