Lewat GNPIP, Walkot Samarinda Berkomitmen Kendalikan Inflasi Cabai

Kompas.com - 24/10/2022, 13:04 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi meluncurkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan ( GNPIP). Program ini berhasil digelar hasil kerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengamanatkan pembentukan GNPIP untuk menanggulangi berbagai permasalahan inflasi pangan di Tanah Air.

Adapun peluncuran GNPIP di Kota Samarinda dilaksanakan di Gang 19 RT 82 Kampung Tangguh Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.

Peluncuran itu turut diisi dengan penandatanganan kerja sama antardaerah (KAD) serta gerakan urban farming penanaman cabai di 59 kampung, kluster, dan pondok pensantren binaan.

Baca juga: Modus Arisan Online, Guru Honorer di Samarinda Diduga Lakukan Penipuan, 2 Korban Rugi Rp 1,7 Miliar

Ada pula agenda pasar murah, pasar tani, peresmian Bebaya Mart (kios stabilisator inflasi), penyerahan program sosial BI untuk stabilisasi harga pangan, Kampung Andalan, serta Tri Manunggal Kencana Kesehatan Terpadu.

Wali Kota (Walkot) Samarinda Dr H Andi Harun menerangkan, pihaknya berkomitmen untuk mengendalikan inflasi pangan dari penanaman cabai.

"Secara umum tema besarnya adalah Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan. Salah satu yang kita praktikan hari ini adalah urban farming di sektor cabai, tutur Andi, dikutip dari akun Instagram @pemkot. samarinda, Rabu (21/9/2022).

Pemilihan cabai, sebut Andi, dilakukan karena komoditas ini sangat berkontribusi terhadap inflasi.

"Nanti ada di kampung Ketupat dll karena ada 59 kampung akan kita buat gerakan agar pasokan dan ketersediaan stok pada saat kebutuhan cabai berada di level tinggi," paparnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rencana Terpadu Poros IKN-Balikpapan-Samarinda

Orang nomor satu di Kota Samarinda itu menambahkan, inflasi cabai yang ada di daerah bisa dilakukan melalui intervensi karena stoknya masih tersedia, sehingga harga bisa dikendalikan.

Terkini Lainnya
Samarinda Genjot Elektronifikasi Transaksi, Andi Harun: Semua Layanan Publik Harus Digital Awal 2026

Samarinda Genjot Elektronifikasi Transaksi, Andi Harun: Semua Layanan Publik Harus Digital Awal 2026

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Pemkot Samarinda Akan Bangun Jalan Lorong Hubungkan Pasar Pagi dengan Jalan Mas Temenggung

Pemkot Samarinda Akan Bangun Jalan Lorong Hubungkan Pasar Pagi dengan Jalan Mas Temenggung

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Buka GTA dan Launching Samarinda AI, Wali Kota Samarinda: AI Jadi Instrumen Tata Kelola Pemerintahan Modern

Buka GTA dan Launching Samarinda AI, Wali Kota Samarinda: AI Jadi Instrumen Tata Kelola Pemerintahan Modern

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Hadirkan Sekolah Berstandar Internasional, Walkot Samarinda: Anak-anak Harus Menikmati Pendidikan Terbaik

Hadirkan Sekolah Berstandar Internasional, Walkot Samarinda: Anak-anak Harus Menikmati Pendidikan Terbaik

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Samarinda Jadi Tamu Kehormatan HUT Ke-60 Singapura: Bukti Persahabatan Kedua Wilayah

Walkot Samarinda Jadi Tamu Kehormatan HUT Ke-60 Singapura: Bukti Persahabatan Kedua Wilayah

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Pimpin Gerakan Pungut Sampah di Teras Samarinda, Andi Harun Ingin Bangun Kesadaran Pengunjung

Pimpin Gerakan Pungut Sampah di Teras Samarinda, Andi Harun Ingin Bangun Kesadaran Pengunjung

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Samarinda Siap Sambut MTQN 2024, Walkot Andi Harun Sebut Teras Samarinda Jadi Destinasi Andalan

Samarinda Siap Sambut MTQN 2024, Walkot Andi Harun Sebut Teras Samarinda Jadi Destinasi Andalan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Teras Samarinda Siap Dibuka, Wali Kota Pastikan Bangunan Infrastruktur Sempurna

Teras Samarinda Siap Dibuka, Wali Kota Pastikan Bangunan Infrastruktur Sempurna

Samarinda Kota Pusat Peradaban
DPMPTSP Samarinda Luncurkan Aplikasi Sipelataran untuk Maksimalkan Pelayanan Perizinan

DPMPTSP Samarinda Luncurkan Aplikasi Sipelataran untuk Maksimalkan Pelayanan Perizinan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Andi Harun Optimistis Program Pro Bebaya di Samarinda Rampung pada Desember 2022

Walkot Andi Harun Optimistis Program Pro Bebaya di Samarinda Rampung pada Desember 2022

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Kepala Perpusnas Puji Perpus Samarinda, Dibangun Mewah karena Akan Jadi Penunjang IKN

Kepala Perpusnas Puji Perpus Samarinda, Dibangun Mewah karena Akan Jadi Penunjang IKN

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Atasi Penyalahgunaan Narkoba, Walkot Samarinda Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi dalam Rakor Kotan

Atasi Penyalahgunaan Narkoba, Walkot Samarinda Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi dalam Rakor Kotan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Samarinda Kumpulkan Semua Lurah secara Daring, Ada Apa?

Walkot Samarinda Kumpulkan Semua Lurah secara Daring, Ada Apa?

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Lewat GNPIP, Walkot Samarinda Berkomitmen Kendalikan Inflasi Cabai

Lewat GNPIP, Walkot Samarinda Berkomitmen Kendalikan Inflasi Cabai

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Perumdam Tirta Kencana Kelola IPA Kalhol, Walkot Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Perumdam Tirta Kencana Kelola IPA Kalhol, Walkot Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com