Atasi Penyalahgunaan Narkoba, Walkot Samarinda Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi dalam Rakor Kotan

Kompas.com - 24/10/2022, 13:31 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Samarinda Andi Harun menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan dan Pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba ( Kotan) di Ruang Rapat Mangkupalas, Balai Kota Samarinda, Rabu (12/10/2022).

Dalam rapat tersebut, Andi mengatakan, Indonesia sebagai negara kesatuan yang menganut asas desentralisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Dengan memberikan kesempatan dan keleluasaan kepada daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah, baik pemerintah daerah, kabupaten, maupun kota memiliki peran penting dan strategis untuk mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba dan sebagai fasilitator antarpemangku kepentingan,” ungkap Andi, dikutip dari akun Instargam @pemkot.samarinda, Rabu (12/10/2022).

Baca juga: Bantu Atasi Kebakaran dan Penyelamatan di Pelosok Daerah, Kemendagri Kukuhkan 414 Redkar Kota Samarinda

Dalam penanganan masalah narkoba di daerah, lanjut Andi, pemerintah dapat mengarahkan pada upaya peningkatan kemampuan antisipasi dan mitigasi terhadap berbagai ancaman kejahatan narkoba.

“Pemerintah dapat mengintegrasikan dengan agenda perwujudan kota berkelanjutan yang sesuai dengan visi Nasional Pembangunan Kota Berkelanjutan dan Berdaya Saing pada Tahun 2045,” jelas Andi.

Upaya dari visi Nasional, kata Andi, untuk mewujudkan kondisi atau status kota yang tanggap terhadap berbagai potensi ancaman penyalahgunaan narkoba agar dapat salah satu dimensi yang relevan dalam pembangunan daerah.

“Ruang lingkup kabupaten atau Kotan mencakup dari semua aspek, yakni aspek masyarakat, infrastruktur, manajemen, kelembagaan, dan kebijakan daerah yang secara keseluruhan merupakan bagian dari segala penujuru pembangunan kabupaten atau kota,” katanya.

Baca juga: Pembangunan IKN, Wali Kota Samarinda: Jangan Sampai Memobilisasi Tenaga Kerja dari Luar Kaltim

Tak hanya itu, Andi juga mengingatkan mengenai enam Instruksi Presiden (Inpres) yang dirilis secara tertulis dari Sekretariat Negara.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda beserta seluruh jajarannya dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda sebagai unsur penyelenggara tentu berkewajiban untuk memberikan dukungan dan back-up anggaran.

Adapun dukungan tersebut diberikan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda).

“Diharapkan kepada seluruh camat dan lurah, terus perkuat sinergi dan kolaborasi bersama dengan TNI, Polri, dan BNN dalam pencegahan maupun pemberantasan narkoba di wilayah Kota Samarinda,” ucapnya.

Terkini Lainnya
Samarinda Genjot Elektronifikasi Transaksi, Andi Harun: Semua Layanan Publik Harus Digital Awal 2026

Samarinda Genjot Elektronifikasi Transaksi, Andi Harun: Semua Layanan Publik Harus Digital Awal 2026

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Pemkot Samarinda Akan Bangun Jalan Lorong Hubungkan Pasar Pagi dengan Jalan Mas Temenggung

Pemkot Samarinda Akan Bangun Jalan Lorong Hubungkan Pasar Pagi dengan Jalan Mas Temenggung

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Buka GTA dan Launching Samarinda AI, Wali Kota Samarinda: AI Jadi Instrumen Tata Kelola Pemerintahan Modern

Buka GTA dan Launching Samarinda AI, Wali Kota Samarinda: AI Jadi Instrumen Tata Kelola Pemerintahan Modern

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Hadirkan Sekolah Berstandar Internasional, Walkot Samarinda: Anak-anak Harus Menikmati Pendidikan Terbaik

Hadirkan Sekolah Berstandar Internasional, Walkot Samarinda: Anak-anak Harus Menikmati Pendidikan Terbaik

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Samarinda Jadi Tamu Kehormatan HUT Ke-60 Singapura: Bukti Persahabatan Kedua Wilayah

Walkot Samarinda Jadi Tamu Kehormatan HUT Ke-60 Singapura: Bukti Persahabatan Kedua Wilayah

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Pimpin Gerakan Pungut Sampah di Teras Samarinda, Andi Harun Ingin Bangun Kesadaran Pengunjung

Pimpin Gerakan Pungut Sampah di Teras Samarinda, Andi Harun Ingin Bangun Kesadaran Pengunjung

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Samarinda Siap Sambut MTQN 2024, Walkot Andi Harun Sebut Teras Samarinda Jadi Destinasi Andalan

Samarinda Siap Sambut MTQN 2024, Walkot Andi Harun Sebut Teras Samarinda Jadi Destinasi Andalan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Teras Samarinda Siap Dibuka, Wali Kota Pastikan Bangunan Infrastruktur Sempurna

Teras Samarinda Siap Dibuka, Wali Kota Pastikan Bangunan Infrastruktur Sempurna

Samarinda Kota Pusat Peradaban
DPMPTSP Samarinda Luncurkan Aplikasi Sipelataran untuk Maksimalkan Pelayanan Perizinan

DPMPTSP Samarinda Luncurkan Aplikasi Sipelataran untuk Maksimalkan Pelayanan Perizinan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Andi Harun Optimistis Program Pro Bebaya di Samarinda Rampung pada Desember 2022

Walkot Andi Harun Optimistis Program Pro Bebaya di Samarinda Rampung pada Desember 2022

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Kepala Perpusnas Puji Perpus Samarinda, Dibangun Mewah karena Akan Jadi Penunjang IKN

Kepala Perpusnas Puji Perpus Samarinda, Dibangun Mewah karena Akan Jadi Penunjang IKN

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Atasi Penyalahgunaan Narkoba, Walkot Samarinda Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi dalam Rakor Kotan

Atasi Penyalahgunaan Narkoba, Walkot Samarinda Ajak Camat dan Lurah Perkuat Sinergi dalam Rakor Kotan

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Walkot Samarinda Kumpulkan Semua Lurah secara Daring, Ada Apa?

Walkot Samarinda Kumpulkan Semua Lurah secara Daring, Ada Apa?

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Lewat GNPIP, Walkot Samarinda Berkomitmen Kendalikan Inflasi Cabai

Lewat GNPIP, Walkot Samarinda Berkomitmen Kendalikan Inflasi Cabai

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Perumdam Tirta Kencana Kelola IPA Kalhol, Walkot Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Perumdam Tirta Kencana Kelola IPA Kalhol, Walkot Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Samarinda Kota Pusat Peradaban
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com