Program Riau for Green Diakui Dunia, Gubernur Abdul Wahid Melenggang ke Forum UNEP di London

Kompas.com - 18/06/2025, 15:54 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Inovasi Gubernur Riau Abdul Wahid dalam mendorong pelestarian lingkungan lewat program Riau for Green sukses mendapat pengakuan internasional.

Dalam 100 hari masa kepemimpinannya, Abdul Wahid berhasil membawa nama Riau ke panggung dunia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara langsung diundang oleh United Nations Environment Programme (UNEP) untuk menghadiri forum investasi dan kolaborasi Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) di London, Inggris.

Forum internasional bertajuk “Peluang Investasi REDD+: Meja Bundar Penawaran dan Permintaan” itu akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25-27 Juni 2025, di The Lookout 8 Bishopsgate, London.

Pelaksana harian (Plh) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Embiyarman menyampaikan bahwa program Riau for Green merupakan inisiatif daerah yang sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Perjanjian Paris untuk menurunkan emisi karbon.

Baca juga: Jalan Baru Dibangun Rusak gara-gara ODOL, Gubernur Riau: Perusahaan Tak Taat Aturan, Kami Portal!

“Riau memiliki posisi strategis di level global karena 64 persen wilayah daratannya berupa lahan gambut, sementara 51 persen dari total gambut di Pulau Sumatra berada di Riau,” ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu (18/6/2025).

Menurut Emby, Riau menyimpan potensi besar dalam penyerapan karbon dunia berkat kondisi geografisnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan gambut yang sehat mampu menyerap karbon dalam jumlah besar.

Sebaliknya, gambut yang rusak atau terbakar justru dapat menjadi penyumbang emisi yang memperparah perubahan iklim.

Oleh karena itu, Emby menilai kolaborasi internasional penting dilakukan untuk memastikan keberlanjutan ekosistem gambut dan pemberdayaan masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Baca juga: Lahan Gambut di Rokan Hulu Riau Dilanda Kebakaran

“Keberangkatan Gubernur Abdul Wahid ke London merupakan bentuk nyata dari semangat menjemput bola dalam membuka peluang pendanaan global,“ jelasnya.

Misi Riau di forum internasional

Melalui forum investasi dan kolaborasi REDD+, Pemprov Riau menargetkan penguatan skema REDD+ di tingkat lokal melalui kerja sama internasional.

Emby meyakini bahwa kerja sama internasional itu berpotensi mendatangkan pembiayaan sebesar 30 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 492 miliar.

Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, restorasi ekosistem, dan penguatan tata kelola lingkungan berbasis kinerja.

Sebagai informasi, keberangkatan Abdul Wahid beserta jajarannya ke London sepenuhnya dibiayai oleh UNEP tanpa menggunakan dana APBD.

Baca juga: Realisasi APBD Jakarta 2024, PAD Lampaui Target

"Semua biaya ditanggung oleh pihak UNEP," tegas Emby.

Selain mencari dukungan pendanaan, Pemprov Riau juga membawa misi strategis untuk memperkuat arsitektur REDD+ yang mencakup rencana aksi daerah, sistem pengukuran dan pelaporan, serta mekanisme pembagian manfaat yang adil dan transparan.

Langkah tersebut menunjukkan kemampuan Abdul Wahid dalam mencari solusi kreatif dalam menghadapi tantangan pembangunan di tengah defisit anggaran nasional.

Keikutsertaan Riau dalam forum internasional sekaligus menjadi bukti bahwa agenda lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di daerah bisa bersuara di panggung global.

Melalui partisipasi Pemprov Riau, diharapkan akan terbangun skema investasi hijau berkelanjutan dan pembiayaan berbasis kinerja yang membawa dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

Baca juga: Gandeng Singapura, Pemerintah Bakal Bangun Industri Panel Surya di Riau

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com