Bersama UAS hingga Rocky Gerung, Gubernur Riau Ajak Masyarakat Menanam Pohon

Kompas.com - 10/05/2025, 18:13 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Gubernur Riau Abdul Wahid mengajak masyarakat menjadikan gerakan menanam pohon sebagai budaya. Ia menekankan pentingnya peran pemimpin dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

"Pemimpin itu seperti pohon dahan kuat tempat bergantung, daun rindang tempat berteduh. Maka untuk keberlangsungan masyarakat, kita harus menjaga alam," ucap Wahid melalui siaran persnya.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Riau saat memberikan sambutan dalam Kajian Subuh Ilmiah dan Menanam Pohon di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, Sabtu (10/5/2025).

Selain Gubernur Riau Abdul Wahid, kegiatan yang mengusung tema "Alam dan Kita Dalam Perspektif Agama dan Sains" itu dihadiri pula tokoh-tokoh penting, seperti Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Hery Heryawan, Ustaz Abdul Somad (UAS), dan intelektual publik Rocky Gerung.

Usai penanaman pohon, Gubernur Abdul Wahid menegaskan pentingnya gerakan nyata dalam menjaga lingkungan hidup.

Baca juga: Temui Menteri PU, Gubernur Riau Minta Dukungan Pembangunan Infrastruktur Prioritas 

Ia juga mengapresiasi perpaduan antara ibadah, ilmu agama, dan sains yang jarang sekali disatukan dalam satu momen seperti hari ini.

“Sejak pagi kita shalat subuh berjamaah, lalu dilanjutkan dengan kuliah yang luar biasa. Jarang sekali kita mendapatkan kajian yang memadukan antara agama dan sains. Ustaz Somad menyampaikan dari sisi agama, Pak Rocky dari sisi ilmu pengetahuan, dan Pak Kapolda langsung mengajak untuk menanam pohon,” ujarnya.

Gubernur Abdul Wahid menekankan, gerakan menanam pohon ini bukan hanya soal aksi fisik, tetapi juga bentuk pengisian akal dan hati.

“Menanam pohon hari ini bukan sekadar rutinitas. Harus ada nilai, ada syair, ada pantun, bahkan puisi. Ini bagian dari budaya kita. Jadi, melestarikan alam juga berarti melestarikan budaya,” kata Gubernur Abdul Wahid dengan semangat.

Ia juga mengingatkan agar hutan-hutan tidak sembarangan ditebang, karena banyak mengandung nilai dan sumber daya berharga, seperti gaharu dan damar.

“Saya berharap gerakan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi warisan nilai bagi masyarakat Riau,” harapnya.

Baca juga: Riau dan Jawa Barat Jadi Pilot Project Penanganan Truk ODOL

Pada kesempatan itu, Ustaz Abdul Somad mengangkat filosofi pohon dalam ajaran Islam sebagai simbol keimanan dan ketangguhan. Menurutnya, orang beriman seharusnya seperti pohon kayu kokoh, sabar, dan memberi manfaat.

"Jika pohon sendirian diterpa angin bisa patah, tapi jika bersaudara, dia akan bertahan. Begitulah persaudaraan orang beriman. Mari tanam pohon, rawat, dan sirami. Jangan hanya menanam lalu lupa," pesan UAS dengan penuh haru.

Kajian tersebut juga dipandu oleh Ustaz Alnof Tiba sebagai moderator, yang sukses menghadirkan suasana hangat namun sarat ilmu.

Tak hanya ceramah, kegiatan ditutup dengan aksi simbolis penanaman pohon di lingkungan Mapolda Riau, sebagai wujud nyata menjaga ekologi dan memperkuat etika lingkungan.

Kapolda Riau, Irjen Hery Heryawan membuka kegiatan ini dengan semangat kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut, sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup.

"Acara ini adalah momentum mempererat hubungan antar sesama dan meningkatkan kualitas hidup kita sebagai umat beragama, khususnya dalam menjaga alam ciptaan Tuhan," ujar Irjen Hery.

Intelektual publik Rocky Gerung berfoto di depan pohon yang ia tanam bersama Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan, dan Ustaz Abdul Somad (UAS) usai acara Kajian Subuh Ilmiah dan Menanam Pohon di Mapolda Riau, Sabtu (10/5/2025).DOK. Pemprov Riau Intelektual publik Rocky Gerung berfoto di depan pohon yang ia tanam bersama Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan, dan Ustaz Abdul Somad (UAS) usai acara Kajian Subuh Ilmiah dan Menanam Pohon di Mapolda Riau, Sabtu (10/5/2025).

Sementara itu, Rocky Gerung memaparkan perspektif ilmiah tentang krisis lingkungan global. Ia mengingatkan, kerusakan yang ditimbulkan manusia sudah melampaui kemampuan bumi untuk memulihkan diri.

"Kalau bumi yang merusak dirinya, dia bisa memulihkan. Tapi kalau manusia yang merusaknya, perlu kesadaran moral untuk memperbaikinya. Tanam pohon, tanam harapan. Ajak saudara, bahkan mantan pacar sekalipun, untuk menanam pohon," seloroh Rocky, disambut tawa hadirin.

Dengan menggabungkan nilai spiritual dan sains, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menjadikan gerakan pelestarian alam sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat Riau.

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com