Gubernur Syamsuar Dukung FKUB Jaga Kerukunan Umat Beragama Jelang Pemilu

Kompas.com - 24/07/2023, 21:28 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku khawatiran dengan efek yang ditimbulkan dari media sosial (medsos), mulai dari isu-isu yang dapat menyebabkan konflik hingga berita bohong, terutama menjelang Pemilihan Umum ( Pemilu) 2024. 

"Yang selalu kami khawatirkan adalah efek dari medsos, juga berita hoaks, atau ada orang-orang yang menggunakan agama bagian dari kampanye,” ujarnya.

Dia mengatakan itu saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2 Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB) Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau tahun 2023 di Pekanbaru, Senin (24/7/2023).

“Jadi, harapan kami dengan adanya kegiatan ini, tokoh-tokoh agama ini dapat meredam sesuatu yang menjadi penyebab konflik dan pertikaian diantara umat," katanya dalam siaran pers, Senin.

Syamsuar berharap, tokoh-tokoh agama dapat menciptakan suasana aman dan kondusif sehingga semua pihak berada dalam suasana kebersamaan. 

Baca juga: Penyelundupan 70.800 Benih Lobster ke Luar Negeri Digagalkan, 2 Pelaku Ditangkap di Riau

Dia juga berharap, para tokoh agama nantinya dapat menjadi solusi terhadap orang-orang yang akan memecah belah. 

“Lalu, kami berharap tidak ada tokoh-tokoh agama yang membuat suasana tidak kondusif, apalagi kita sudah memasuki tahapan pemilu," harapnya.

Syamsuar juga mengapresiasi acara yang digelar FKUB untuk membangun komunikasi antartokoh agama. Hal ini bertujuan meredam gejolak yang muncul dalam memasuki tahun politik.

"Orang-orang akan cepat terpancing dalam urusan agama. Oleh karena itu, kami harapkan tokoh-tokoh agama bisa meredam suasana ini agar Pemilu berjalan dalam keadaan aman dan damai," ujarnya. 

Dia mengatakan, dukungan pemerintah dan seluruh pihak perlu dibina bersama agar setiap persoalan yang timbul dapat dilakukan mediasi sesegera mungkin dan berujung pada suasana perdamaian bukan pertikaian. 

Baca juga: Kementerian Investasi Rilis Realisasi PMDN Triwulan II 2023, Pemprov Riau Raih Peringkat 2

“Berkenaan dengan itu, pemerintah mendukung agar peran-peran FKUB semakin optimal dalam menyamai moderasi beragama," imbuhnya.

Syamsuar juga menyebutkan, moderasi beragama merupakan pilihan yang tepat dan selaras dengan jiwa pancasila ditengah adanya gelombang ekstrim di berbagai belahan dunia. 

Menurutnya, hal itu penting demi terciptanya toleransi dan kerukunan baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Syamsuar juga mengajak semua pihak agar tidak terpecah belah terhadap isu-isu yang akan meretakkan persatuan. Sebab, situasi pemilu menurutnya sangat sensitif. 

Oleh karena itu, mantan Bupati Siak dua periode itu berharap, kerukunan akan selalu dapat dijaga.

"Dengan kesadaran kita semua, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Saya ingin Riau ini aman dan damai, bagaimana mempertahankan suasana kondusif ini untuk terus kondusif,” ujarnya. 

Baca juga: Provinsi Riau Raih Penghargaan Provila pada KLA 2023

Apalagi, kata dia, kondisi ekonomi Riau tengah meningkat sehingga dapat menyebabkan kesejahteraan masyarakat.

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com