Lobi Gubernur Wahid dengan Maskapai Berhasil, Penerbangan Langsung Umrah Pekanbaru-Jeddah Dimulai

Kompas.com - 14/07/2025, 14:32 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Komitmen Gubernur Riau Abdul Wahid untuk mempermudah akses ibadah umrah bagi masyarakat kini membuahkan hasil. 

Setelah melalui proses komunikasi dan lobi intensif dengan berbagai maskapai, penerbangan langsung dari Pekanbaru menuju Jeddah akhirnya resmi dimulai.

Beberapa bulan sebelumnya, Wahid menjalin koordinasi dengan manajemen Lion Air untuk membuka jalur penerbangan langsung. 

Ia menyampaikan kekhawatiran atas rute umrah sebelumnya yang mengharuskan jemaah transit di berbagai kota sehingga membuat perjalanan menjadi panjang dan melelahkan.

“Beberapa bulan yang lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Rusdi pemilik Lion Air. Saya minta agar ada rute penerbangan langsung dari Pekanbaru-Jeddah. Alhamdulillah pihak maskapai menyanggupi,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (14/7/2025).

Baca juga: Kadispora Riau: Terkait Pemberian Bonus Atlet PON, Jangan Salahkan Gubernur Abdul Wahid

Wahid menilai, kenyamanan dan ketenangan jamaah dalam menjalankan ibadah sangat penting. Di sisi lain, waktu tempuh yang lama serta kelelahan fisik akibat rute yang panjang dapat berdampak pada kekhusyukan dalam beribadah setibanya di Tanah Suci.

Langkah itu pun mendapatkan respons positif dari pihak maskapai. Gagasan Wahid akhirnya disetujui dan direalisasikan dalam waktu yang relatif singkat. 

Adapun sebanyak 210 jemaah menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan tanpa transit pada periode umrah 1447 Hijriah (H)/2025-2026.

“Alhamdulillah, hari ini perdana kita terbangkan jemaah umrah dari Pekanbaru-Jeddah tanpa transit,” kata Wahid. 

Wahid mengungkapkan, Senin (hari ini) penerbangan perdana tanpa transit resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru langsung ke Jeddah sekaligus menjadi momentum penting.

Baca juga: Didukung Komisi V DPR, Gubri Abdul Wahid Inisiasi Pengembangan Kawasan Bisnis di Stadion Utama Riau

Program penerbangan langsung itu tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga simbol keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat. 

Dengan penghematan waktu dan energi, jemaah kini dapat memulai ibadah mereka dalam kondisi yang lebih siap, baik secara fisik maupun mental.

“Kami ingin agar jemaah tidak banyak transit, karena kalau transit itu melelahkan bagi mereka,” ujarnya. 

Wahid menyebutkan, penerbangan kali ini bisa langsung satu hari sampai. Jemaah yang berangkat pukul 11 siang bisa sampai Jeddah pada pukul 6 sore.  

Rencananya, penerbangan serupa akan dilakukan secara rutin setiap minggu. Hal ini dilakukan untuk membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Riau untuk menunaikan umrah tanpa harus melewati proses perjalanan yang panjang. 

Langkah itu turut menegaskan bahwa pelayanan publik dapat ditingkatkan lewat inisiatif dan kerja sama lintas sektor.

Baca juga: Separuh Jalan, Progres Tol Lingkar Pekanbaru Capai 57 Persen

“Rencananya, nanti akan ada penerbangan seminggu sekali. Jadi, dalam sebulan kita bisa memberangkatkan hampir 1.000 orang,” katanya.

Wahid menyebutkan, pencapaian itu bukan hanya soal jalur penerbangan, tetapi bagian dari visi besar untuk menjadikan Riau sebagai provinsi yang hadir memberi solusi nyata bagi warganya. 

Ia ingin memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya dirasakan dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam hal spiritualitas dan ibadah.

Terkini Lainnya
Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ketika Riau Berdoa Bersama Lintas Agama untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Riau
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Pemprov Riau Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 3 Miliar untuk Sumbar, Sumut, dan Aceh

Riau
Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Antisipasi Potensi Bencana Alam dan Nataru, Pemprov Riau Siapkan Langkah Strategis

Riau
Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Plt Gubernur Riau Beri Semangat 7 Pasien Rujukan ke Jakarta, Pastikan Biaya Ditanggung Pemprov

Riau
Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Pemprov Riau Tepis Isu “Bersih-bersih” Pejabat Warisan Eks Gubernur: Itu Hoaks dan Fitnah

Riau
Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru

Riau
Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Plt Gubri Tegaskan Birokrasi Riau Stabil meski Ada Kekosongan Jabatan

Riau
Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Pemprov Riau Luncurkan Operasi P4GN, Targetkan Generasi Muda Terlindungi

Riau
Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Plt Gubernur Riau Pastikan Asesmen Pejabat Jalan Terus, Pengisian Jabatan Kosong Dipercepat

Riau
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubernur Riau: Momentum Bangkitkan Semangat untuk Membangun

Riau
Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Dukung Pengelolaan Kawasan Perbatasan, Plt Gubernur Riau Hadiri Rakorendal BNPP

Riau
Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Pemprov Riau Apresiasi 9 Kabupaten/Kota yang Sukses Raih Penghargaan UHC

Riau
Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Peringati HKN Ke-61, Pemprov Riau Tekankan Kesehatan sebagai Fondasi Masa Depan

Riau
Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Dukung Percepatan Proyek Roro Dumai–Melaka, Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan IMT-GT

Riau
Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Konferensi Wakaf Internasional Dorong Kebangkitan Wakaf di Riau

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com