Wujudkan Komitmen Pemberantasan Korupsi, Gubernur Riau Gelar Rakor bersama KPK dan Kepala Daerah

Kompas.com - 30/08/2022, 17:23 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dan kepala daerah se-Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, rakor tersebut merupakan wujud komitmen Pemprov Riau terhadap upaya pemberantasan korupsi yang terjadi di Provinsi Riau.

“Pertemuan ini sebagai wujud komitmen Pemprov Riau untuk memberantas kasus korupsi dengan Monitoring Center for Prevention ( MCP), yakni salah satu upaya dalam melakukan pencegahan korupsi pada pemerintah daerah melalui perbaikan sistem,” ungkap Gubernur Syamsuar dalam keterangan persnya, Selasa (30/8/2022).

Hal itu dikatakan oleh Gubernur Syamsuar saat memimpin rapat koordinasi mengenai pemberantasan korupsi bersama KPK dan seluruh kepala daerah Provinsi Riau, di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa.

Baca juga: Gubernur Syamsuar Luncurkan Gerakan Tanam Cabai di Pekarangan untuk Bantu Pengendalian Inflasi di Riau

Lebih lanjut, kata dia, kegiatan rakor itu sekaligus menjadi bagian dalam pencegahan korupsi dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini kepala daerah dapat patuh terhadap apa yang telah diarahkan.

“Dari kedelapan itu kemudian akan dibahas satu per satu, baik provinsi maupun kabupaten atau kota. Termasuk juga dari Kementerian dalam Negeri ( Kemendagri) yang memberikan dukungan sekaligus menyampaikan arahan pada kita,” jelas Gubernur Syamsuar.

Untuk diketahui, MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi.

Melalui aplikasi itu, sebut Syamsuar, perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Baca juga: Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

“MCP ini berkaitan dengan pemantauan dari KPK. Jadi ada delapan area yang dipantau dan semuanya berkaitan dengan pencegahan korupsi,” ujar Gubernur Syamsuar.

Adapun delapan cakupan intervensi dari MCP tersebut yaitu perizinan, pengadaan barang dan jasa, perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD).

Selanjutnya, ada pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah ( APIP), manajemen aparatur sipil negara ( ASN), manajemen aset daerah, optimalisasi pajak daerah, serta tata kelola keuangan daerah.

Syamsuar menyebut bahwa ada sejumlah daerah yang mendapatkan nilai cukup bagusa dari pusat. Oleh karenanya, MCP menjadi standar KPK untuk melihat sejauh mana kepatuhan dari tiap kepala daerah terhadap delapan intervensi tersebut.

Baca juga: Transformasi BLK Riau, Gubernur Syamsuar Tanda Tangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah

“Masih terdapat kabupaten atau kota yang nilai MCP-nya rendah, tapi kalau dilihat persentase lebih banyak yang baik dari pada yang masih perlu untuk ditingkatkan,” jelasnya.

Pada akhir rakor, Gubernur Syamsuar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir. Ia berharap kedepannya segala upaya yang dilakukan untuk pencegahan korupsi dapat terus ditingkatkan di Provinsi Riau.

“Semoga ini menjadi amal ibadah kita untuk bangsa dan negeri yang kita cintai ini. Untuk kedepannya di Pemprov Riau maupun di kabupaten atau kota tindak kejahatan korupsi dapat berkurang bahkan menghilang,” ucapnya.

Terkini Lainnya
Satu Panggung Bunda Literasi dan Duta Baca, Simbol Penguatan Literasi di Riau

Satu Panggung Bunda Literasi dan Duta Baca, Simbol Penguatan Literasi di Riau

Riau
Puncak Harganas, Bunda PAUD Riau Bacakan Dongeng untuk Anak-anak TK di Kampar

Puncak Harganas, Bunda PAUD Riau Bacakan Dongeng untuk Anak-anak TK di Kampar

Riau
Marak Pertambangan Liar, Gubernur Riau Tegaskan Tata Kelola Tambang Rakyat Akan Dibenahi 

Marak Pertambangan Liar, Gubernur Riau Tegaskan Tata Kelola Tambang Rakyat Akan Dibenahi 

Riau
PDRB Riau 4,98 Persen dari PDB Nasional, Peringkat Ke-6 secara Nasional

PDRB Riau 4,98 Persen dari PDB Nasional, Peringkat Ke-6 secara Nasional

Riau
Tepis Isu Riau Merdeka, Gubri Abdul Wahid Dorong Status Riau Istimewa

Tepis Isu Riau Merdeka, Gubri Abdul Wahid Dorong Status Riau Istimewa

Riau
Terima BWI Awards 2025, Gubri Abdul Wahid: Jadi Penyemangat untuk Berwakaf

Terima BWI Awards 2025, Gubri Abdul Wahid: Jadi Penyemangat untuk Berwakaf

Riau
Anggota Brimob yang Tangani Karhutla di Rokan Hilir Meninggal Dunia, Gubernur Riau Sampaikan Dukacita

Anggota Brimob yang Tangani Karhutla di Rokan Hilir Meninggal Dunia, Gubernur Riau Sampaikan Dukacita

Riau
Lewat Pekan Gembira Anak 2025, TP-PKK Riau Gaungkan Ruang Ramah Anak

Lewat Pekan Gembira Anak 2025, TP-PKK Riau Gaungkan Ruang Ramah Anak

Riau
Cegah Stunting, Henny Sasmita Berikan Bantuan Makanan Bergizi untuk Balita di Rokan Hulu

Cegah Stunting, Henny Sasmita Berikan Bantuan Makanan Bergizi untuk Balita di Rokan Hulu

Riau
Gubernur Riau Pimpin Operasi PETI 2025, Genderang Perang terhadap Tambang Ilegal Dimulai

Gubernur Riau Pimpin Operasi PETI 2025, Genderang Perang terhadap Tambang Ilegal Dimulai

Riau
Karhutla Riau Terkendali, Wapres Gibran: Ini Bukti Kerja Keras Pemda dan Aparat

Karhutla Riau Terkendali, Wapres Gibran: Ini Bukti Kerja Keras Pemda dan Aparat

Riau
Dulu Berlumpur, Kini Mulus: Jalan 32,7 Km di Inhil Buka Akses Ekonomi Warga

Dulu Berlumpur, Kini Mulus: Jalan 32,7 Km di Inhil Buka Akses Ekonomi Warga

Riau
Titik Karhutla Riau Menurun Tajam, Gubernur Wahid Apresiasi Kerja Kolaboratif

Titik Karhutla Riau Menurun Tajam, Gubernur Wahid Apresiasi Kerja Kolaboratif

Riau
Angka Kemiskinan Riau Turun Jadi 6,16 Persen

Angka Kemiskinan Riau Turun Jadi 6,16 Persen

Riau
Peringati HAN Ke-4, Gubernur Riau Wahid Ajak Masyarakat Berikan Ruang Layak ke Anak

Peringati HAN Ke-4, Gubernur Riau Wahid Ajak Masyarakat Berikan Ruang Layak ke Anak

Riau
Bagikan artikel ini melalui
Oke