Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Kompas.com - 11/06/2026, 21:36 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru yang dirilis pada awal Juni 2026, perekonomian daerah tumbuh 7,91 persen secara tahunan (year on year/YoY) atau mendekati 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan sejumlah komponen utama pengeluaran. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 5,03 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 4,13 persen, serta Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi yang meningkat 8,55 persen.

Sementara itu, pertumbuhan tertinggi tercatat pada Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang mencapai 20,69 persen.

Kondisi itu menjadi sinyal positif terhadap pergerakan ekonomi di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang mendekati 8 persen pada triwulan pertama merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah.

Baca juga: Usai BI Rate Naik 75 Bps, Bank Masih Tahan Kenaikan Bunga KPR

“Alhamdulillah, data yang dirilis BPS menunjukkan bahwa arah kebijakan yang kami jalankan mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik ini bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat Kota Pekanbaru,” ujar Agung dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Belanja Pemerintah Jadi Stimulus Ekonomi

Agung menjelaskan, sejak awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berupaya mengelola belanja daerah secara lebih efektif dan tepat sasaran agar memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat.

Menurut dia, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari pelaksanaan pembangunan, pengadaan barang dan jasa, hingga program-program yang melibatkan pelaku usaha daerah.

“Kami berupaya memastikan setiap rupiah belanja pemerintah dapat berputar di tengah masyarakat. Program pembangunan, belanja barang dan jasa, serta berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal terus kami dorong agar memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Agung.

Agung menilai, tingginya pertumbuhan konsumsi pemerintah yang mencapai 20,69 persen menunjukkan percepatan realisasi anggaran mampu menjadi stimulus yang efektif bagi perekonomian daerah.

Baca juga: Tumbuhkan Perekonomian Daerah, Mendagri Harap Pemda Belajar Praktik Baik Pengelolaan BUMD dari Jepang

“Belanja pemerintah bukan hanya soal administrasi anggaran, tetapi bagaimana anggaran itu mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Ketika proyek berjalan, usaha mikro kecil menengah (UMKM) bergerak, tenaga kerja terserap, dan daya beli masyarakat meningkat. Itu yang menjadi fokus kami,” jelasnya.

Investasi Tumbuh, Kepercayaan Dunia Usaha Menguat

Selain ditopang konsumsi pemerintah, pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga didorong oleh peningkatan investasi. Data BPS menunjukkan PMTB tumbuh 8,55 persen pada triwulan I 2026.

Menurut Agung, capaian tersebut menjadi indikasi bahwa iklim investasi di Pekanbaru semakin kondusif dan mampu menarik minat dunia usaha.

“Ini menjadi sinyal positif bagi kami semua. Investor mulai melihat Pekanbaru sebagai daerah yang memiliki prospek dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Tugas pemerintah adalah menjaga stabilitas, memberikan kemudahan pelayanan, dan menciptakan kepastian bagi dunia usaha,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan investasi memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas ekonomi, serta memperkuat daya saing daerah dalam jangka panjang.

Baca juga: 7 Pernyataan Sikap BEM FEB Unair ke Pemerintah, Berisi Desakan Darurat Ekonomi

Fokus Jaga Momentum Pertumbuhan

Meski mencatat pertumbuhan yang positif, Agung menegaskan Pemkot Pekanbaru tidak ingin cepat berpuas diri.

Ia menegaskan, Pemkot Pekanbaru akan terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM, dan optimalisasi pendapatan daerah.

“Data ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Target kami adalah memastikan pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan, lapangan pekerjaan, dan peluang usaha yang lebih luas,” tutur Agung.

Terkini Lainnya
Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8 Persen, Wali Kota Agung Sebut Hasil Kerja Bersama

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pemkot Pekanbaru Gandeng PKK Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak Kendaraan

Pekanbaru
Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Walkot Agung Pimpin Pemotongan Kabel Fiber Optik Liar di Pekanbaru yang Ancam Keselamatan Warga

Pekanbaru
Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Satu Per Satu Jalan di Pekanbaru Diperbaiki, Walkot: Dari Ujung ke Ujung Kita Bagusin

Pekanbaru
HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

HUT Ke-242 Pekanbaru, UMKM Gotong Royong Siapkan Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km

Pekanbaru
Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Kinerja Pejabat Tinggi Optimal, Disdukcapil Pekanbaru Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kemendagri

Pekanbaru
Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Perluas TPA Muara Fajar II, Pemkot Pekanbaru Siapkan Lahan 5 Hektar

Pekanbaru
PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

PAD Meroket, Walkot Pekanbaru Dijadikan Mendagri “Role Model” Nasional

Pekanbaru
Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Pekanbaru
TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

Pekanbaru
Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Pekanbaru
PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

Pekanbaru
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com