KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru direncanakan akan segera me-launching program beasiswa bagi pelajar di Kota Bertuah. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 10 miliar.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyebutkan, beasiswa ini nantinya tidak hanya diberikan untuk pelajar di sekolah negeri, tetapi juga untuk sekolah swasta.
"Ada berbagai macam beasiswa yang disiapkan. Ada beberapa miliar (alokasi) untuk disabilitas, ditambah lagi beberapa miliar untuk anak tahfidz Alquran baik 10 juz sampai 30 juz. Artinya tidak hanya anak-anak yang sekolah di sekolah negeri, tapi juga di pesantren juga kami berikan," ujar Agung, di Pekanbaru, Riau, Selasa (30/9/2025).
Dalam siaran persnya, Wali Kota Agung menjelaskan, progam beasiswa ini, nantinya juga diberikan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan S1,S2, dan S3. Tujuannya agar anak-anak yang mendapatkan beasiswa bisa belajar dengan sungguh-sungguh dan menorehkan prestasi.
Baca juga: Wali Kota Pekanbaru: Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Nyata
Terkait beasiswa untuk disabilitas, hal ini dilakukan untuk kesetaraan. Dengan begitu anak-anak disabilitas sama-sama mendapatkan peluang untuk kuliah maupun meneruskan ke jenjang berikutnya.
"Begitu juga untuk anak-anak kita yang kuliah di luar negeri. Kita berharap anak-anak ini menimba ilmu, dan menjadi orang pintar dan kembali memberikan ilmu-ilmu sehingga Pekanbaru lebih baik," jelasnya.
Agung menyebut, Pemko Pekanbaru menyiapkan kuota untuk 1.000 lebih pelajar di Pekanbaru. Mereka bisa mendapatkan kesempatan ini untuk menempuh pendidikan.
Sementara untuk penyaluran beasiswa ini, dikatakan Agung bakal disalurkan pada tahun ini juga. Pemko mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan Tahun 2025.
"Insyaallah tahun ini kita salurkan. Sekarang baru dalam tahapan pengesahan APBD perubahan, karena saya baru masuknya di APBD perubahan," katanya.