Lewat "Cinta Pekanbaru", Pemkot Pekanbaru Ajak Masyarakat Bergotong-royong dan Peduli Lingkungan Sekitar

Kompas.com - 15/05/2024, 15:22 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menginisiasi kegiatan gotong royong massal melalui gerakan "Cinta Pekanbaru".

Adapun kegiatan itu diselenggarakan Pemkot Pekanbaru dengan menggandeng Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, dan elemen masyarakat pada Jumat (17/5/2024).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, Cinta Pekanbaru hadir untuk memotivasi semua pihak agar lebih peduli dengan kondisi Kota Pekanbaru.

Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan bukan hanya tugas dari pemerintah saja, tetapi juga semua pihak.

Baca juga: Pj Wali Kota Muflihun Minta Jalan Rusak Segera Diperbaiki, Dinas PUPR Pekanbaru: Secara Bertahap Telah Diperbaiki

"Jadi, guna membangkitkan kepedulian dan semangat gotong royong yang sudah mulai berkurang, Pak Pj Wali Kota (Walkot) menggelar gotong royong bersama melalui gerakan Cinta Pekanbaru," ujar Edu dalam keterangan persnya, Rabu (15/5/2024).

Pada Cinta Pekanbaru di tingkat kota, ada empat titik jalan yang menjadi sasaran, yakni Jalan Arifin Ahmad; Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Pasar Pagi Arengka; Jalan Soebrantas; dan Jalan Riau.

"Empat titik ini kami jadikan sampel dalam Gerakan Cinta Pekanbaru," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution menjelaskan, Cinta Pekanbaru akan digelar serentak di seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Pekanbaru.

Baca juga: Pekanbaru Siap Gelar Rakerwil I Apeksi 2024, Pj Walkot Muflihun: Persiapan Sudah Tuntas

"Pada 17 Mei 2024, seluruh wilayah di kota akan melakukan gerakan Cinta Pekanbaru sebagai bentuk gotong royong bersama," ujar Indra.

Menurut dia, selain menumbuhkan semangat gotong rotong, Cinta Pekanbaru juga diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Tujuannya, agar Kota Pekanbaru terbebas dari masalah sampah dan banjir.

"Untuk itu, kegiatan ini akan terus kita laksanakan secara berkala, baik itu satu kali dua minggu atau satu kali satu bulan," ujarnya. (ADV)

Terkini Lainnya
Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Walkot Pekanbaru Sulap Danau Bandar Kayangan Jadi Wisata Alam dan Edukasi Lingkungan

Pekanbaru
TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

TPA Muara Fajar Mulai Berbenah, Pemkot Pekanbaru Tuai Apresiasi Menteri LH

Pekanbaru
Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Atasi Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Kemendagri

Pekanbaru
PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

PAD Pekanbaru Tembus Rp 1,2 Triliun, Strategi Wali Kota Agung: Permudah Pajak, Warga Makin Patuh

Pekanbaru
Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi  yang Tergenang Air

Cari Penyebab Banjir, Walkot Pekanbaru Agung Tinjau Sejumlah Lokasi yang Tergenang Air

Pekanbaru
Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Capai 77,12 Persen

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pemkot Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis, Jangkau 1.900 Penerima Manfaat

Pekanbaru
Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pertama di Indonesia, Pekanbaru Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

Pekanbaru
Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki  Sejumlah Jalan Strategis

Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki Sejumlah Jalan Strategis

Pekanbaru
RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

Pekanbaru
Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Penantian 10 Tahun, Walkot Agung Nugroho Sulap Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Jadi Mulus

Pekanbaru
Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pemkot Pekanbaru Cairkan 4 Komponen Gaji ASN, Walkot Agung Ajak Pegawai Gerakkan Ekonomi Daerah

Pekanbaru
Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

Pekanbaru
Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru Sulap Sampah Jadi Listrik, TPA Muara Fajar Siap Pasok Energi 3 Megawatt

Pekanbaru
Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Solidaritas Pekanbaru–Aceh: Walkot Agung Salurkan Bantuan Rp 1,5 Miliar ke Gubernur Mualem

Pekanbaru
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com