Lamongan Jadi Wilayah Tercepat Bangun KDKMP dengan Unit Terbanyak Siap Beroperasi

Kompas.com - 18/05/2026, 16:46 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kabupaten Lamongan menjadi daerah dengan capaian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tercepat sekaligus memiliki jumlah unit siap operasional terbanyak di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dari total tersebut, sebanyak 90 KDKMP di Lamongan resmi siap beroperasi.

Bupati Yuhronur Efendi mengatakan, Lamongan optimistis mampu menjalankan program pemerintah pusat secara optimal melalui pengembangan koperasi desa.

“Insyaallah kami semua optimistis ke depan akan sukses. Ini merupakan satu percontohan dan sudah ada 214 gerai yang siap terbangun serta akan mulai dioperasionalkan pada 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (18/5/2026).

Hal itu disampaikan Yuhronur saat mengikuti peresmian KDKMP secara daring dari Kelurahan Sukorejo, Lamongan.

Baca juga: Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah, Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Operasionalisasi 1.061 KDKMP

Dia menjelaskan, saat ini masih terdapat 102 koperasi yang dalam proses pembangunan, sementara sejumlah lainnya masih berada pada tahap penyiapan lahan.

“Kami pastikan seluruh program-program di Kabupaten Lamongan sukses dan berjalan dengan baik," ucap bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0812 Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, Lamongan menjadi wilayah dengan jumlah gerai KDKMP selesai dibangun terbanyak sekaligus unit siap operasional tertinggi.

“Target Kabupaten Lamongan hingga akhir Juli ada 329 gerai yang terbangun 100 persen. Pada Agustus nanti ditargetkan peluncuran 30.000 koperasi. Harapannya, target 329 gerai ini bisa tercapai di Lamongan,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih dan MBG Berpotensi Putar Rp 10,8 M Per Desa

Menurut Deni, Lamongan juga menjadi daerah dengan jumlah titik peresmian terbanyak yang telah mencapai 100 persen pembangunan, yakni 214 titik.

“Yang di-launching paling banyak juga di Lamongan, yaitu 90 KDKMP yang sudah mulai beroperasi,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, total KDKMP di Lamongan mencapai 474 unit dengan target pembangunan gerai sebanyak 329 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 gerai telah selesai dibangun 100 persen, 102 gerai masih dalam proses pembangunan, dan 158 gerai belum memulai pembangunan.

Selain itu, terdapat 90 KDKMP yang siap dioperasionalkan dan 20 unit dijadikan mockup atau percontohan di Kabupaten Lamongan.

Di sisi lain, masih ada 12 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDKMP.

Baca juga: Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen

Untuk kebutuhan tenaga kerja, setiap KDKMP saat ini memiliki enam karyawan dari total kebutuhan 18 orang, terdiri dari empat orang dari PT Agrinas Pangan Nusantara dan dua orang usulan pemerintah desa masing-masing.

Terkini Lainnya
Lampaui Target Tanam, Petani Lamongan Terima Ratusan Alsintan dan Bantuan Irigasi

Lampaui Target Tanam, Petani Lamongan Terima Ratusan Alsintan dan Bantuan Irigasi

Lamongan
Dorong Literasi Digital, Lamongan Raih Penghargaan Nasional Pemanfaatan SIBI

Dorong Literasi Digital, Lamongan Raih Penghargaan Nasional Pemanfaatan SIBI

Lamongan
Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Lamongan
Pemkab Lamongan Sabet WTP 10 Kali Beruntun, Pak Yes: Bukan Prestasi, tetapi Kewajiban

Pemkab Lamongan Sabet WTP 10 Kali Beruntun, Pak Yes: Bukan Prestasi, tetapi Kewajiban

Lamongan
Usai Shalat Id di Mantup, Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,1 Ton

Usai Shalat Id di Mantup, Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,1 Ton

Lamongan
HJL Ke-457, Pak Yes Bidik Lamongan Jadi Pusat Agroindustri dan Investasi

HJL Ke-457, Pak Yes Bidik Lamongan Jadi Pusat Agroindustri dan Investasi

Lamongan
Ziarah Leluhur di HJL Ke-457, Pak Yes Ajak Warga Jaga Jati Diri di Tengah Perubahan Zaman

Ziarah Leluhur di HJL Ke-457, Pak Yes Ajak Warga Jaga Jati Diri di Tengah Perubahan Zaman

Lamongan
Lamongan Buka Peluang Investasi Baru dari India

Lamongan Buka Peluang Investasi Baru dari India

Lamongan
Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD Ngimbang Kini Layani Hemodialisis dan Endoskopi

Tak Perlu Jauh Berobat, RSUD Ngimbang Kini Layani Hemodialisis dan Endoskopi

Lamongan
Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Lamongan dan Baznas Kucurkan Rp 375,9 Juta Beasiswa

Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Lamongan dan Baznas Kucurkan Rp 375,9 Juta Beasiswa

Lamongan
Lamongan Jadi Wilayah Tercepat Bangun KDKMP dengan Unit Terbanyak Siap Beroperasi

Lamongan Jadi Wilayah Tercepat Bangun KDKMP dengan Unit Terbanyak Siap Beroperasi

Lamongan
Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen

Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen

Lamongan
Peringati Hari Otoda Ke-30, Bupati Lamongan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Peringati Hari Otoda Ke-30, Bupati Lamongan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah

Lamongan
Produksi Sampah 550 Ton Per Hari, Ini Strategi Hulu-Hilir Pemkab Lamongan Ubah Sampah Jadi Berkah

Produksi Sampah 550 Ton Per Hari, Ini Strategi Hulu-Hilir Pemkab Lamongan Ubah Sampah Jadi Berkah

Lamongan
Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro Pelestari Benih Nusantara

Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro Pelestari Benih Nusantara

Lamongan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com