KOMPAS.com – Kabupaten Lamongan menjadi daerah dengan capaian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tercepat sekaligus memiliki jumlah unit siap operasional terbanyak di Indonesia.
Hal itu disampaikan dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Dari total tersebut, sebanyak 90 KDKMP di Lamongan resmi siap beroperasi.
Bupati Yuhronur Efendi mengatakan, Lamongan optimistis mampu menjalankan program pemerintah pusat secara optimal melalui pengembangan koperasi desa.
“Insyaallah kami semua optimistis ke depan akan sukses. Ini merupakan satu percontohan dan sudah ada 214 gerai yang siap terbangun serta akan mulai dioperasionalkan pada 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (18/5/2026).
Hal itu disampaikan Yuhronur saat mengikuti peresmian KDKMP secara daring dari Kelurahan Sukorejo, Lamongan.
Dia menjelaskan, saat ini masih terdapat 102 koperasi yang dalam proses pembangunan, sementara sejumlah lainnya masih berada pada tahap penyiapan lahan.
“Kami pastikan seluruh program-program di Kabupaten Lamongan sukses dan berjalan dengan baik," ucap bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.
Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0812 Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, Lamongan menjadi wilayah dengan jumlah gerai KDKMP selesai dibangun terbanyak sekaligus unit siap operasional tertinggi.
“Target Kabupaten Lamongan hingga akhir Juli ada 329 gerai yang terbangun 100 persen. Pada Agustus nanti ditargetkan peluncuran 30.000 koperasi. Harapannya, target 329 gerai ini bisa tercapai di Lamongan,” ujarnya.
Baca juga: Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih dan MBG Berpotensi Putar Rp 10,8 M Per Desa
Menurut Deni, Lamongan juga menjadi daerah dengan jumlah titik peresmian terbanyak yang telah mencapai 100 persen pembangunan, yakni 214 titik.
“Yang di-launching paling banyak juga di Lamongan, yaitu 90 KDKMP yang sudah mulai beroperasi,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, total KDKMP di Lamongan mencapai 474 unit dengan target pembangunan gerai sebanyak 329 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 gerai telah selesai dibangun 100 persen, 102 gerai masih dalam proses pembangunan, dan 158 gerai belum memulai pembangunan.
Selain itu, terdapat 90 KDKMP yang siap dioperasionalkan dan 20 unit dijadikan mockup atau percontohan di Kabupaten Lamongan.
Di sisi lain, masih ada 12 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDKMP.
Baca juga: Lamongan Rekonstruksi 56 Ruas Jalan pada 2026, Target Kemantapan Capai 63,55 Persen
Untuk kebutuhan tenaga kerja, setiap KDKMP saat ini memiliki enam karyawan dari total kebutuhan 18 orang, terdiri dari empat orang dari PT Agrinas Pangan Nusantara dan dua orang usulan pemerintah desa masing-masing.