Pasar Umum Negara Jembrana Diresmikan, Bupati Tamba: Semoga Dapat Meningkatkan Kenyamanan Masyarakat

Kompas.com - 26/11/2024, 12:15 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.comBupati Jembrana I Nengah Tamba mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas selesainya revitalisasi Pasar Umum Negara (PUN), pasar terbesar di Kabupaten Jembrana.

Untuk diketahui, revitalisasi pasar tersebut merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Semoga dengan perbaikan ini, pasar dapat semakin nyaman bagi masyarakat, baik bagi penjual maupun pembeli. Kami ingin pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perdagangan, tetapi juga menjadi bangunan yang aman, bersih, tertata, dan lebih estetis,” ucap Tamba dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (26/11/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Tamba usai peresmian Pasar Umum Negara, Senin (25/11/2024). Peresmian ini dilakukan oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman.

Baca juga: DPR Soroti Ketidakseimbangan Kontribusi Apple ke Perekonomian RI

Tamba mengungkapkan bahwa pasar memegang peranan vital dalam perekonomian masyarakat, khususnya dalam menyediakan kebutuhan pokok seperti pangan dan sandang.

"Pasar adalah tempat pertemuan antara produsen dan konsumen, serta menjadi penunjang utama bagi kehidupan ekonomi masyarakat," tuturnya.

Konstruksi revitalisasi Pasar Umum Negara dilaksanakan oleh PT Adhi Persada Gedung, dengan luas lahan 24.136 meter persegi (m2) dan total luas bangunan mencapai 17.652 m2, yang terdiri dari Gedung A dan Gedung B.

Pembangunan pasar tersebut didanai oleh Kementerian PUPR melalui anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023-2024 senilai Rp 121,56 miliar.

Baca juga: Alternatif Penguatan APBN Tanpa Kenaikan PPN Jadi 12 Persen, Simak Saran PKB!

Tamba berharap Pasar Umum Negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jembrana.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan kebersihan pasar dan pengelolaan sampah serta limbah secara efektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung keberlanjutan pasar.

Pasar sebagai sentra pembinaan UMKM

Sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan bahwa keberadaan Pasar Umum Negara bukan hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pelatihan bagi para pengusaha mikro.

“Kami berharap para pedagang di pasar ini tidak hanya bertahan dengan usaha yang ada sekarang, tetapi dapat berkembang dan 'naik kelas' menjadi pengusaha yang lebih besar,” ujarnya.

Baca juga: Misi Dagang Inggris-ASEAN Hubungkan Pengusaha Eksportir Wanita RI ke Importir Inggris

Maman menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memanfaatkan pasar tersebut sebagai sarana pembelajaran bagi para pedagang agar mereka dapat meningkatkan kualitas usaha dan memperluas pasar.

“Harapan kami, para pedagang yang ada di Pasar Umum Negara ini tidak hanya bertahan dengan standar yang ada saat ini, tetapi juga dapat tumbuh dan 'naik kelas' menjadi lebih baik di masa depan,” tuturnya.

Selain itu, revitalisasi PUN diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pedagang untuk saling bertukar informasi dan pengalaman.

Program revitalisasi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan para pedagang mikro yang masih memerlukan pembinaan, pelatihan, serta akses finansial untuk mengembangkan usaha mereka.

Baca juga: Kunjungi Pabrik Lurik di Klaten, Mendag Budi Ingin Pelaku Usaha Tingkatkan Daya Saing Ekspor

“Mereka juga mulai diberdayakan untuk memasarkan produk-produk mereka melalui platform digital dan media sosial. Ini penting agar, 10 tahun ke depan, para pengusaha, terutama ibu-ibu, sudah siap menghadapi tantangan zaman yang semakin berkembang,” jelas Maman.

Pasar yang mendukung ekonomi dan infrastruktur UMKM

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) Bidang Ekonomi dan Investasi, Canka Amprawati Suryadi Putri menjelaskan bahwa revitalisasi pasar bertujuan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat yang aman, nyaman, bersih, dan tertata.

"Dengan infrastruktur pasar yang lebih baik, kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok serta menggerakkan sektor riil dan UMKM yang merata, bahkan hingga pelosok desa," ujarnya.

Baca juga: Raffi Ahmad Ajak Koalisi Banten Maju Turun hingga Pelosok Desa Menangkan Andra Soni-Dimyati

Sebagai informasi, dalam acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Gde Sumarjaya Linggih.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com