Angkat Keragaman Budaya dan Tradisi Lokal, Pemkab Jembrana Gelar Pawai Budaya

Kompas.com - 15/09/2024, 12:52 WIB
Sri Noviyanti

Penulis

KOMPAS.com - Pawai budaya Jembrana yang digelar serangkaian HUT ke-129 Kota Negara secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Staf Ahli bidang pembangunan manusia dan kebudayaan Provinsi Bali I Made Sudarsana didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Sabtu (14/9/2024).

Pawai pada tahun ini, mengangkat tema "Jana Kerthi Paramaguna Wikrame". Tema ini memiliki makna "Harkat Martabat Manusia Unggul".

Ribuan seniman turut serta memeriahkan pawai yang banyak mengangkat kekayaan maupun tradisi Jembrana.

Secara khsusus, pawai diawali dengan kedatangan Bupati Jembrana beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana tiba menggunakan dokar bahagia.

Penggunaan dokar dipertimbangkan karena keberadaan alat transportasi tradisional tersebut yang kini nyaris punah. 

Baca juga: Terima Manggala Karya Kencana, Bupati Jembrana Harap Komitmen Kerja Keras Jajaran Meningkat

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan tari tematik Amertaning Jati. Tari ini menceritakan kemasyuran pura dang ahyangan Jati yang terletak dibanjar ketapang muara desa pengambengan Kecamatan Negara Jembrana.

 

Pura itu juga erat kaitannya dengan perjalanan spiritual Dang Hyang Nirarta dimana di tengah tengah pura tumbuh pohon jati berukuran besar dipercaya sebagai sumber mata air.

Barisan pawai yang mendapat sambutan meriah warga Jembrana mengambil start di Jalan Gatot Subroto, tepatnya depan Puri Negara menuju Jalan Ngurah Rai, persis terletak di depan pasar umum negara yang baru saja direvitalisasi.

Pawai tahun ini mengangkat tema  Jana Kerthi Paramaguna Wikrame yang memiliki makna Harkat Martabat Manusia Unggul.Dok Pemkab Jembrana Pawai tahun ini mengangkat tema Jana Kerthi Paramaguna Wikrame yang memiliki makna Harkat Martabat Manusia Unggul.

 

Dari sisi peserta, pawai juga bentuk kolaborasi melibatkan seniman sekecamatan se-Jembrana, badan usaha milik negara (BUMN), termasuk instansi vertikal.

Ada pula seniman dari Polres Jembrana yang menampilkan baleganjur kreasi.

“Pawai budaya ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan keunikan Kabupaten Jembrana," ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam sambutannya seperti dikutip dari rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (15/9/2024).

Melalui pawai yang sarat tradisi lokal itu, I Nengah Tamba berharap, masyarakat bangga terhadap budaya mereka sendiri sekaligus termotivasi untuk melestarikannya.

"Pawai ini merupakan rangkaian HUT ke-129 Kota Negara. Tidak hanya pawai, kami juga akan gelar lomba layang-layang internasional. Semoga (seluruh agenda ini) memperkuat kebanggaan akan tradisi lokal kita," ujar Bupati Tamba.

Baca juga: Jadi Pusat Niaga Jembrana, Pasar Umum Negara Resmi Dibuka

Melengkapi serangkaian HUT Kota, Bupati Tamba turut menginformasikan bahwa pasar umum negara sebagai hadiah presiden telah usai direvitalisasi.

Ribuan seniman turut serta memeriahkan pawai yang banyak mengangkat kekayaan maupun tradisi Jembrana.Dok Pemkab Jembrana Ribuan seniman turut serta memeriahkan pawai yang banyak mengangkat kekayaan maupun tradisi Jembrana.

 

Selanjutnya, pasar akan diisi oleh pedagang sehingga ke depan dapat menjadi pusat niaga terbesar di Kabupaten Jembrana.

"Kami tentu bersyukur mendapat hadiah dari pemerintah pusat bangunan pasar yang megah dan besar. Ini bentuk kecintaan presiden terhadap warga Jembrana. Bangunan ini saya harapkan bermanfaat bagi masyarakat Jembrana hingga 50 tahun ke depan," harapnya.

Di sisi lain, Pj Gubernur Bali dalam sambutannya yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan I Made Sudarsana ,berharap, pelaksanaan pawai budaya menumbuhkan puspa ragam kebudayaan di jembrana.

Baca juga: Jadi Pembicara Seminar Nasional, Bupati Jembrana Paparkan Kesuksesan Program JSDDD 

"Ini momentum bersama sebagai pemacu semangat, mendukung percepatan program, akslerasi penurunan kemiskinan ekstrem, stunting hingga menggerakkan eknomi kreatif masyarakat. Muaranya tentu kesejahteraan masyarakat Jembrana," jelasnya.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com