Bupati Jembrana Pamerkan Hasil Pengolahan Hutan kepada Pj Gubernur Bali

Kompas.com - 19/11/2023, 20:34 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Pelaksana Jabatan (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya bertemu dengan Kelompok Pengelola Perhutanan Sosial di wilayah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Pulukan, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Minggu (19/11/2023).

Tamba mengatakan, PJ Gubernur Bali hadir di wilayah UPTD KPH Bali Barat untuk melihat secara langsung hasil pengelolaan hutan dari kelompok tani, sebagaimana telah ditetapkan bersama.

Pada acara tersebut, Mahendra Jaya disuguhkan berbagai hasil perkebunan dan pengelolaan lahan perhutanan oleh kelompok tani Hutan Jembrana.

Setelah melihat secara langsung, baik Tamba maupun Mahendra Jaya merasa bangga akan budi daya lahan hutan lantaran menghasilkan buah-buahan yang dapat mendukung komoditas di Jembrana.

Tamba pun berpesan kepada para petai untuk mempertahankan kinerja yang telah dihasilkan selama ini.

"Beberapa buah sudah sangat luar biasa. Tinggal ditambah variannya. Ini nanti merupakan bagian untuk mendukung visi Jembrana Emas yang kita dambakan pada 2026,” ujar tamba dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Jembrana Laksanakan Program BAAS

Pada kesempatan tersebut, Tamba juga meminta kepada pihak berwenang yang ada di wilayah itu untuk bisa menjaga dan melindungi Hutan Jembrana.

"Kami tidak mau lagi hutan ini tercela dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," terangnya.

Sebagai informasi, KPH Bali Barat mengelola hutan seluas 37.000 hektare. Dalam pengelolaan lahan tersebut, KPH Bali Barat mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana.

Dukungan itu pun tercantum pada Surat Keputusan (SK) Bupati dan bertujuan untuk membangun ruang kolaborasi lintas sektor sekaligus mendampingi masyarakat yang dipercaya negara untuk mengelola hutan.

Pada kesempatan itu, Mahendra Jaya menjelaskan bahwa hutan punya peran penting bagi lingkungan karena memiliki segudang manfaat, mulai dari serapan air hingga mengurangi emisi karbon.

Hutan juga bisa membuat masyarakatnya sejahtera melalui komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

"Saya sangat bersyukur diajak Pak Bupati bertemu di tempat yang luar biasa ini dan bertemu orang-orang hebat yang mau merawat dan menjaga Bumi biar tetap lestari. Saya akan terus mendukung kegiatan KTH. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga siap memfasilitasi bibit untuk meningkatkan hasil dan nilai jual produk bagi petani hutan,” kata Mahendra Jaya.

Baca juga: Bupati Jembrana Minta Jajarannya Jadi Orangtua Asuh Anak Stunting

Terkait masalah bibit, Mahendra akan meminta kepada Kepala Dinas (Kadis) KLH untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut.

Ia pun berharap, bibit yang akan diberikan bukanlah bibit biasa, melainkan bibit-bibit unggul ataupun bibit-bibit dengan kualitas ekspor sehingga hasilnya dapat memiliki nilai jual tinggi.

Mahendra Jaya melanjutkan, mengenai pengelolaan hutan Bali Barat, KPH Bali Barat merupakan satu-satunya KPH yang selama dua tahun berturut-turut mampu melaksanakan kewajiban pembayaran penerimaan negara bukan pajak dari sektor hasil hutan bukan kayu.

KPH Bali Barat pun pernah dinobatkan sebagai KPH efektif versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dengan capaian outcome tertinggi nasional pada awal 2023.

Penobatan itu diberikan lantaran KPH Bali Barat bersama masyarakat mampu mengelola hilirisasi produk hasil hutan bukan kayu.

Baca juga: Kunjungi Sejumlah Desa, Bupati Tamba Serap Aspirasi Masyarakat Jembrana

Terkini Lainnya
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Jembrana
Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Jembrana
Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com