Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Kompas.com - 18/08/2022, 20:10 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

JEMBRANA, KOMPAS.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jembrana Candrawati mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana bekerja sama memberikan bantuan untuk penyandang disabilitas, anak terlantar, dan perempuan rawan sosial ekonomi.

Candrawati mengatakan, pemberian bantuan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan HUT ke-127 Kota Negara.

“Kami memberikan bantuan sosial 15,1 ton beras untuk disabilitas dan anak terlantar, sembako sebanyak 83 paket untuk perempuan rawan sosial ekonomi, dan 110 paket peralatan sekolah untuk SD, SMP, dan, SMA," ucap Candrawati, saat wawancara bersama Kompas.com di restoran Lesehan Kreteg Nyirang, di Nagara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (15/8/2022).

Dia mengatakan itu usai membagikan bantuan berupa beras bagi penyandang disabilitas, peralatan sekolah bagi anak sekolah, beras untuk anak terlantar di luar panti, dan sembako untuk perempuan rawan sosial ekonomi (janda kurang mampu) di lima desa yang ada di Kecamatan Melaya, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Candrawati berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

"Jangan dilihat dari nilainya, harapan titiang semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi penyandang disabilitas, anak terlantar, dan perempuan rawan sosial ekonomi, minimal dapat meringankan beban keluarga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menambahkan, pendistribusian bantuan dilaksanakan dua hari di setiap kecamatan.

"Kegiatan itu dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Jembrana. Hari ini (15/8/2022) kami mulai dari Kecamatan Melaya mendistribusikan bantuan di lima desa dan panti asuhan yang ada. Besok kami lanjutkan," ujarnya. 

Gusti berharap, pemberian bantuan tersebut bisa membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan merasakan kehadiran Pemkab Jembrana.

Baca juga: Paramount Theme Park Bali Bakal Dibangun, Bupati Tamba: Akan Bawa Perubahan Bagi Jembrana

"Harapannya dari pemberian bantuan ini, kami di Pemkab Jembrana minimal ada di tengah masyarakat, terutama yang membutuhkan, walaupun tidak bisa memberikan bantuan seluruhnya," ujarnya.

Berdayakan masyarakat

Pada kesempatan itu, Candrawati juga sempat berbincang dengan penyandang disabilitas dan janda. Beberapa di antara mereka menginginkan bantuan kursi roda dan bantuan lainnya.

Untuk mendukung pemberdayaan perempuan, Candrawati menyebutkan, pihaknya telah memiliki program pelatihan tata rias wajah dan rambut. Program ini untuk mengurangi biaya salon, mempercantik diri, dan me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri.

“Kami kan sering ada upacara-upacara. Biar tidak sedikit-sedikit ke salon untuk menyanggul atau rias kebaya, bisa pakai pelatihan ini. Paling tidak mereka bisa walaupun tidak seperti salon. Dari pada ke salon sedikit Rp 100.000,” ujar Candrawati.

Baca juga: Penuhi Janji Kampanye, Bupati Jembrana Mulai Program Makan Gratis untuk 367 Lansia Miskin

Selain itu, PKK Jembrana juga memiliki program Hatinya PKK, yakni Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman. Program ini merupakan gerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman di sekitar agar memiliki tambah.

“Kalau ada halaman yang kosong, apalagi kemarin pandemi, bisa ditanami sayuran yang bermanfaat. Jadi tidak perlu pagi-pagi pergi ke warung atau ke pasar beli sayur. Jadi itu bisa menghemat,”  sebutnya.

Candrawati mengatakan, pihaknya memang berkeinginan membuat program yang bisa menambah penghasilan di level rumah tangga.

“Kami ada Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), pelatihan memasak, dan membuat kue. Kalau enak dia bisa jual online biar menambah penghasilan rumah tangga. Termasuk kalau serius dalam pelatihan rias mereka juga bisa jadi profesional,”  ujarnya.

Lebih lanjut, Candrawati menyebutkan, Jembrana memiliki banyak sekali tukang tenun dan songket karena menjadi bagian dari program Gubernur Bali.

Baca juga: Bupati Tamba Berharap Gedung Sentra Tenun Bisa Jadi Wadah Promosi Kerajinan UMKM Jembrana

Bahkan, dia juga berharap suatu saat orang bisa datang ke Jembrana dan membeli endek (kain tenun) di toko, memilih desain yang disukai, dan membawa pulang kain yang sudah jadi keesokan harinya.

“Biar kalau nginep di sini, pulang sudah bawa. Karena usaha ini masih baru ya kewalahan tukang tenunnya sampai tidak ada endek-nya. Karena kita buat sendiri homemade,bukan cetak. Itu juga memberdayakan janda, anak yang tidak sekolah,” katanya.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com