Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Kompas.com - 13/02/2024, 14:48 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh jajaran pemerintahannya untuk terus menjaga kinerja terbaik agar segala prestasi dan capaian yang telah diraih dapat dipertahankan.

Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah saat memimpin kegiatan apel terakhir bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Senin (12/2/2024). 

Selama lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim berhasil meraih setidaknya 738 penghargaan dari berbagai sektor.

Industri manufaktur Jatim pada Mei ini diprediksi akan mencapai 35 persen. Sementara itu, jumlah siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) Jatim menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia sejak 2020.

Baca juga: Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Di sektor pertanian, Jatim juga mencatat prestasi sebagai provinsi dengan produksi padi tertinggi secara nasional sejak 2020.

Selain itu, angka kemiskinan ekstrem di Jatim turun drastis dari 4,4 persen atau setara 1.812.210 jiwa pada 2020 menjadi 0,82 persen atau 331.980 jiwa pada Maret 2023. Hal ini menunjukkan penurunan sebesar 3,58 persen atau 1.480.140 jiwa selama tiga tahun terakhir sejak 2020-2023.

Khofifah mengakui bahwa segala capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras semua jajaran Pemprov Jatim, terutama mereka yang berada di garis depan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, perizinan terpadu satu pintu, serta para pendamping dan penyuluh pertanian.

Baca juga: Tekankan Peran Penting Penyuluh, Mentan akan Hadiri Jambore Penyuluh Pertanian di Sulteng

"Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, para pendamping dan penyuluh pertanian yang memberikan dedikasi luar biasa untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jatim dan juga sektor-sektor lain,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (13/2/2024).

Harapan Khofifah untuk semua pihak 

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak dalam kegiatan apel terakhir bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Senin (12/2/2024). 
DOK. Humas Pemprov Jatim Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak dalam kegiatan apel terakhir bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Senin (12/2/2024).

Di sisi lain, Khofifah berharap seluruh pihak di lingkup Pemprov Jatim terus mengawal dan menyelesaikan beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR).

Hal tersebut termasuk penyerahan tanah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki jembatan Suramadu sisi Madura, serta pembangunan Sustainable Urban Mobility Plan di wilayah Surabaya raya, Lamongan, Tuban, dan Jombang.

Baca juga: Berbekal 10 Koper Curian, Pria di Lamongan Tipu 10 Calon Jemaah Umrah

"Karena feasibility study-nya diharapkan selesai pada bulan April ini. Dan jika April ini selesai pembangunannya bisa dimulai secepatnya kita lakukan. (Masih) ada beberapa hal yang harus terus didorong untuk bisa mencapai pada titik yang diharapkan dan memberikan manfaat yang lebih luas," imbuhnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim untuk terus melanjutkan tradisi membaca shalawat dan memberikan santunan kepada anak yatim, yang selama lima tahun terakhir telah menjadi bagian dari hampir setiap agenda Pemprov Jatim.

Menurutny, hal tersebut merupakan bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan prestasi di Jatim.

"Ini penting, (karena) Pancasila menekankan pada sila ketuhanan yang Maha Esa tidak sekadar dihafal, tetapi juga diamalkan. Kami mencoba untuk mengamalkan itu, (termasuk dengan memberikan) santunan kepada yatim piatu dan membaca shalawat. Saya mohon (agar tradisi ini) diteruskan oleh semua pihak, terutama oleh Penjabat (Pj) Gubernur (yang akan datang)," ujar Khofifah.

Baca juga: Khofifah Isyaratkan Kembali Maju Pilkada Jatim, Begini Kata Cak Imin

Dalam kesempatan itu, ia kembali mengajak semua pihak untuk menjaga Jatim sebagai provinsi yang bersatu, damai, aman, dan kondusif.

Khofifah mengingatkan semua pihak untuk terus menjaga hal-hal yang baik dan meninggalkan yang kurang baik.

"Teruskanlah (segala hal) yang baik dan tinggalkanlah yang kurang baik. Mari kita jaga persatuan, menjaga Jatim tetap rukun, aman, damai, dan kondusif. Saya dan Pak Emil pamit," imbuhnya.

Ucapan terima kasih dan permohonan maaf

Untuk diketahui, kegiatan apel tersebut menjadi hari terakhir Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jatim bersama Wagub Emil Dardak untuk periode pertama.

"Hari ini, tanggal 12 Februari adalah hari terakhir kami memimpin untuk periode ini," kata Khofifah dalam arahannya saat memimpin apel.

Baca juga: Pimpin Apel Terakhir, Khofifah dan Emil Dardak Pamit

Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov Jatim yang telah mendukungnya dalam menjalankan pemerintahan di Jatim.

Khofifah menegaskan bahwa banyak yang telah dilakukan oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim untuk membawa Jatim meraih berbagai prestasi.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, kebersamaan, perjuangan, dan pengorbanan semua pihak hingga Jatim mencapai prestasi-prestasi luar biasa," ucapnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Dardak juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf selama menjalankan tugas mendampingi Gubernur Khofifah serta bekerja sama dengan keluarga besar Pemprov Jatim.

Baca juga: Jokowi Teken Keppres Pemberhentian Khofifah, Adi Karyono Resmi Jadi Plh Gubernur Jatim

Menurutnya, selama lima tahun terakhir, budaya cepat, efektif, tanggap, transparan, dan responsif (Cettar) telah dijalankan di hampir semua lini oleh jajaran Pemprov Jatim.

"Saya atas nama pribadi menyampaikan terima kasih atas dukungan ibu bapak sekalian seluruh keluarga besar Pemprov Jatim. Kami merasakan selama lima tahun genap membangun chemistry," kata Emil.

Ia menambahkan bahwa berbagai keberhasilan yang diraih oleh Jatim hingga saat ini berkat kepemimpinan Gubernur Khofifah.

Oleh karena itu, Emil mendoakan agar Gubernur Khofifah selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkahnya.

Baca juga: Era Kepemimpinan Stamford Raffles di Hindia Timur

"Kepemimpinan beliau masih sangat dibutuhkan di negara yang kita cintai ini . Saya sekaligus mewakili istri saya menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf karena selama ini juga membantu ibu gubernur," ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, dalam kesempatan tersebut juga hadir Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, para asisten Sekdaprov Jatim, para staf ahli Gubernur Provinsi Jatim, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jatim, para direktur dan wakil direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Jatim, serta seluruh pegawai di lingkup Setdaprov Jatim.

Terkini Lainnya
Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Jatim Hebat
HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

Jatim Hebat
Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Jatim Hebat
Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Hebat
Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Jatim Hebat
 Jatim Raih

Jatim Raih "Provinsi Terinovatif" di IGA 2023, Khofifah: Bukti ASN Kerja Tingkatkan Layanan Publik

Jatim Hebat
Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Jatim Hebat
Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Hebat
Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Jatim Hebat
IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

Jatim Hebat
Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Jatim Hebat
Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Jatim Hebat
UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

Jatim Hebat
Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Jatim Hebat
Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Jatim Hebat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com