Jatim Raih "Provinsi Terinovatif" di IGA 2023, Khofifah: Bukti ASN Kerja Tingkatkan Layanan Publik

Kompas.com - 13/12/2023, 15:14 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) kembali meraih penghargaan sebagai “Provinsi Terinovatif” dalam Innovative Government Award (IGA) 2023.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, prestasi itu merupakan hasil kerja keras dan terukur dari para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim.

Dia menyebutkan, para ASN terus mengembangkan berbagai inovasi layanan publik untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa seluruh jajaran ASN di Pemprov Jatim terus bekerja meningkatkan inovasi layanan publik terbaik kepada masyarakat, sesuai dengan tagline Cepat, Efektif Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel, dan Responsif (CETTAR)," ujarnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu  (13/12/2023).

Dalam ajang besutan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersbut, Pemprov Jatim mempersembahkan 189 Inovasi unggulan. 

Baca juga: Gubernur Jatim Resmikan Pabrik Kopi Berkarbonasi Milik Ponpes di Malang

Inovasi unggulan yang menjadi penilaian tertinggi adalah Trans Jatim-Ajaib melalui Aplikasi Jatim Informasi Bus karya dari Dinas Perhubungan Jatim dan Bank Ikan Lokal Jawa Timur (Baik Lo) Jatim, inovasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim. 

Khofifah mengatakan, Trans Jatim-Ajaib merupakan aplikasi untuk memudahkan masyarakat mengakses penggunaan layanan bus Trans Jatim.

"Aplikasi Trans Jatim-Ajaib ini dapat langsung diakses masyarakat melalui aplikasi Google Play Store dan juga App Store secara gratis," ujarnya dalam sairan perfs. 

Dia mengatakan, aplikasi Trans Ajaib memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan angkutan umum. 

Penggunaan aplikasi tersebut juga menjadi momen penting untuk meningkatkan indeks digitalisasi, berseiring dengan perwujudan Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Akses.

"Dengan adanya aplikasi ini, kami menunjukkan bahwa Jatim melangkah maju dengan memberikan pelayanan transportasi bagi masyarakat yang dapat diakses hanya dengan satu genggaman," jelasnya. 

Baca juga: Pemprov Jatim Bagi-bagi Bibit Gratis, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya

Sampai saat ini, Trans Jatim memiliki tiga koridor. Pada Koridor I, Bus Trans Jatim melayani rute Sidoarjo–Surabaya-Gresik.

Kemudian, Trans Jatim Koridor II melayani serta Trans Jatim, sedangkan koridor III melayani rute Mojokerto–Gresik.

Pelestarian ikan lokal

Inovasi Pemprov Jatim yang mendapatkan penghargaan berikutnya adalah inovasi Baik Lo yang menjadi upaya pelestarian ikan lokal.

Khofifah menjelaskan, inovasi itu lahir dari kepedulian Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim melalui Unite Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan (LKIL) dalam pelestarian ikan lokal. 

Inovasi itu diyakini menjadi satu-satunya di Indonesia yang berupaya melestarikan ikan lokal melalui inventarisasi, koleksi, domestikasi, stocking, dan restocking ikan pada perairan umum daratan. 

Baca juga: Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

"Dampak positif dari inovasi ini terlihat dari bertambahnya jenis ikan lokal yang berhasil diinventarisasi/koleksi, sebanyak 27 jenis dengan 18 jenis telah terdomestikasi," tegasnya.

Aplikasi tersebut juga memperlihatkan peningkatan hasil tangkapan di perairan umum setiap tahun, yakni sejak 2019 hingga 2022.

Inovasi itu juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian ikan lokal.

"Dengan terus mengembangkan inovasi Baik Lo Jatim, diharapkan kelestarian ikan lokal Jawa Timur dapat terus terjaga dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat setempat," harap Khofifah. 

IGA 2023

Adapun Piala dan piagam penghargaan Provinsi Terinovatif diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kepada Khofifah.

Baca juga: IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

Pada kesempatan itu, Tito menegaskan, setiap daerah harus berupaya bekerja menggunakan sistem yang tepat dan terukur. 

Sebab, jika nantinya terjadi pergantian pimpinan, sistem tetap berjalan dengan baik dan berdampak kepada masyarakat. 

Ia mencontohkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sampai saat ini menggunakan sistem pembuatan e-KTP sepeninggal Abdullah Azwar Anas yang saat ini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). 

"Saya melihat Pak Azwar Anas adalah role model yang mampu membangun sistem ketika pergantian kepemimpinan sistem terus berjalan. Itulah hakekat kesuksesan dari Inovasi," jelasnya.

Tito menambahkan, Kemendagri senantiasa mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk membuat berbagai inovasi supaya adaptif terhadap perubahan zaman. 

"Saya berharap inovasi yang ada di daerah bisa bermanfaat bukan hanya daerah itu sendiri, melainkan daerah lain, sehingga manfaat layanan publik ke masyarakat bisa lebih luas," terangnya. 

Baca juga: Pakar UB Dorong Pemprov Jatim Jadi Pionir Penerapan Kurikulum Kebencanaan

Ajang IGA Award 2023 memiliki berbagai nominasi. Selain kategori provinsi, terdapat kabupaten/kota di Jatim yang juga mendapatkan penghargaan dari mendagri. 

Penerima penghargaan tersebut, yakni Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Pamekasan, dan Sampang yang menerima Kabupaten Terinovatif. 

Sementara itu, Kota Terinovatif berhasil diraih Kota Mojokerto.

Terkini Lainnya
Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Jatim Hebat
HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

Jatim Hebat
Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Jatim Hebat
Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Hebat
Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Jatim Hebat
 Jatim Raih

Jatim Raih "Provinsi Terinovatif" di IGA 2023, Khofifah: Bukti ASN Kerja Tingkatkan Layanan Publik

Jatim Hebat
Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Jatim Hebat
Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Hebat
Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Jatim Hebat
IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

Jatim Hebat
Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Jatim Hebat
Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Jatim Hebat
UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

Jatim Hebat
Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Jatim Hebat
Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Jatim Hebat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com