Majukan Gerakan Koperasi di Jatim, Khofifah Jadi Tokoh Penggerak Koperasi Utama 2022

Kompas.com - 24/07/2022, 18:24 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Wandha Nur Hidayat

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendapatkan penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Utama Tahun 2022 dari Dewan Koperasi Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jatim Andromeda Qomariah yang hadir mewakili Khofifah pada puncak acara Hari Koperasi ke-75 di Stadion Baru Kebon Dalem, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2022).

Untuk diketahui, Tokoh Penggerak Koperasi Utama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Dewan Koperasi Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya keras Khofifah yang selama ini aktif menggerakkan pengembangan koperasi di Provinsi Jatim.

Khofifah mengatakan penghargaan tersebut dia persembahkan untuk seluruh gerakan koperasi yang ada di Jawa Timur. Gerakan tersebut dinilai telah mendedikasikan sekaligus melestarikan budaya gotong royong dalam menjalankan sistem perkoperasian.

Baca juga: Jatim Raih 30 Penghargaan BKN Award 2022, Gubernur Khofifah: Ini Upaya Wujudkan Kepegawaian yang Kondusif

Menurut dia, koperasi harus bertransformasi dengan menerapkan digitalisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Koperasi juga harus mencetak pelaku koperasi dari kalangan milenial. Tujuannya, agar koperasi dapat menjadi agregator bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan semakin banyak pelaku koperasi yang go-global ke depannya," ujar Khofifah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (24/7/2022).

Khofifah menjelaskan bahwa perkembangan koperasi di Jatim mengalami peningkatan signifikan, terutama setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jatim, jumlah koperasi yang didirikan pada 2020 hingga 2022 mengalami peningkatan. Pada periode ini, sebanyak 515 koperasi baru berdiri.

Baca juga: Pengentasan Kemiskinan di Jatim Tertinggi Nasional, Khofifah: Berkat Kemandirian Desa

Jumlah koperasi aktif pun meningkat seiring munculnya banyak koperasi baru. Saat ini, total koperasi yang beroperasi di Provinsi Jatim mencapai 22.965.

"Pesatnya perkembangan koperasi di Jatim menjadi tantangan bagi kami. Pasalnya, Pemprov Jatim harus memastikan koperasi dapat berkembang dan berdaya ekonominya,” tuturnya.

Khofifah menilai koperasi memiliki peran penting dari sisi kinerja keuangan karena turut mendukung pertumbuhan ekonomi di Jatim.

Hal tersebut dapat dilihat dari Online Data System (ODS) koperasi per akhir Juni 2022 yang menunjukkan bahwa ada 3,97 juta orang menjadi anggota dan menjalankan kegiatan koperasi di Jatim.

“Dari jumlah tersebut, koperasi se-Jatim telah memberdayakan sebanyak 144.725 tenaga kerja, memutarkan modal sekitar Rp 32 triliun, serta menghasilkan sisa hasil usaha (SHU) koperasi sebesar Rp 1,33 triliun,” kata Khofifah.

Dukungan untuk koperasi di Jatim

Guna mendukung kemajuan koperasi di Jatim, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim telah menjalankan berbagai program. Salah satunya adalah memberi pelatihan manajerial Sertifikat Kerja Kompetensi Nasional Indonesia (SSKNI).

Selain itu, Pemprov Jatim juga menghadirkan aplikasi Si-Jawara Plus. Melalui aplikasi ini, pelaku koperasi dan UMKM di Jatim memiliki kesempatan untuk belajar secara mandiri. 

Khofifah menuturkan saat ini Pemprov Jatim juga memfasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran merek produk, sertifikasi halal, serta sertifikasi International Organization for Standardization (ISO).

Baca juga: Hari Ini, Khofifah Akan Lantik Sekda Provinsi Jatim yang Baru

“Program tersebut kami fasilitasi untuk gerakan koperasi dan pelaku UMKM di Jatim,” paparnya.

Dinas Koperasi dan UKM Jatim juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu pengembangan koperasi dan UMKM. Antara lain dengan memfasilitasi pemasaran produk secara offline di gedung galeri serta memberikan pelatihan pemasaran secara online dengan lima marketplace, yaitu Tokopedia, Gojek, Shopee, Blibli, serta Grab.

Tak hanya itu, Dinas Koperasi dan UKM Jatim membantu pembuatan logo dan desain kemasan produk untuk koperasi dan UMKM melalui sinergi dengan talenta muda di Millenial Job Center (MJC). 

"Dari segi permodalan, kami aktif memberikan fasilitas pendampingan akses permodalan melalui kredit lunak yang disalurkan melalui Bank Jatim. Kami juga memberikan penyaluran dana bergulir dan pinjaman berbunga rendah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR)," ujar Khofifah.

Upaya tersebut, lanjut dia, berhasil meningkatkan kontribusi sektor koperasi dan UMKM dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim.

Adapun total PDRB Jatim mencapai Rp 1.418,94 trilliun dengan kontribusi koperasi dan UMKM sebesar Rp 964,91 triliun. Koperasi dan UMKM di Jatim memberikan kontribusi sebesar 57,81 persen dan naik 0,56 persen ketimbang ketimbang PDRB 2020.

Khofifah menegaskan capaian tersebut membuktikan bahwa koperasi dan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Provinsi Jatim.

“Ke depan, kami berharap koperasi di Jatim bisa terus maju dan berkembang menyejahterakan masyarakat. Dengan demikian, koperasi mampu menjadi motor dari perekonomian Jawa Timur," tuturnya.

Terkini Lainnya
Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Khofifah Luncurkan Logo Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Jatim Fest 2025, Gelaran yang Mampu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Jatim Hebat
HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

HUT Ke-80 Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Akhlak di Era Digital

Jatim Hebat
Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Gelar Job Fair Inklusif yang Hadirkan 5.589 Lowongan

Jatim Hebat
Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Juara LKS Nasional Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Khofifah Berikan Bonus untuk Semua Kontingen

Jatim Hebat
Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Pimpin Apel Terakhir, Khofifah Minta Jajarannya Jaga Kinerja dan Rampungkan PR Pemprov Jatim

Jatim Hebat
 Jatim Raih

Jatim Raih "Provinsi Terinovatif" di IGA 2023, Khofifah: Bukti ASN Kerja Tingkatkan Layanan Publik

Jatim Hebat
Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Dua Unit Kerja Pemprov Jatim Raih Penghargaan Zona Integritas Predikat WBK

Jatim Hebat
Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Raih SAKIP Predikat A 10 Kali, Khofifah: Bukti Pemprov Terapkan Akuntabilitas

Jatim Hebat
Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Salurkan 20.000 WP PLTS Atap di Jember, Khofifah: Lompatan dari Green Energy ke Blue Energy

Jatim Hebat
IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

IPM Jatim di Atas Nasional, Ini Strategi Gubernur Khofifah 

Jatim Hebat
Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Gubernur Khofifah Launching ATM Samsat QRIS pada HUT Ke-61 Bapenda Jatim

Jatim Hebat
Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Teken Kesepakatan Kelola PI 10 Persen untuk WK Migas di Jatim, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Meningkat

Jatim Hebat
UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

UMP Jatim 2024 Naik Rp 125.000, Khofifah: Pertimbangkan Rasa Keadilan

Jatim Hebat
Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Di Bawah Kepemimpinan Khofifah, Kemiskinan Ekstrem di Jatim Turun 3,58 Persen 

Jatim Hebat
Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Ikut Aksi Bela Palestina, Gubernur Jatim Ajak Masyarakat Berdoa dan Berdonasi

Jatim Hebat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com