Hindari Akun Ganda di PPDB Online, Jateng Wajibkan Calon Siswa Miliki Token

Kompas.com - Jumat, 21 Juni 2019
Hindari Akun Ganda di PPDB Online, Jateng Wajibkan Calon Siswa Miliki TokenKOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINCalon siswa membuat akun untuk pendaftaran PPDB online di SMK Negeri 1 Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (17/6/2019).


KOMPAS.com
- Untuk menghindari akun ganda dalam pendaftaran Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) 2019 online, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mewajibkan calon siswa SMA dan SMK negeri mengambil token sebelum pendaftaran online.

"Artinya token berfungsi sebagai pin sehingga bisa menghindari penggunaan akun ganda dari calon siswa yang mendafatar," beber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumeri, Kamis (20/6/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Jumeri mengatakan untuk SMA, pengajuan akun pendaftaran bisa dilakukan pada 24-28 Juni 2019. Sementara itu, SMK sudah dimulai pada 17 Juni hingga 28 Juni 2019 mendatang.

"Catat tanggalnya dan segera dapatkan tokennya, sehingga bisa melakukan pendaftaran online pada 1-5 Juli 2019 mendatang," terang Jumeri.

Baca jugaPPDB Online SMK Dimulai, Ingat! Calon Siswa Harus Buat Akun Sebelum Mendaftar

Untuk mendapatkan token, Jumeri menjelaskan bisa diperoleh saat calon siswa melakukan verifikasi berkas di SMA atau SMK Negeri terdekat. Jadi tidak harus di sekolah tujuan.

"Berkas yang mesti dibawa mulai dari fotokopi ijazah SMP atau sederajat, dan fotokopi akta kelahiran dengan batas usia maksimal 21 tahun pada awal tahun pelajaran baru 2019/2020 dan belum menikah," ujarnya.

Selain itu, kata Jumari, pendaftar harus membawa Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling singkat 6 bulan. Alternatif lain adalah bisa mambawa Surat Keterangan domisili dari RT dan RW diketahui Lurah atau Kepala Desa setempat yang menerangkan, peserta didik berdomisili paling singkat 6 bulan sebelum pendaftaran PPDB.

Adapun bagi siswa berprestasi, wajib menyertakan fotokopi piagam prestasi tertinggi yang dilegalisasi pejabat berwenang, dengan catatan prestasi sesuai kriteria jalur prestasi.

Baca jugaTidak Bisa Mendaftar PPDB "Online", Wali Murid di Kendal Dibantu oleh Guru

Sementara itu, siswa pada jalur perpindahan tugas orang tua atau  wali diminta membawa surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor atau perusahaan yang mempekerjakan.

Lebih lanjut Jumeri menjelaskan, untuk SMK calon peserta didik menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter. Surat ini nanti menerangkan hasil pemeriksaan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih calon peserta didik.

"Misalnya, jurusan teknologi dan rekayasa disyaratkan sehat mata dan tidak buta warna," terang Jumeri.

Jumeri menerangkan, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD, SMP, SMA, SMK atau Bentuk Lain yang Sederajat, tahun ini seleksi PPDB SMA di Jawa Tengah 90 persen dilakukan melalui jalur zonasi.

Artinya jalur zonasi ini lebih memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam zonasi yang ditetapkan.

Baca jugaKamis Dini Hari, PPDB "Online" SMA di Jatim Kembali Dibuka

Jarak tempat tinggal terdekat dimaksud dihitung berdasarkan jarak tempuh dari kantor desa atau  kelurahan menuju ke sekolah.

Sedangkan sisanya 10 persen merupakan jalur seleksi prestasi luar zona (5 persen), dan  jalur perpindahan orang tua 5 persen.

"Untuk jalur zonasi yang 90 persen, kami memprioritaskan 20 persennya untuk calon siswa berprestasi yang tinggal dalam zona," tegasnya.

Tentu prestasi yang dimaksud, kata Jumari, sudah ditentukan, yakni kejuaraan berjenjang dari tingkat bawah dan berkelanjutan dan dilakukan oleh lembaga pemerintah atau nonpemerintah yang kompeten

Untuk informasi selengkapnya mengenai PPDB SMA dan SMK Negeri se-Jateng bisa diakses melalui website jateng.siap-ppdb.com atau bisa kontak Posko PPDB Online Provinsi di nomor 024-86041265.

EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Ganjar Pranowo Siapkan Wisata Investasi untuk Calon Investor
Ganjar Pranowo Siapkan Wisata Investasi untuk Calon Investor
Jateng Gayeng
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas
Jateng Gayeng
Tingkatkan Investasi Industri Furnitur, BKPM Gandeng Pemprov Jateng
Tingkatkan Investasi Industri Furnitur, BKPM Gandeng Pemprov Jateng
Jateng Gayeng
Sejahterakan UMKM dan Petani, Ganjar akan Luncurkan Bank Khusus
Sejahterakan UMKM dan Petani, Ganjar akan Luncurkan Bank Khusus
Jateng Gayeng
Buku, Jahe Rempah, dan Guritan di Ulang Tahun Ganjar
Buku, Jahe Rempah, dan Guritan di Ulang Tahun Ganjar
Jateng Gayeng
Ganjar Jembatan Perubahan, Sebuah Buku Tentang Kinerja Sang Gubernur
Ganjar Jembatan Perubahan, Sebuah Buku Tentang Kinerja Sang Gubernur
Jateng Gayeng
Gara-gara
Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik
Jateng Gayeng
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020
Jateng Gayeng
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah
Jateng Gayeng
Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 Rekomendasi
Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 Rekomendasi
Jateng Gayeng
1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng
1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng
Jateng Gayeng
Gara-gara 3 Inovasi Ini, Jateng Jadi Provinsi Terbaik di IGA 2019
Gara-gara 3 Inovasi Ini, Jateng Jadi Provinsi Terbaik di IGA 2019
Jateng Gayeng
Sumut Tertarik Cara Ganjar Wujudkan Jateng sebagai
Sumut Tertarik Cara Ganjar Wujudkan Jateng sebagai "Smart Province"
Jateng Gayeng
Bupati dan Wali Kota Se-Jateng Sepakat Tanamkan Jiwa Antikorupsi Lewat Pendidikan
Bupati dan Wali Kota Se-Jateng Sepakat Tanamkan Jiwa Antikorupsi Lewat Pendidikan
Jateng Gayeng
Realisasikan Perda Provinsi Pintar, Ganjar Gandeng Gojek
Realisasikan Perda Provinsi Pintar, Ganjar Gandeng Gojek
Jateng Gayeng