Kang Emil Apresiasi Legenda Sepakbola Jabar di Piala Gubernur 2023

Kompas.com - 16/07/2023, 17:54 WIB
Hotria Mariana,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Piala Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2023 yang digelar di Lapangan UNI Jebreet Arena, Bandung, telah resmi ditutup pada Minggu (16/7/2023).

Kompetisi sepak bola usia dini itu diikuti oleh 88 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dari Jabar dan luar Jabar. Diikuti 1.152 anak, kompetisi ini terdiri dari empat kelompok usia, yaitu KU-9, KU-10, KU-11, dan KU-12.

Dalam acara penutupan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil memberikan penghargaan kepada legenda sepak bola asal Jabar jebolan SSB UNI, yaitu Max Timisela dan Adeng Hudaya.

Kedua legenda itu mendapatkan "kadedeuh" atau bantuan dari Kang Emil sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka bagi sepak bola Indonesia.

Max dan Adeng memiliki rekam jejak baik selama berkarier di dunia sepak bola Tanah Air. Keduanya sama-sama berlaga untuk Persib Bandung dan merupakan pemain tersohor, tapi dengan posisi berbeda. Max sebagai penyerang pada 1960-an, sedangkan Adeng menjadi gelandang pada 1970-an.

Baca juga: Ridwan Kamil Dukung Nikuba Ciptaan Aryanto Misel: Jangan Dibenturkan Pemerintah Mana?

Kedua legenda hidup itu juga sama-sama pernah membawa Maung Bandung ke tangga juara pada Era Perserikatan.

Selain di kancah regional, Max juga pernah memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia sepanjang 1963 sampai 1970. Begitu pula dengan Adeng, yakni sejak 1971 sampai 1978.

Kang Emil mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para legenda sepak bola asal Jabar yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa.

Ia berharap, para pemain muda yang mengikuti Piala Gubernur Jabar dapat mencontoh semangat dan prestasi para legenda tersebut.

"Max Timisela dan Adeng Hudaya telah memberikan kontribusi besar bagi sepak bola Indonesia. Kami berharap, para pemain muda dapat meniru semangat dan prestasi mereka, serta menjadi generasi penerus yang lebih baik lagi," ujar Kang Emil dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Gubernur Jabar Apresiasi Penyelenggaraan Golden Memorial Wing Day 2023

Sejumlah pemain sepak bola usia dini yang berlaga di kejuaraan Piala Gubernur Jawa Barat 2023. Dok. Pemprov Jabar Sejumlah pemain sepak bola usia dini yang berlaga di kejuaraan Piala Gubernur Jawa Barat 2023.

Lebih lanjut, Kang Emil menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar berkomitmen untuk terus mengembangkan sepak bola usia dini setempat.

“Kami berharap, Piala Gubernur Jabar dapat menjadi wadah bagi pemain-pemain muda berbakat untuk menunjukkan kemampuannya dan membuka peluang lebih luas di dunia sepak bola, serta bisa digelar lebih baik lagi. Bahkan, menjadi kompetisi yang paling hebat di Indonesia," imbuh Kang Emil.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Piala Gubernur Jabar UNI Football Development Iwan Jati mengaku terhormat bisa dipercaya sebagai pelaksana turnamen tersebut oleh Kang Emil. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan turnamen.

Baca juga: Kang Emil Apresiasi 2 Pahlawan Lingkungan Jabar Peraih Kalpataru 2023

Ia menjelasakan bahwa Piala Gubernur Jabar merupakan kompetisi sepak bola usia dini yang profesional dan kompetitif. Acara ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul pesepak bola nasional.

“Sebuah kehormatan bagi UNI yang telah diberikan amanah untuk menggelar kejuaraan sepak bola Piala Gubernur Jabar. Hal ini semakin meningkatkan kredibilitas UNI sebagai SSB yang berkomitmen kuat pada pengembangan sepak bola Tanah Air," ujar Iwan.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com