Hadiri Nikah Massal di Kota Bekasi, Kang Emil Sebut Inti Menikah adalah Ibadah

Kompas.com - 15/05/2023, 13:45 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, agar pasangan yang menikah harus meniatkan diri menjadi suami istri sebagai ibadah.

"Intinya satu, niatkan ibadah. Kedua, jangan ada paksaan dan ketiga, suka duka harus dilalui bersama. Buat lelaki, seperti saya 27 tahun menikah syaratnya satu sabar saja. Buat istri harus taat pada suami," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil, seperti dalam siaran pers yang terima, Senin (15/5/2023).

Hal tersebut dikatakan Kang Emil saat memberikan khotbah kepada 300-an pasangan pengantin yang menikah dalam Nikah Massal Juara Bukti Cinta Festival (Bucinfest). Acara ini merupakan rangkaian HUT ke-62 Bank bjb di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (14/5/2023).

"Kemudian juga harus menjadi teladan dan inspirasi karena perjalanan ibadah terpanjang dalam agama kita, yaitu menikah, makanya saya doakan supaya sakinah mawadah warahmah," imbuhnya.

Baca juga: Bupati Mantu, 134 Pasangan di Ngawi Nikah Massal Agar Status Hukumnya Jelas

Kang Emil mengemukakan, sebanyak 300-an pasangan bisa berbahagia karena menikah tanpa mengeluarkan biaya. Beberapa pasangan juga mendapatkan doorprize untuk melengkapi kebutuhan rumah tangganya dari Bank bjb.

"Pengantin dapat hadiah dari saya masing-masing istilahnya memperoleh hampers, di dalamnya berisi peralatan rumah tangga, juga ada doorprize,"ujar Kang Emil.

"Dari ratusan pasangan ini kalau ada yang mau bikin usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan difasilitasi Bank bjb. Jadi kehidupannya naik kelas oleh negara yang memfasilitasi pernikahan sampai usahanya," ucap Kang Emil.

Komitmen Nyata Pemprov Jabar bantu warga untuk menikah

Pada kesempatan itu, Kang Emil menyatakan, Nikah Massal Juara Bucinfest merupakan komitmen nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov Jabar) dalam membantu warga yang memang tidak memiliki biaya untuk menikah.

Pembiayaan administrasi pengantin nikah massal itu dibantu oleh Bank bjb melalui layanan Digi Cash.

"Pemprov Jabar memperhatikan data banyaknya pasangan yang sudah siap menikah tapi mengalami kendala biaya sehingga banyak pula yang menunda pernikahannya," tutur Kang Emil.

"Akhirnya kita solusikan oleh sebuah acara besar di wilayah Bodebek dulu, yang namanya Bucinfest (Bukti Cinta Festival) yang disponsori Bank bjb. Tahap satu dilakukan di Bekasi untuk kawasan Bodebek, nanti berputar karena jumlahnya banyak sekali sampai ribuan," tambahnya.

Baca juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Raih Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya

Tak hanya mendapat doorprize, Kang Emil menyebut pengantin beserta keluarga yang hadir juga dihibur oleh artis ibu kota, yaitu pedangdut Wika Salim dan Wali Band.

"Nah hari ini (14/5/2023) yang bisa terselesaikan sekitar 300-an (pasangan), tak hanya administrasi jadi kita bikin ramai dengan hiburan. Makanya ada konser Wika Salim dan Wali Band untuk menghibur warga yang ada di sini. Ini akan berkelanjutan," sebutnya.

"Mudah-mudahan dengan begini warga Jabar tidak ada lagi yang ilegal hanya gara-gara masalah biaya, semua akan difasilitasi dengan sebaik-baiknya," ujar Kang Emil.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com