Bersiap Hadapi Resesi Global, Ini Strategi Ekonomi KPED Jabar

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Sabtu, 23 Juli 2022
Acara West Java Talk?The Latest Economic Recovery Issues, Kamis (21/7/2022).
DOK. Humas Pemprov Jabar Acara West Java Talk?The Latest Economic Recovery Issues, Kamis (21/7/2022).

 

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Jabar pascapandemi Covid-19.

Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono mengatakan, Indonesia saat ini belum terkena dampak dari sejumlah tantangan dan risiko dari pergolakan ekonomi global karena stok pangan masih mencukupi.

Namun, dia mengingatkan bahwa inflasi akan menekan perekonomian.

"Dari 15 negara terancam resesi, Indonesia nomor ke-14. Ini ukuran negaranya Astronesia: Australia dan Asia. Kita tidak boleh terlena dan suasana sense of crisis di Jabar ini belum terasa," katanya dalam West Java Talk–The Latest Economic Recovery Issues, Kamis (21/7/2022).

Ipong menjelaskan, untuk menghadapi tantangan dan risiko perekonomian yang sudah berada di depan mata, KPED Jabar menggagas sejumlah langkah antisipasi.

Baca juga: Buka Ruang Anak Berekspresi, Disparbud Jabar Gelar Smiling West Java Childrens Miracle

Pertama, KPED Jabar berupaya mengintegrasikan kebijakan parsial menjadi holistik dalam mengelola rantai pasokan melalui supply chain center.

"Mohon dukungan dari semua. Kebijakan ini akan menyatukan 296 aplikasi yang dimiliki Jabar untuk memetakan neraca pangan dan perdagangan di Jabar,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Dia menyebutkan, penyatuan aplikasi tersebut sedang disusun dan menghasilkan satu aplikasi pada 2022.

“Kami akan mulai dengan model bisnis di komoditas ayam. Nanti diduplikasi," terangnya.

Kedua, KPED Jabar membuat gerakan gastronomi yang berbasis ketahanan pangan di desa.

Selain memperkuat ketahanan pangan, gerakan itu diharapkan dapat menggerakkan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta mendongkrak sektor pariwisata dan kuliner Jabar berbasis ekonomi perdesaan.

Baca juga: LPA Sebut Ada Siswa SMP di Jabar Berperilaku Menyimpang pada Hewan dan Merekamnya

Gerakan tersebut juga diharapkan mengembalikan pola konsumsi masayrakat Jabar pada tradisi lokal agar mengurangi ketergantungan pasokan makanan impor.

Ipong menilai, ada banyak negara yang berhasil menggerakkan ekonomi pariwisata melalui pangan lokalnya, seperti Jepang dan Korea Selatan yang mendunia.

"Kita belajar cara Jepang mengekspansi melalui makanan dan lain sebagainya. Kita semua pernah makan sushi,” ujarnya.

Ipong menjelaskan, Jabar mempunyai material yang banyak, tetapi belum disatupadukan.

Baca juga: Inovasi Digital Jabar Dipaparkan pada Event ICEBGC 2022

“Ini potensi yang besar dan berimplikasi pada pariwisata, UMKM, dan juga tentunya kemandirian pangan," katanya.

Selain itu, Ipong mengemukakan bahwa pemulihan ekonomi yang digagas KPED Jabar gagas akan berbasis gerakan masyarakat.

“Tujuannya, untuk merancang kembali ekosistem ekonomi Jabar yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” sebutnya.

Ipong mengatakan, gagasan tersebut akan menata kembali tata kelola ekonomi Jabar berbasis budaya, keunggulan kompetitif, dan kebutuhan wilayah.

“Membangun perdagangan wilayah berbasis ekonomi masyarakat sesuai dengan potensi wilayah," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ipong juga memaparkan tantangan pemulihan ekonomi Jabar, mulai dari perubahan iklim sampai konflik geopolitik yang menekan ekonomi global.

Baca juga: Tiga Bendungan di Jabar Bakal Rampung 2022, Ini Profilnya

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorAgung Dwi E
Terkini Lainnya
Sukses Digelar, Cycling de Jabar 2022 Jadi Ajang Pengembangan Sport Tourism di Jabar Bagian Selatan
Sukses Digelar, Cycling de Jabar 2022 Jadi Ajang Pengembangan Sport Tourism di Jabar Bagian Selatan
jawa barat
Kunjungi Anak Pengidap Tumor Kaki, Ridwan Kamil Berikan Bantuan
Kunjungi Anak Pengidap Tumor Kaki, Ridwan Kamil Berikan Bantuan
jawa barat
Kasus PMK Menurun dan Kurban Lancar, Wagub Jabar: Lanjutkan Vaksinasi Hewan Ternak
Kasus PMK Menurun dan Kurban Lancar, Wagub Jabar: Lanjutkan Vaksinasi Hewan Ternak
jawa barat
Ridwan Kamil Tantang PWRI Jabar Buat Gagasan Terkait Isu-isu Kekinian
Ridwan Kamil Tantang PWRI Jabar Buat Gagasan Terkait Isu-isu Kekinian
jawa barat
Gencarkan Transformasi Digital, Pemprov Jabar Perluas Jaringan Internet di 5.300 Desa
Gencarkan Transformasi Digital, Pemprov Jabar Perluas Jaringan Internet di 5.300 Desa
jawa barat
Pemprov Jabar Sambut Baik Program Identitas Kependudukan Digital dari Pemerintah Pusat
Pemprov Jabar Sambut Baik Program Identitas Kependudukan Digital dari Pemerintah Pusat
jawa barat
Cek Progres 2 Bendungan Kering di Bogor, Kang Emil: Insya Allah Selesai dalam Waktu Dekat
Cek Progres 2 Bendungan Kering di Bogor, Kang Emil: Insya Allah Selesai dalam Waktu Dekat
jawa barat
Sukses Jadi Lokasi Pocari Sweat Run Indonesia 2022, Jabar Terus Tingkatkan Potensi Sport Tourism
Sukses Jadi Lokasi Pocari Sweat Run Indonesia 2022, Jabar Terus Tingkatkan Potensi Sport Tourism
jawa barat
Bersiap Hadapi Resesi Global, Ini Strategi Ekonomi KPED Jabar
Bersiap Hadapi Resesi Global, Ini Strategi Ekonomi KPED Jabar
jawa barat
Buka Ruang Anak Berekspresi, Disparbud Jabar Gelar Smiling West Java Children's Miracle
Buka Ruang Anak Berekspresi, Disparbud Jabar Gelar Smiling West Java Children's Miracle
jawa barat
Inovasi Digital Jabar Dipaparkan pada Event ICEBGC 2022
Inovasi Digital Jabar Dipaparkan pada Event ICEBGC 2022
jawa barat
Sambut Perwakilan KTT Y20 di Bandung, Kang Emil Ajak Delegasi Pemuda Berpedoman KAA 1955
Sambut Perwakilan KTT Y20 di Bandung, Kang Emil Ajak Delegasi Pemuda Berpedoman KAA 1955
jawa barat
Peduli Lingkungan, PPK DAS Gelar Jambore Pentahelix Citarum Harum Juara
Peduli Lingkungan, PPK DAS Gelar Jambore Pentahelix Citarum Harum Juara
jawa barat
Jabar Terima Nirwasita Tantra, Ridwan Kamil Ajak Generasi Muda Berinovasi Selamatkan Lingkungan
Jabar Terima Nirwasita Tantra, Ridwan Kamil Ajak Generasi Muda Berinovasi Selamatkan Lingkungan
jawa barat
Tanggap Bencana Banjir dan Longsor di Garut–Bogor, Kang Emil Turunkan Ratusan Relawan JQR
Tanggap Bencana Banjir dan Longsor di Garut–Bogor, Kang Emil Turunkan Ratusan Relawan JQR
jawa barat