Buka Ruang Anak Berekspresi, Disparbud Jabar Gelar Smiling West Java Children's Miracle

Kompas.com - 23/07/2022, 19:47 WIB
Y A Sasongko,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2022, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Smiling West Java Children's Miracle di Dago Thee Huis di Kota Bandung, mulai Sabtu (23/7/2022) hingga Sabtu (30/7/2022).

Acara bertajuk “Anak Adalah Kita” tersebut digelar Disparbud Jabar dengan menggandeng Pilart Art Club. Acara ini bertujuan untuk membuka ruang berekspresi bagi anak sekaligus motivasi mereka agar selalu berkreasi.

Puluhan anak dari berbagai sekolah dasar di Bandung hadir mengikuti acara tersebut. Mereka datang dengan didampingi para orangtua.

Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial, Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Dewi Sartika mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan amat penting. Terlebih, kekerasan dan perundungan terhadap anak mengalami peningkatan dalam beberapa waktu belakangan.

Baca juga: Inovasi Digital Jabar Dipaparkan pada Event ICEBGC 2022

"Kehadiran orangtua dalam acara tersebut merupakan salah satu hak kesejahteraan anak yang harus diperhatikan, selain kesehatan, pendidikan, dan perlindungan. Sekali lagi, saya sangat apresiasi. Semoga acara ini bisa diagendakan rutin tiap tahun," ujar Dewi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/7/2022).

Dewi menambahkan, Pemprov Jabar mendukung segala bentuk kegiatan positif yang melibatkan anak dengan memaksimalkan seluruh aset milik pemerintah daerah (pemda) untuk digunakan sebagai lokasi acara.

"Kami membuka ruang untuk anak berekspresi selama sepekan. Jadi, kami mengoptimalkan aset milik pemda. Mereka harus bahagia dan gembira," kata Dewi.

Baca juga: Peduli Lingkungan, PPK DAS Gelar Jambore Pentahelix Citarum Harum Juara

Raut ceria tampak dari wajah para peserta yang antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari face painting, menggambar, hingga art workshop. Tak hanya anak, para orangtua juga dibekali materi terkait parenting dalam sebuah seminar.

Disparbud Jabar juga menyediakan kegiatan coding dan seni rupa dengan tema berbeda tiap hari.

Pada kesempatan sama, Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar menambahkan, acara tersebut digelar sebagai medium bagi para orangtua untuk melihat kreasi dan bakat anak. Terlebih, sudah dua tahun aktivitas anak selama pandemi sangat terbatas.

Menurut Benny, potensi anak harus diarahkan dengan langkah tepat agar potensi yang dimiliki semakin berkembang.

Baca juga: Jabar Terima Nirwasita Tantra, Ridwan Kamil Ajak Generasi Muda Berinovasi Selamatkan Lingkungan

Sebagai contoh, hasil lukisan anak dengan kebutuhan khusus. Tak sedikit dari mereka berbakat melukis.

“Artinya, setiap anak memiliki kompetensi yang harus dipahami orangtua sehingga dapat memberi ruang berkreasi bagi mereka, " tutur Benny.

Oleh karena itu, Benny berpesan kepada para orangtua agar semakin jeli melihat potensi anak. Dengan begitu, anak memiliki kehidupan yang berkualitas di masa depan.

“Mudah-mudahan, acara Smiling West Java Children's Miracle menjadi wadah yang baik bagi anak untuk mengembangkan bakatnya," harapnya.

Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Pemprov Jabar Salurkan Insentif Pajak di KEK Lido

Salah satu orangtua, Anne Hermadiane, menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara karena telah menggelar kegiatan positif bagi anak-anak.

"Saya senang dan bangga ada pameran ini karena sudah dua tahun anak dikurung karena pandemi dan bisa berekspresi lewat media lukis. Alhamdulillah, kami (orangtua) difasilitasi Disparbud dan Pilar Art sehingga anak-anak bisa mengikuti pameran di Hari Anak Nasional," katanya

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com