Ridwan Kamil: Kredit Mesra Berlaku untuk Semua Warga Jabar

Kompas.com - 25/12/2021, 12:26 WIB
Aningtias Jatmika,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan bahwa Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) berlaku untuk seluruh warga Jabar, termasuk yang berada di sekitar rumah ibadah semua keyakinan.

Warga yang tinggal dan memiliki usaha di sekitar masjid, gereja, pura, wihara, atau kelenteng bisa dengan mudah mengakses Kredit Mesra.

yang bekerja sama dengan Bank Jabar dan Banten (Bank BJB) itu.

Sebagai informasi, Kredit Mesra merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan Bank Jabar dan Banten (Bank BJB). Program ini juga menjadi salah satu program unggulan Jabar Juara dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Melalui program tersebut, Bank BJB dapat memberikan modal kerja maksimal Rp 5 juta per kepala keluarga tanpa agunan.

Masyarakat hanya perlu mempersiapkan persyaratan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan surat nikah bagi warga yang telah menikah.

(Baca juga: Tingkatkan Ekspor Indonesia, Pemprov Jabar Lepas Ekspor Komoditas Senilai 17,87 Juta Dollar AS)

Ridwan Kamil menilai, program tersebut relevan dan dibutuhkan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) di wilayah Jabar. Dia berharap, melalui stimulus permodalan ini, para penerima manfaat dapat mengembangkan skala usaha mereka.

“Penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) berupa Kredit Mesra kepada masyarakat merupakan keputusan tepat pada kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Pasalnya, urusan pangan merupakan hajat hidup orang banyak,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (25/12/2021).

Sementara itu, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menjelaskan bahwa pihaknya hadir sebagai mitra setia pemerintah dan masyarakat untuk menggarap sektor UMKM.

(Baca juga: Ada 271.000 Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di Jabar, Atalia: Semua Miliki Kesempatan yang Sama)

Menurutnya, masyarakat di sekitar rumah ibadah yang menjadi penerima fasilitas KUR itu merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas.

“Bank BJB akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah sekaligus memperluas jangkauan Kredit Mesra agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional," jelas Yuddy.

Dia menekankan, Kredit Mesra sengaja dirancang dengan berbagai kemudahan, termasuk tak membutuhkan agunan. Dengan begitu, masyarakat tidak merasa terbebani.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com